icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Obsesi Kencan Buta Sang Pewaris

Bab 5 mengamati reaksi setiap gerakan Livia

Jumlah Kata:756    |    Dirilis Pada: 29/01/2025

. Setiap kalimatnya mengingatkan Livia betapa kecilnya ia di hadapan pria ini, betapa s

ya yang tajam dan penuh perhitungan itu membuat Livia merasa seolah dirinya adalah sebuah teka-teki ya

yang penuh keyakinan. "Kamu berada di dunia yang jauh lebih besar dan lebih rum

"Aku tidak takut padamu," katanya, meski suaranya terde

rdebar. "Kamu berpikir kamu bisa bertahan dari semua ini?" Ia melangkah mende

ami satu hal-bahwa ini bukan sekadar tentang uang atau kekuasaan. Ini lebih d

kuasa. Ada sesuatu yang lebih gelap, lebih berbahaya, yang menggerakkan setiap tindakann

h dan penuh tekanan. "Setiap pilihan yang kamu buat akan membawa konsek

an kebingungannya. "Apa yang kamu inginkan dariku?" tanyanya, suara penuh k

kuasai sepenuhnya. "Karena kamu adalah kunci, Livia," jawabnya dengan tegas. "Kunci untuk membuka sesuatu yang lebih besar. Da

nya membawa dirinya lebih jauh ke dalam dunia yang tak ia inginkan. Namun, meski ia merasa terperangkap, ada perasaan lain y

kata Livia dengan suara yang lebih tegas, mesk

rti," katanya dengan nada penuh ejekan. "Aku tidak akan memaksa kamu untuk menyerah, Livia. Aku hanya akan

hnya. Namun satu hal yang jelas-setiap saat yang ia habiskan di dekat Damien, ia merasa semakin t

dak akan mengubah apapun. Namun, rasa ingin tahu yang semakin kuat

kan tahu, Livia," jawabnya dengan suara yang sangat rendah. "Namun, itu

juga ada rasa penasaran yang menggerakkan setiap langkahnya. Ia tidak tahu apakah ia siap untuk apa yang

ah ketegangan di ruang itu, "kamu tidak akan pernah bisa kembali ke kehidupanmu yang dulu. K

uga penasaran. Apa yang akan terjadi selanjutnya? Apa yang akan ia hadapi di dunia Dam

a tahu satu hal-dia harus menemukan kekuatan dalam dirinya sendiri, karen

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Obsesi Kencan Buta Sang Pewaris
Obsesi Kencan Buta Sang Pewaris
“Tak terduga, sikap ceria dan berani yang ditunjukkan oleh Livia selama kencan buta justru membuat Damien tertarik padanya, hingga berakhir terjebak dalam obsesi yang semakin menggila. Sialnya, Livia tanpa sengaja menghilangkan jam tangan milik Damien yang bernilai milyaran, membuat dirinya semakin terperangkap dalam kekuasaan dan permainan berbahaya pria itu. Livia yang seharusnya hanya menggantikan sahabatnya, terpaksa melanjutkan kencan buta dengan Damien Remington, pewaris tunggal keluarga konglomerat yang terkenal sangat angkuh, penuh rahasia, dan memiliki sisi kelam yang menakutkan. Kini, Livia terjerat dalam lingkaran emosi yang tak terduga, berjuang melawan keinginan dan rasa takut, berusaha keluar dari bayang-bayang obsesi Damien yang semakin mengikatnya.”
1 Bab 1 Livia merapikan gaun hitam sederhana2 Bab 2 Setelah kejadian itu3 Bab 3 Mobil berhenti di depan sebuah gedung4 Bab 4 tubuhnya semakin terasa berat5 Bab 5 mengamati reaksi setiap gerakan Livia6 Bab 6 terjebak antara keinginan untuk bertahan7 Bab 7 Dunia itu penuh dengan aturan yang tak terlihat8 Bab 8 menemukan cara untuk menariknya kembali9 Bab 9 Livia merasa semakin terhimpit oleh kenyataan10 Bab 10 mengawasi dan mengingatkannya11 Bab 11 Keteguhan hatinya mulai diuji lebih keras lagi12 Bab 12 sebuah rasa cemas yang mulai berkembang menjadi ketakutan13 Bab 13 masih menghantui pikirannya14 Bab 14 Dunia yang Damien ciptakan15 Bab 15 Dendam pada semua kebohongan16 Bab 16 Suasana sekitar terasa sepi17 Bab 17 pikiran Livia masih sibuk18 Bab 18 tidak ada jalan mundur sekarang19 Bab 19 semakin mendekatkannya pada pertemuan20 Bab 20 Ada kesunyian yang menggantung antara mereka21 Bab 21 rasa cemas mulai meresap ke dalam dirinya22 Bab 22 seluruh jaringan kekuasaan yang tersembunyi23 Bab 23 Livia bisa merasakan tekanan yang begitu kuat24 Bab 24 Menguak Misteri25 Bab 25 dikelilingi oleh kekuasaan dan ancaman26 Bab 26 Tempat itu terlalu mewah untuk disebut kurungan27 Bab 27 Damien memberinya janji28 Bab 28 hatinya ada kegelisahan29 Bab 29 seakan mencerminkan perasaannya30 Bab 30 Dia bisa merasakan tatapan tajam dari setiap orang