icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Hot Secret On The Rooftop

Bab 3 Ya Tuhan, tolong!

Jumlah Kata:1334    |    Dirilis Pada: 29/05/2024

halaman sebuah gedung. Pak Tristan memarkir mobilnya dengan gesit ke tempat khusus, melewati beberapa motor dan mobil box yang sedang m

a Angela yang masih termangu di ku

la membuka safe belt

celana hitam yang langsung tersenyum dan menganggukkan kepala pada Pak Tristan. Mereka juga memandang Angela dengan ta

baru, daun muda bro!" bisik lelaki t

a lama bisa tahan hah

ung ini. Mereka menyusuri lorong kubikel berisi beberapa pria dan wanita yang sedang duduk men

g pipi. Wajahnya manis dihiasi sorot mata yang terlihat ramah dan bersahabat.

Tristan menyambut jabatan tangan lelaki d

umah Sakit." Lelaki berkulit coklat itu menatap Angela yang berd

ang menutupi Angela. "Iya. Kepon

elaki manis yang sekali lagi men

icitnya iku

ger IT disini." Pak Tristan

li kesini ya sama Mbak Yoke?" tanya Indra menatap Angela. "Pernah ke Jogja dan Solo j

at tiba-tiba pintu dibelakang lorong tempatnya berdiri terbuka dan munc

a?" Sapa wanita itu dengan bibir merah yang tersenyum

a Marinka? Sana masuk kandang lagi," tukas Pak Tristan dengan ta

ah bosnya. Sempat ia menoleh sejenak dan tersenyum pad

istirahat main sini

Tante Yoke,' Angela membatin geli. Tapi ia berusaha keras menahan tawa agar tak l

Tike sekretaris saya," tutur Pak Tristan menjelaskan. "Meja kamu di seb

ak Tristan. Ruangan yang cukup luas berisi tiga meja kerja yang dilengkapi laptop di masing-masing meja ini, jug

jaan di ruangan ini, saya ditempatkan dimana?" tan

engan komputer tepat di depan pintu masuk?" jawab Pak Tristan dengan nada agak tinggi. "

Angela menunduk. Ia masih berdiri di depan meja kerja b

tempati meja kerjamu! Rapikan aja dulu, sambil nunggu si Tike datang. Nanti saya cari apa y

dan langsung membenahi kertas-kertas yang berserakan diatas meja. Meny

kan banget. Sekretaris apa tuh kerjanya ga rapi gitu. Lagian kok jam segini belum da

an yang ada di email. Buka laptopnya. Kamu bisa kan mengoperasikan komputer? Kudengar dari Yoke, kamu

ari bosnya dan langsung membuka laptop yang tergeletak di meja kerjanya. Ia sedikit grogi karena bos galak

itutup kembali dengan kasar. Seorang wanita bertubuh subur dengan warna lipstik merah menyala memasuk

an tas diatas meja kerjanya dan duduk. Ia membuka vest berwarna

u terlambat," gerutu Pak Tristan sam

ut lagi, baru kesini," balas Tike. Ia tak langsung mengerjakan tugas, tapi malah mengeluarkan compa

ali membatin. Mahluk yang aneh! Kenapa dia begitu santai berhadapan dengan

pat waktu," titah Pak Tristan dari meja kerjanya. Lelaki paruh baya berwajah oriental itu dengan santai

dengan pandangan angkuh p

ntan bertanya dengan nada tinggi. Ia cukup terganggu den

akukan apa saja disini," tukas Pak Tristan dengan suar

menciut. "Bu_bukan beg

a di luar ruangan ini. Disana juga ada komputer. Atau kamu bawa a

an tugas ini di meja kerja yang di luar?"

el kena asap rokok. Dasar! Anak baru udah banyak tingkah. Oiy

ela bersuara. Ia segera membawa laptop dan tumpukan formulir di tangannya meninggalkan rua

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Hot Secret On The Rooftop
Hot Secret On The Rooftop
“Angela yang terpaksa menerima tawaran bekerja di kantor tantenya karena tak tahan dengan kecerewetan sang mama merasa heran dengan banyaknya keanehan yang terjadi di kantor barunya itu. Mulai dari keanehan tingkah para pekerja yang kebanyakan sudah berusia matang, lalu kedekatan Pak Tristan, bos killernya dengan Tike sang sekretaris, sampai dengan kebiasaan aneh beberapa rekan kerjanya yang tertangkap mata turun terburu-buru dari rooftop kantor dengan ekspresi berbeda-beda. Tak hanya sekali Angela melihat keganjilan hubungan Tristan dan Tike yang ternyata sudah menjadi bahan rumor panas bagi para karyawan. Ia berusaha memaklumi, walau jiwa penasarannya terus menuntut untuk menyelidiki semua penyebab keganjilan itu. Berbagai rintangan cukup berat Angela temui dalam menjalani tugasnya dan menjaga nama baik Yoke, tantenya yang seorang single parent dengan banyak fans sekaligus musuh di kantor itu. Galaknya Tristan dan Tike sebagai bos dan sekretaris yang selalu membebaninya dengan banyak tugas yang kadang tak biasa, sepertinya tak seberat saat harus menghindari Mark, Kepala Bagian Divisi lain yang mengejarnya hanya demi keuntungan diri sendiri. Sanggupkah Angela bertahan di kantor itu demi dirinya dan sang tante yang sama-sama punya banyak fans fanatik dan kadang bertingkah di luar nalar? Kejadian apa yang akhirnya bisa membuatnya punya kekuatan untuk mengubah rooftop beraroma skandal itu? Bisakah ia juga menghindar dari pesona dan kasih tulus yang ditawarkan Tom, lelaki tampan yang selalu berusaha melindunginya? Haruskah Angela melanggar sumpahnya yang tak ingin berjodoh dengan teman sekantor?”
1 Bab 1 Satu masalah, satu solusi2 Bab 2 Hari Pertama di Kantor3 Bab 3 Ya Tuhan, tolong!4 Bab 4 Welcome to the Jungle5 Bab 5 Berbagai Kejanggalan6 Bab 6 Pertemuan dengan Cassanova7 Bab 7 Sosok pria dingin di Sarang Penyamun8 Bab 8 Bocoran dari sang operator9 Bab 9 Mulai banyak pemuja10 Bab 10 Rumor di ruang IT11 Bab 11 Permohonan SIP12 Bab 12 Oh My God!13 Bab 13 Kartu As Tike dan Tristan14 Bab 14 SK Pindah Rumah dari Sarita15 Bab 15 Pesan singkat Tom16 Bab 16 Pertengkaran dengan Dessy17 Bab 17 Saat Tom merajuk18 Bab 18 Saksi dan bukti19 Bab 19 Pindahan20 Bab 20 Interogasi Fandi21 Bab 21 Curhat Yoke22 Bab 22 Coklat dan Cheese Cake lagi23 Bab 23 Pertengkaran dengan Doni24 Bab 24 Coklat dan Cheese Cake lagi25 Bab 25 Kejutan dari Tom26 Bab 26 Dua tembakan dalam satu hari27 Bab 27 Mulai Posesif28 Bab 28 Perkenalan dengan anak-anak Tristan29 Bab 29 Ijin mendahului30 Bab 30 Tristan bersedih31 Bab 31 Pertemuan dengan Arnis