icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Ipar Tercinta

Bab 4 Dira Dimata Nara

Jumlah Kata:1611    |    Dirilis Pada: 29/01/2024

memiliki istri. Hanya saja ia belum bisa mencintai istrinya saat ini, itu yang Wira rasakan. Namun karena ia sudah meng

diberikan Naraya telah memporak-porandakan dirinya. Naraya yang sikap sabarnya menghadap Wira, memb

a", Naraya menar

a tanpa melirik karena

nyak menghabiskan waktu di rumah. Sambil menunggu Wira pulang kerja, terkadang Bunda Wira sering

Dira Wisuda", uca

a datang kesana?" tanya Wira sambil

liah di Yogyakarta. Sejak Dira kuliah disana hubungan mereka juga

ucapan istrinya, ia membuka telinganya dan menutup laptopnya. Bukannya ia bermaksud untuk ikut campur dalam urusan k

njang hari. Mama sama Papa sibuk dengan pekerjaan mereka di instansinya. Mereka memiliki waktu dengan kami itu hanya hari Minggu, tapi ka

ikan badannya ke arah Naraya dan mendengarkan

ir waktu lulus SMA dia mutusin buat ambil beasiswa bergengsi di Yogyakarta. Papa marah besar karena keluarga kita gak ada yang tinggal disana, apala

a dan menggengam tangan Wira, Wira menarik badan Naraya kepeluk

adi anak pembangkang. Mama juga kecewa sama Dira dan membiarkan dia pergi ke kulaih ke Yogyakarta. Awalnya aku pikir Mama sama Papa bakalan berubah pikiran dan luluh, tapi kenyataannya mereka teta

Lagipula gak ada orangtua yang membenci anaknya, mereka mungkin pernah kecewa tapi da

bakal sayangin Dira dan jagain dia. Hidup dia gak pernah bahagia dari kecil, dia selalu berjuang s

mu dengan orang yang bisa menjada dan bahagiakan dia" uc

-*-

ana ia bisa menjalani hidupnya setelah ini. Seminggu lagi ia akan di wisuda, satu

di kedai tempatnya membantu Budhe dan Pakde yang punya kostannya. Dira bingung setelah ini i

uk?" tanya wanita paruh

, Cuma lagi bing

isa bicara den

eteh juga lagi hamil jadi gak mungkin bisa maksain

dak bisa datang biar Budhe sama Pakde saja yang

potkan", ucapnya dengan senyum tulus

ak sendiri nduk, lagian kamu sudah baik mau ban

udhe dan Pakde pemilik kostan tempatnya tinggal. Beliau memang sudah tidak muda namun mereka sangat ramah dan baik pada Dira, khususnya karena dia sering membantunya di k

kehidupan dan kuliahnya pada mereka. Beruntung bagi D

tang merantau. Tidak jauh dari rumahnya mereka membuka kedai yang selalu ramai pengunjung, terutama saat malam hari. Mereka memiliki 3 orang a

ak terlalu jauh dari tempat kuliahnya. Dia mendapat tawaran itu setelah mendapat nilai dan prestasi terbaik di kampusnya. Dira hanya seorang freelancer, ia hanya bekerja di rumah atau saat istirahat kuliah. Setelah selesai dengan rancangannya ia akan

-*-

ama keluarga sangat ia inginkan sejak kecil. Sayangnya Dira dilahirkan dari orangtua yang sibuk deng

sok Dira wisuda", ucapnya

." jawabny

tang ke sini?" tan

enemani Papa ke Bogor d

ang langsung kemudian mema

alu sama, tetapi entah mengapa Dira masih terus berharap Mamanya akan memberik

mpat tahun terakhir juga Dira tidak pernah tidur nyenyak. Dira selalu tidur larut malam, sepertinya ia sud

*-

pa jadwal rapat yang akan ia pimpin, dan beberapa p

rtemuan dan kerja sama yang harus bapak t

anti sa

ndang Bapak untuk peresmian cabang ba

an i

t besok Pa

kembali jadwalnya, te

buahan. Akhir-akhir ini Naraya sering ngidam dan ia selalu memintanya pada Wira, terkadang jika Wira tida

ti biasa Bunda dan Maya sudah b

da undangan peresmian Cabang baru", ucap

ari?" tan

hari Jumat mungkin minggu m

ergi jauh-jauh kasihan k

apapa kalau di tingga

da sama Maya juga bisa men

n titip Naraya

antu kesayangan Bunda sama calon cucu B

sama Dira dia wisuda Sabtu besok Mas bis

pa kamu ndak kesa

rtemuan di Bogor dan Mama harus dampingin

erwakilan adik ipar kamu Wir, ka

lewat pesan whatsapp itu pun hanya sebatas bertanya tentang Naraya dan kabar saja, namun karena permintaan Naraya ia tidak mungkin menolak

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Ipar Tercinta
Ipar Tercinta
“"Dira, teteh titip anak teteh sama kamu", ucapnya terdengar seperti merintih. "Teteh jangan bilang gitu, teteh harus sembuh", "Teteh mau kamu gantiin teteh jadi Bunda dari anak teteh, kamu mau nikah sama Wira?" ucapnya begitu tiba-tiba. Diraya Paramitha, gadis muda yang harus dihadapkan pada kondisi kehilangan dan harus mengambil alih tanggung jawab besar atas hidup sang keponakan dan Wira Dharmawan, ayah sang bayi. Akankah Sang Pemilik Cinta membukakan hati keduanya, ataukah hanya pernikahan atas nama kewajiban yang akan keduanya jalani.”
1 Bab 1 Pertemuan2 Bab 2 Tentang Perjodohan3 Bab 3 Awal Kisah4 Bab 4 Dira Dimata Nara5 Bab 5 Wisuda Dira6 Bab 6 Nara Butuh Kamu7 Bab 7 Teteh Titip Anak Teteh8 Bab 8 Pembicaraan Tentang Wasiat9 Bab 9 Ingin Melamar10 Bab 10 Tentang Oki11 Bab 11 Wira-Dira SAH12 Bab 12 Liburan Berdua13 Bab 13 Yogyakarta 14 Bab 14 Afifah Sakit15 Bab 15 Melepas Kenangan16 Bab 16 Senyumnya Memang Manis17 Bab 17 Iya Sayang18 Bab 18 Masa Malu19 Bab 19 Cium Dulu20 Bab 20 Surprise21 Bab 21 Kedatangan Erik22 Bab 22 Dira Bakal Temanin Mas23 Bab 23 Adik Buat Afifah24 Bab 24 Belum Gol!25 Bab 25 Waktu Untuk Berdua26 Bab 26 Kemunculan Oki27 Bab 27 Usaha Baru Berdua28 Bab 28 Oki Belum Menyerah29 Bab 29 Apakah Dira Bahagia 30 Bab 30 Saling Jujur31 Bab 31 Kembali Ke Yogya32 Bab 32 Apa Benar Dia 33 Bab 33 Kegilaan Erik34 Bab 34 Trauma Dira 135 Bab 35 Trauma Dira 236 Bab 36 Mentari Setelah Badai37 Bab 37 Semua Sayang Dira38 Bab 38 Tujuh Bulanan39 Bab 39 Mengejar Jodoh40 Bab 40 Aa' Gilang OTW Halal41 Bab 41 Papa Baru Leona42 Bab 42 Welcome Baby Boy43 Bab 43 Ending