icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Partner Satu Malam Jadi Istri Kontrak

Bab 3 3. Kehamilan Tak Diduga

Jumlah Kata:1037    |    Dirilis Pada: 12/12/2023

h aku benaran

ngigit bibir bawahnya bahkan tak berani menatap kedua mata Dokter.

hamil dua minggu

enih Pria yang tak Ia kenali. Alessa tahu tidak ada Pria lain yang tidur bersamanya selain P

keluargamu?" tanya D

petang. Alessa juga menebus beberapa vitamin dengan uang simpanannya yang tak seberapa. Alessa memang hancur tapi Ia tak mau bayi y

ian jadi bebanku saja?" omel Marsella

ak bola. Dia bahkan tak acuh jika Alessa baru tiba. "Dikit lagi, ayo pasti

pernah kerja, mana mungkin aku memberi makan kalian gratis, tahu diri sudah menumpang di rumah

Alessa akan lulus tapi Ia tak punya tabungan karena bibinya ini. Alessa memberikan satu lembar uang

ja!" benta

nduk. "Iya, Bi, uang Alessa t

an berjalan ke luar rumah meninggalkan Alessa dengan bapaknya yang masih

l dari Pria yang menikmati satu malam bersamanya. Alessa dipaksa karena bapaknya. "

an ucapan Alessa karena berseru denga

a hamil, Pak,

a gol dari televisi seolah meredam usai anak perempuannya itu berucap.

ria lain yang bersamaku sel

a kehamilanmu itu!" Bent

menjualku para Pria kaya untuk ditiduri setelah itu aku tak pernah melakukannya dengan Pria lain.

ak

an Pria kaya yang membayarmu itu, bukan?" tuduh Bapak. Pria itu seolah lupa pada tindakannya sendiri yang memaksa anak perempu

kukannya pada siap

rung. Marsella mendengar pengakuan Alessa yang tengah hamil tapi sama seperti kakak

essa rela dinodai demi bapaknya tapi dia malah disalahi. "Demi siapa juga Alessa jadi begini," geram Alessa. Sejak lama

ng terlanjur murka. "Keluar ka

tuk bernaung. Alessa kini juga tengah hamil. "Bi,

pergi dari sini," usir Marsella sembari menyeret Alessa keluar dari rumahnya. "Aku tak sudi menerima ejekan tetangga karena kau hamil anak

intu rumah itu. Alessa diabaikan karena tidak ada tanda-tanda Marsella akan membukaka

ahu tempat untuk bernaung jadi dia hanya berjalan dipinggiran koridor dengan

bil itu keluar dari mobil kemudian menghampiri Alessa. "Nak, kamu mau

nita paruh baya yang tampak kaya ini mengelus pundak Alessa denga

u harus kemana

berempati. "Bagaimana jika istiraha

mendatanginya setelah sesaat Alessa diusir dari rumahnya. Alessa juga bimbang karena dia tak memiliki tempat untuk

yo, Nak, kamu bisa makan di r

"Maafkan aku, Tante." Al

ggandeng lengan Alessa agar segera memasuki mobil mahalnya itu. "Robert, ayo kita p

nya," sahu

ana Tante?" t

makan yang banyak untuk dirimu d

e tahu jika aku

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Partner Satu Malam Jadi Istri Kontrak
Partner Satu Malam Jadi Istri Kontrak
“Saat remaja Alessa Camelia Amarei digadangkan memiliki masa cemerlang sebagai figure ice skating tapi ketika dewasa masa depannya malah harus kandas karena dipaksa oleh ayahnya untuk menjual dirinya kepada pria misterius selama satu malam dan membayarnya dengan mahal. Semua itu dilakukan untuk membayar hutang-hutang kalah judi ayahnya yang menumpuk. Keesokan paginya, Alessa buru-buru meninggalkan pria itu sebelum dia bangun. Tiga minggu setelah kejadian malam itu. Alessa dinyatakan positif hamil. Alessa yang malang justru diusir oleh keluarganya. Alessa yang kebingungan hanya bisa hidup luntang lantung hingga seorang wanita baik memungutnya. Alessa yang naif semula hanya percaya tapi dia menghantarkan hidupnya pada penderitaan baru. Wanita yang menolongnya justru menjebak Alessa hingga keguguran janinnya. Waktu berlalu Alessa yang menjalani hidup yang baru bertekad membalaskan dendamnya oleh Pria kaya raya yang memiliki reputasi baik dari keluarga Heide. Alessa yang membawa dendamnya justru sengaja mendekati Jovian Arsenio Heide, pria yang tak lain menikmati malam bersamanya hingga membuatnya hamil. Tak disangka Jovian malah meminta Alessa jadi istri kontraknya agar bisa menghindari wanita-wanita yang ibunya jodohkan. Usai menikah semua anggapan Alessa terhadap Jovian sirna. Jovian justru memperlakukan Alessa dengan baik dan terhormat tapi Ibu Mertua yang kejam itu selalu jadi penghalang bagi Alessa yang senantiasa membuatnya menderita, apa lagi hadir sosok wanita lain yang terobsesi pada Jovian. Apakah Alessa tetap membalaskan dendamnya atau justru terbuai oleh perlakuan manis Jovian?”