Mas, aku lelah
n itu hanyalah sebuah mitos bagi dirinya."Kenapa Mas? Bukannya selama ini kamu tidak suka jika aku mengantarkan makanan, bahkan j
di lakukan Kayara terhadapnya. Jika biasanya Kayara tak
nghantuinya saat melihat kemeja yang di pakai Stev sedikit lusuh. Bagai
asa sakit tak di anggap dan tak di pedulikan selam
padanya. Bayangkan saja, dua tahun bukanlah waktu yang singkat, dan selama itu ia berjuang sendiri, selama
lalu lembut dan taat padanya. Saat ini berdiri di depannya bukan lagi Kayara yang selalu tersenyum ma
uh penekanan, kedua alisnya terangkat men
pernah peduli, kamu pikir aku tidak lelah melakukan hal yang tidak pernah di hargai? Aku lelah mas, di luar sana masih banyak yang membutuhkan makanan, maka
Ingatannya pun kembali Memutar waktu di mana hari-hari kyara selalu
Tok
kal berwarna biru di tangannya. Dia kyara, wanita itu sudah biasa mengantarkan makanan untuk sang suami di jam m
rbuka, lalu kembali fokus menatap layar lapto
iang kan? Ayo kita makan sama-sama," ucap Kayar
arah bekal yang di keluark
ali makanan kamu, saya tak m
la nafas berat, padahal dia sudah rela meninggalkan toko d
rnya Kayara pun kembali
gkali kamu lapar kamu bisa memakannya, aku pamit Mas." Kayara pun beranjak pe
r
an siang karena menunggu bekal yang akan dibawakan oleh Kayara, dia sudah hafal Kayara pasti datang da
en bangkit dari duduknya menghampiri bekal yang tergelet
inta di isi, ia langsung membuang tatapannya ke lain arah lant
ndiri di sana, namun tak lama ia kembali dengan nampan di tangannya. Ia membawakan secangkir kopi dan beberpa
tercubit, sekarang ia seakan menjadi istri yang durhaka, tapi mau bagaimana lagi, dia sendiri pun sudah lelah. Tak mau
lasai, keempat orang yang berada di dapur itu menghe
tempat tujuan ya," ucap Kayara s
di sana. Ia pikir Steven sudah pergi sedari tadi, ternyata tidak. Di lihatnya lelaki yang tertidur di sofa, k
atap lekat wajah tampan y
ah Mas, lelah dengan sikap kamu, lelah tak pernah kau anggap. Dua tahun ini rasanya
erbuka, dan hal yang pertama kali ia lihat ada
erak dengan suara yan
henti, namun wanit
ngnya, dan duduk, matanya menat
erti biasa? Saya rasa kamu buka
k! seperti biasa apa yang kamu maksud Mas, biasa bodoh? Memohon dan berusaha memperbaiki seorang diri? Berusaha da