icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Wholehearted Love

Bab 5 Chapter 5

Jumlah Kata:2188    |    Dirilis Pada: 16/11/2021

Ia duduk di sebelah kakaknya. Kedua orang tuanya duduk saling bersebelahan di hadapannya. Disamping kanan dan kirinya duduk kedua orang tua S

lu apabila lamaran mereka ditolak mentah-mentah. Istimewa Pak Bratayudha adalah orang besar negeri ini. Pasti akan ada konsekuensi yang akan d

akin menyukseskan semua usaha-usaha kedua belah pihak dalam segala hal. Perpaduan nama besar ayahmu, kakakmu dan juga saya sebagai pelaku bisnis akan semakin k

a pintar sekali me

nya dari tanggung jawab atas dirimu kepada saya? Memindahkan tanggung jawabnya sebagai seorang ayah k

tukang car

Tria ini tidak akan mempan jika kerasi, tetapi ia akan luluh jika dibujuk. Ia

dalam mengambil keputusan ya, Sena? Ini

g tamu. Syukurlah, sepertinya ia belum terlambat. Tria masih tampa

amu. Kamu tunggu saja di ruang kerja Om dulu ya, Bar?" Aksa sebenarnya heran melihat kemunculan tiba-tiba Akba

panjang beberapa kali. Setelah mengucap bis

acara Om hari ini. Tetapi ada baiknya kalau Om dan Tante meli

menarik nafas panjang berkali-kali sebagai persiapan apabila ia harus menerima konsekuensi atas segala perbuatannya. Ia tahu berita besar yang ia bawa ini mungkin akan membuat dirinya babak belu

s amplop yang dibawa oleh Akbar. Ia sampai berdiri dari duduknya dan menghampir

" Ketusnya. Eh si anying, berasa k

ai lo, blekok!" Tria hampir saja memberikan sebuah uppercut ke rahang Akbar, sebelum ia

Bapak dan Ibu sekalian. Ada kondisi yang tidak memungkinkan saya untuk melanjutkan acara ini. Saya harap Bapak, Ibu dan juga Sena mengerti." Tria mengucap syukur alhamdullilah dalam hati. Akhirnya doa dalam hat

ga ikut mengucap syukur atas ditolaknya lamaran Sena. Wa

penuh dengan rasa percaya diri, sekarang tampak menyeramkan. Ia tidak terima dengan per

menerima apa pun keadaannya. Izinkan saya memiliki putri Anda, Pak Aksa." Tria sampai meringis ngeri mendengar betapa frontalnya kata-kata Sena. Kata-

antar tamu-tamu kita keluar, sayang." Perintah ayahnya pada ibunga. Ayahnya sudah mulai menunjukkan taringnya. Terlihat sekali

dan melayangkan tatapan tajam. Sepertinya sang mentri dengan cepat bisa memahami situasi dan juga b

. Ayahnya seorang praktisi bela diri. Kakaknya Tama apalagi. Satu kepalan tangan mereka berdua ibarat sepuluh kali kepalan tangan laki-laki biasa. Begitu juga Akbar. Sebagai orang yang juga memahami seluk beluk bela diri, T

emua permasalahannya dulu, baru kita semua bisa menentukan sikap. Sudah Mas! Sudah! Ayo Tri, bantuin Ibu misahin Ayah

galungkan tangan kanannya ke leher kakaknya dalam gerakan memiting, sehingga k

balik tubuh ayahnya dan menduduki perutnya sekaligus. Gerakan berikutnya adalah menahan leher ayahnya dengan siku tangan kanan yang ditekuk. Kini ayahnya sudah t

, segera ambil kotak obat dan obati muka bengep Akbar." Tanpa banyak tanya lagi Tria

ya masih terus saja memandangi wajah bengep Akbar dengan penuh kemarahan. Mau tidak mau ia berjalan mengitari sofa dan duduk

bercak-bercak darah di wajah Akbar seketika terhenti. Hasil test kehamilannya? Dengan cepat ia merangkai-rangkai kejadian tadi dan kesimpulannya telah membuatnya benar-benar naik marah.

ria. Ada giliran kamu berbicara nanti. Sekaran

atorium itu adalah palsu belaka. Saya yang memalsukan semuanya baik dari amplop maupun hasil akhirnya. Saya mengeprint semuanya melalui hasil

itu? Untuk menggagalkan lamaran Se

ma kasih sama gue karena sudah menolong lo di saat yang tepat." Akbar menjawab kalem. Ia

a, ayahnya. Mereka adalah type laki-laki yang cuek dan nekadan. Apa pun yang mereka inginkan akan mereka raih bahkan dengan cara yang paling ekstrem sekalipun. Ayah dan anak ini sama-sama berpredikat sebagai orang-orang nekad. Dewa tidak pernah mengumbar kata cinta secara berlebihan pada Ory, istrinya. Sikapnya tetap sa

seorang psikopat dalam kerajaan kecilnya. Ia selalu mendapatkan apapun yang ia inginkan dalam hidup ini. Reputasinya terhadap para wanita juga sangat tidak bagus. Ia mengambil apapun yang ditawarkan tanpa me

ekstrem seperti ini, Akbar." Tria tahu ayahnya tidak puas atas jawaban lugas dan penuh diplomasi Akbar. Sebenarnya ia juga tidak puas.

ngati Om atau Tria, saya yakin Sena akan melakukan berbagai macam manuver untuk mematahkan segala alasan, Om. Dan jangan lu

s harapan untuk memiliki Tria lagi. Satu hal lagi, kedua orang tuanya pasti tidak akan mendukungnya lagi. Bagaimanapun sayangnya mereka pada Sena, pasti

ati luka-lukanya sambil berkata," bukan karena saya mencintai kamu, prema

juga. Mana ada kakak normal yang semangat 45 kalo

ma Tria sudah tercemar karena dianggap telah hamil di luar nikah. Bagaimana pertanggung jawaban kamu akan hal ini?" Tria salin

a yang sudah mencemari nama baiknya dan juga Om sekeluarga. Saya siap untuk bertanggung jawab kalau om mengizinkan tentu saja." Jawab Akbar tegas. Bola mata Tria

Pacaran juga kagak. Eh tetiba mau ngawi

aki-laki kw baru pacaran tapi kagak nikah-nikah. Inget itu. Lagian, pacaran juga nggak menjamin bahagianya suatu hubungan bukan? Buktin

o? Gue sunat dua kali baru

gue dua kali yang rug

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka