icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
Istri Yang Tak Dirindukan

Istri Yang Tak Dirindukan

Penulis: Morina
icon

Bab 1  Talak

Jumlah Kata:1530    |    Dirilis Pada: 23/10/2021

Ana

selama lima tahun kini datang me

pulang dengan membawa mobil mewah bermerek dan memakai pakaian rapi. Seperti pekerja kantoran dan di

anggilku

inggalkan masih tetap sama, reot dan sudah tua. Bahkan tambalan atapnya

berumur lima tahun sejak kepergianmu. Dia cantik bukan? Habib juga sudah berumur sepuluh tahu

rantau di kota Jakarta. Ia tidak pernah sekali pun pulang kerumah gubuk tuaku. Tiap bulan hanya mengirimkan uang belanja yang ia titipkan pada teta

tuk mengabarimu. Tapi, bukan untuk

sudn

u menalakmu. Surat perceraian segera akan aku urus. Masalah biaya k

un. Bagai anak panah tepat mengenai jantungku, kata-kata talak itu membuat tubuhku lunglai seketika. Bak pe

i bertubuh tinggi dan berkulit putih tersebut telah memberiku dua orang anak. Saat ia pamit merant

hasilan hidup yang lebih baik dan akan membawaku beserta kedua buah hati kami jika

di sana-sini. Dindingnya pun sudah lapuk digerogoti rayap. Para tetangga yang iba membantu

i aku kembali dan berhasil akan kubawa kalian pindah ke rumah

uhkanmu di sini Mas. Apalagi Nara masih berumur tiga bulan, ia

ku yang menetes di pipi. Sementara Nara,

sudah berhasil. Do'a'kan aku selamat sampai ke tujuan dan berhasil

ngguk. "I

a rumah tangga. Kulepas kepergiannya di ambang pintu bersama kedua permata hatiku. Mas Anan pergi dengan menump

banyak. Tidak hanya buah pisang yang menjadi bisnisnya, tapi juga buah jeruk yang ia ambil dari petani jeruk yang ada di daerah Berastagi. Kulepas ke

p Habib yang baru pulang men

Habib membuyar

air mata yang sedari tadi menggenang di pipiku

mciumnya. Begitu pula dengan Mas Anan tak lu

" seru

a nantikan untuk bertemu dengan ayahnya kembali kini telah terobati. Sayang hari ini adalah

mu menjadi anak sholeh. Tetaplah seperti ini! Jadilah anak yan

juga," celotehnya. "Ayah, pasti pulang

, Nak. Ayah, kembali bukan untuk menjemput k

h?" tanya Hab

rena ingin berce

uran sempit sembari menyembunyikan tangisku. Aku ti

akan kembali ke kota Jakarta. Setelah kamu besar n

ak berkecil hati karena ayahnya setelah

ah, barusan saja kembali sudah mau pergi

Mas Anan hanya tersenyum kecut menanggapi ucapan Habib. Meskipun Habib hanyalah seorang bocah berumur sepuluh tahun tahun tapi Habib sangat cerdas. Di kelas satu sampai s

Kami setiap hari hanya bertahan hidup dari pengiriman Mas Anan yang hanya dua ratus ribu per bulan. Itu pun ia kirim le

enyetrikanya hingga rapi barulah mendapat upah untuk mencukupi kebutuhan dapur. Untuk biaya yang lainnya membayar uang sekolah Habib atau pun membayar tagi

akan memberinya pada anak panti yang di pimpin oleh Ust

h bercerai. Kami tidak akan mungki

i itu apa?" ta

pertanyaan Habib yang mampu menohok hatin

akan mengerti jika sudah besa

, sementara putri kecilku masih bermain dengan boneka pemberian ayahnya. Putri kecilku Nara tak sedikit

i wajah ayahnya. Hatiku terasa teriris-iris dengan pisau merasakan sakit dan perih

