icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

PESONA ISTRI YANG TERSAKITI

Bab 5 Kecurigaanku

Jumlah Kata:1011    |    Dirilis Pada: 30/01/2024

enuju kamar kosan. Di kamar Dena, netranya melihat gadis berambut

ala Lina melongokan kepala ke dala

an mbak, "sahutny

pece

sih mbak.

nya kan lain sendiri

, "ditepuknya ji

ak, kenal

ahasiswa pindahan. S

ik tingkat," katanya sambil

enalan denganmu, "disamb

s disin

yang lowong. Aku mungkin dapat yang

bu Mi

e~

aik kok. Kayak ibu ko

oo

ulu. Lapar nie, "pamit Lin

kan, "jawab ked

in menegaskan, "Jadi dia

a?" selidik

ada apa-apa.

ocak membuat Dena menepis segala

*

ina di

ang akrab ditelinga. Dari arah lantai du

ng tangga dia melihat punggung kedua bestie-nya yang lagi sibuk

ya sambil menepuk

alaman sedang Siti mencium pipi kanan kiri. Te

uran bersama, "sind

wab merek

di sambil meninju

nempatkannya di tengah. Menatap intens m

, "mau ku kuncir itu mulut. Manyun s

a membiarkanku sendirian hari sab

diri. Acara keluarga mendad

au k

ktu. Gajinya lumayan besar.

ak mengabar

memasukan kepala gadis itu ke dalam jaket yang sela

protesnya akan

h lagi, kan? Nanti aku belikan

ng, guys". Mereka pu

emasuki ruang kelas masing-masing. Sedangkan Lina dan dua

ak untuk segera memasuki ruangan. Dengan dalih, kuatir dosennya sosok yang galak. Karen

ut dengan keberadaan pria tampan berkulit pu

osennya?"

yang kulakukan padanya bagaimana? Gawat bisa-bisa nilaiku ha

gris dari audio yang tergantung di dinding sebelah atas. Memerintahkan semua ora

i alat itu. Sepuluh menit kemudian, dosen mata kuliah wajib memerintahkan untuk mengisi k

naan tombol yang begitu banyak dimeja. Sambil mendengarkan ketera

lah Lina berkali-kali dipanggil oleh beliau untuk menjawab semua pertanyaa

Dan Lina yang sedikit mengantuk tak begitu memperhatikan

jelaskannya. "Ini aneh mengapa dia masih menyuruhku untuk menjawab. Bukankah peraturan mainnya,

mengangkat bahu. "Baiklah, rupanya permainan seru a

un ke lantai satu. Netranya melihat banyak kakak tingkat yang ber

ga tibalah langkah di depan kantor jurusan FPOK yang kebanyakan siswanya laki-laki. Tetap deng

menepuk bahu Lina de

berwarna putih. Dan selanjutnya dia melihat wa

?" lanjutn

POK yang tengah berkerumun, serentak menole

kak kelas d

wabnya samb

tukan jari telunjuknya ke pelipis d

n kakak kel

nya sambil me

abar? Meng

undangan

sudah lulus

ngerjakan skripsi. Kemarin sudah sidang dan lulus. Tak ingin meng

tangan sebagai ucapan selamat. Selanjutnya karena lama tidak bertemu. A

an sambil berdecak kesal. Sedangkan Siti malah

da kesabarannya mulai habis. Dia pun menyudahi pembi

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
PESONA ISTRI YANG TERSAKITI
PESONA ISTRI YANG TERSAKITI
“"Mas aku pergi, "kata Lina sambil mengelus perutnya yang masih datar. "Ini adalah terakhir kalinya aku mendampingimu. Semoga kamu bahagia dengan istri barumu, "gumamnya lagi dengan air mata bercucuran. Pupus sudah harapannya untuk bersanding dengan kekasih hati. Dia lebih memilih mengalah, demi sang buah hati. Dengan cekatan Lina mengambil semua barang pribadinya dari almari, memasukannya satu per satu ke dalam tas travel yang ada di atas kasur. Dibukanya dompet berwarna biru, yang selama ini menemaninya sejak jaman kuliah. Mengeluarkan semua kartu fasilitas dari Dewa Hartono. Lalu meletakannya di atas meja. Dengan mengendap-endap perempuan itu melewati kamar tamu. Sekali lagi ekor matanya melirik ke ruangan yang terang benderang. Dimana sang suami tengah terlelap dalam keadaan telanjang dada. Dalam dekapan seorang perempuan yang tak mengenakan sehelai benangpun. Lina kembali mengusap dadanya yang terasa nyeri. Sebelum akhirnya pergi meninggalkan Mansion keluarga Dewa, sang CEO DMC Company.”