tapi saat ia datang bukan manisnya cinta atau terobatinya rind

mengeluarkan bungkusan dari peper bag dan memb

wa tadi. Mas Anan memberikan Habib baju koko baru lengkap dengan pecinya

Setelah kamu besar nanti Ayah harap kamu akan menge

dari tempat duduknya he

an seketika menoleh kebelakan

g tua." Mas Anan mengucapkan kalimat itu dengan mata yang berkaca-kaca. Sede

dah memasuki mobil dan memangg

indukanmu," ucapnya sambil be

manggilnya sembari mengetuk pintu mobilnya. Mas Anan malah

k di sebelahnya dengan tersenyum tipis. Mas Anan sudah mempunyai wanita lain y

n ayahnya. Lambat-laun mobil Mas Anan hilang menja

*

sam

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
1 Bab 1 Talak2 Bab 2 Gosip3 Bab 3 Menahan Lapar Karena Tidak Punya Uang4 Bab 4 Disekor Dari Sekolah5 Bab 5 Pertemuan Yang Tak Disengaja6 Bab 6 Mendapat Bea Siswa7 Bab 7 Lulus Seleksi8 Bab 8 Berangkat Ke Jakarta9 Bab 9 Teganya Ayah10 Bab 10 Kejahatan Paripurna11 Bab 11 Tertawa Diatas Derita12 Bab 12 Meraih Kemenangan13 Bab 13 Perdebatan14 Bab 14 Tanpamu Aku Bisa Bahagia15 Bab 15 Fitnah16 Bab 16 Fitnah 217 Bab 17 Kemenangan18 Bab 18 Penyesalan Selalu Datang Terlambat19 Bab 19 Minder20 Bab 20 Penolakan Umi21 Bab 21 Mertua Yang Dingin22 Bab 22 Gadis Pilihan23 Bab 23 Janji Kepala Desa24 Bab 24 Status25 Bab 25 Kasih Sayang Seorang Ibu26 Bab 26 Belajar Mengihklaskan27 Bab 27 Ijinkan Aku Pergi28 Bab 28 Hijrah29 Bab 29 Demi Sesuap Nasi30 Bab 30 Mencari Nafkah Halal31 Bab 31 Ikhlas Membantu32 Bab 32 Tawaran Rekaman33 Bab 33 Penyesalan Rahman34 Bab 34 Pertemuan Kembali35 Bab 35 Menolak36 Bab 36 Hukuman Untuk Seorang Pendosa37 Bab 37 Demi Harta Rela Masuk Bui38 Bab 38 Akhir Sebuah Kisah39 Bab 39 Sesaknya Menahan Cemburu40 Bab 40 Masa Lalu Bukan Untuk Dikenang41 Bab 41 Kepribadian Ustaz Iman42 Bab 42 Wanita Kejam43 Bab 43 Hukuman44 Bab 44 Kabar Duka45 Bab 45 Duka46 Bab 46 Tidak Rela47 Bab 47 Kesempatan Kedua48 Bab 48 Gosip Di Tengah Kemenangan49 Bab 49 Dendam Hati50 Bab 50 Kejutan51 Bab 51 Menolak Lamaran52 Bab 52 Masa Lalu Penuh Derita53 Bab 53 Surat Ustaz Rahman54 Bab 54 Dendam Anan55 Bab 55 Karma56 Bab 56 Dia Kembali57 Bab 57 Mantan Masa Lalu58 Bab 58 Selamat Ulang Tahun Ayi59 Bab 59 Lamaran Kedua60 Bab 60 Wanita Kedua61 Bab 61 Pertemuan Dengan Anan62 Bab 62 Benci Ayah63 Bab 63 Antara Aku, Kau Dan Dia64 Bab 64 Undangan65 Bab 65 Penantian Berakhir Bahagia66 Bab 66 Pesan Nurul67 Bab 67 Cinta Buta68 Bab 68 Dusta69 Bab 69 Nikah Siri70 Bab 70 Drama71 Bab 71 Ranjang Suamiku72 Bab 72 Tertawa Di Atas Derita73 Bab 73 Fitnah yang Keji74 Bab 74 Ingatan Masa Lalu75 Bab 75 Ustaz Faruq76 Bab 76 Sesal Tak Bertepi77 Bab 77 Dimana Ayahku 78 Bab 78 Masa Lalu Kelam79 Bab 79 Permainan Nasib80 Bab 80 Perebut Suami81 Bab 81 Ustaz Habib82 Bab 82 Selama ini Kemana 83 Bab 83 Pertemuan yang Tak Terduga84 Bab 84 Kereta Terakhir85 Bab 85 Kami Adalah Keluargamu86 Bab 86 Pertemuan Dengan Ustaz Iman87 Bab 87 Izinkan Aku Menjadi Suamimu88 Bab 88 Rahasia Nurul89 Bab 89 Bukan Muhrim90 Bab 90 Berhenti Menemuiku91 Bab 91 Pelakor Tidak Tahu Malu92 Bab 92 Dua Hati Bersaing93 Bab 93 Cintanya Bukan Untukku94 Bab 94 Malaikat Penolong95 Bab 95 Perjalanan96 Bab 96 Seandainya97 Bab 97 Kami Selamat98 Bab 98 Bajak Laut99 Bab 99 Tuan Jirayu100 Bab 100 Pernikahan