icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

ARE YOU DONE, MY DEAR?

Bab 4 DEMI ANAK

Jumlah Kata:1500    |    Dirilis Pada: 14/05/2023

a bersalah

tatapan menyedihkan atau lemah. Ia tid

aku datang dan menolong. Kalau aku sudah mati sekarang, mungkin saat ini

Adit maju untuk memeluk istri yang s

dur lalu bicara ke baby sitter untuk se

amar anak-anakku, hanya saja ka

gerutkan

aku tidak rela ada perampok disini mengklaim barang-barangku

a kamu mengajarkan anak-anak untuk

rnya ke anak-anak kamu, malam ini mereka berdua

ggam tangan lalu berjalan ke ka

mereka hanya bertahan lho. Lalu apa yang sudah kamu

enyerang kedua adiknya lalu wanita yang ia cintai malah menjambak rambut keci

oneka lalu bersikap defense, peny

ihan dengan kedua anak kembarnya yang tidak pernah merasakan kamar besar

i kamar Ed dan B

mil

eru. "Itu te

u itu mahal, kamu berusaha merebut kamar anak

rator waktu itu untuk mendekorasi

dah tidak tahan mendengarnya, awalnya ia merasa kasihan dengan Kinara tapi, begi

ibu, mas. Kalau aku punya

uk akal!" teri

a. "Nara memang pu

Dia tidak terima, ini perusahaan anaknya. Sebagai istri, Kinara cukup m

ibu mertuanya. Anda pikir,

ya saudara dan keponakan, tanggungannya banyak dan dia

udah bekerja keras selama putra kesayangan ibu mem

!" bent

alah?" tan

a aku tidak hamil dan melahirkan anak kembar j

ra seperti itu, kami justru bersyukur karena punya a

r, transfe

mentransfer uang ke Kinar

eriak marah dan

u, apa ibu tega melihat anak-a

diam dan menat

jadi kamar Edward dan Bella. Oh ya, mas. kamu tidur dimana? nggak mungkin 'kan tidur di

an menyebut nama Kinara

biaya rumah sakit

membayar beban itu ke mas Adi

elakukan itu karena terlalu mencintaimu, sekarang a

menghancurkan pertunangan kami dan m

ambil membelai wajah Kin

bentakan Adit, ia menatap t

enyum jahat

lalu pamit ke kedua orang tuanya. "Ed dan Bella tidur d

ak bisa menarik ucapannya. "K

i, begitu juga kamar lainnya. Ed bukan type l

u tapi merasakan sesuatu di peru

ah Kinara yang cantik dan sembab, entah kenapa ia merasa KInara jauh lebih cantik tanpa

mu masih tega ninggalin aku?"

ong Kinara masuk ke dalam kamar sementara men

k akan bertanya kamu kemana disaat aku sakit karena aku tahu kesibu

m. "Aku akan

thia akan mengusirnya beserta Edward dan Bella. Pria sekal

enamkan wajahnya ke leher Adi

awa ke ruang tamu bersama ibu mertua dan kakak perempuan

u." Kel

ma saat Bella kehilangan bon

engangg

paku, kalau itu milik kalian maka itu akan kembali dengan sendirinya ta

Bella menangis keras mencari bonekanya, set

tu sudah di tangan orang lain alias kakak-kakak gadungannya, Edward mulai paham. U

ang ditunjuk Edward. Bella mandi di kamar

masih membaca buku di tempat tid

uk tanpa mengal

u Fumiko untuk mem

alu menatap baby sitte

a kecil. "Tentu saja k

menganga leba

ng yang dipercaya dalam waktu singkat, makanya

menga

ko mengangkat tanga

ini ada orang yang memperlakukannya dewasa. Bi

, Edward buru-buru menyalami

uarga Adit si mesum. "Nama yang bagus,

cil. "Aku juga ti

nap

engingat kejadian di sekolahnya. "Papa

anggung. Dia melu

haram punya anak ha

inara memilih kabur dan menikah dengan anak haram sementara tunangan aslinya yang merupakan anak sah

ga Sanjaya, disana aku dibully karen

bisa menduga hal itu tapi kenapa masih menyekolahkan

ak-anak keluarga Sanjaya lainny

eluk Bella, ia terkikik geli lalu teringat

ami kecil dan papa-ma

buku itu perlaha

k disana, itu hanya fo

ata Reiko sambil membali

Edward sambil pin

ngan lokasi dan waktu berbeda.

"Tadikan aku sudah bilang k

rd lalu kembali menatap foto

?" tany

rasangka saja sih, belum beneran terjadi

palanya tidak mengert

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
1 Bab 1 PENGKHIANATAN2 Bab 2 BUNUH DIRI3 Bab 3 PULANG KE RUMAH4 Bab 4 DEMI ANAK5 Bab 5 KEGELISAHAN PELAKOR6 Bab 6 PRIA ASING7 Bab 7 PELAKOR MENCARI MASALAH8 Bab 8 KENEKATAN EDWARD9 Bab 9 TANGISAN BALITA10 Bab 10 AYAH KANDUNG EDWARD11 Bab 11 MENGEJAR SEORANG WANITA12 Bab 12 PERTEMUAN KELUARGA13 Bab 13 SUMPAH ADELIO14 Bab 14 AYAH & ANAK15 Bab 15 KESEDIHAN KINARA, PERSETERUAN ANAK-ANAK16 Bab 16 KELUARGA MULAI TURUN TANGAN17 Bab 17 PERUNDUNGAN18 Bab 18 KEMARAHAN ADELIO19 Bab 19 BERTEMU KELUARGA SUAMI20 Bab 20 KEKESALAN SAUDARA IPAR21 Bab 21 KINARA SELINGKUH22 Bab 22 KELUARGA KINARA23 Bab 23 PSIKOLOGIS ANAK24 Bab 24 KEMARAHAN SANG SUAMI25 Bab 25 MASA DEPANKU26 Bab 26 PERASAAN ANAK-ANAK27 Bab 27 PERTIKAIAN ORANG TUA ADELIO28 Bab 28 PENYESALAN KINARA29 Bab 29 ADELIO DILAMAR30 Bab 30 BERITA SELINGKUH31 Bab 31 KORBAN SESUNGGUHNYA32 Bab 32 PUNCAK SAKIT HATI33 Bab 33 SERANG 34 Bab 34 KERJA SAMA KELUARGA BESAR35 Bab 35 IBU ADELIO36 Bab 36 HATI NURANI DOKTER37 Bab 37 DADDY38 Bab 38 PERAN TERBALIK39 Bab 39 PENGANTIN BARU40 Bab 40 BISNIS BARU41 Bab 41 PERTIKAIAN ANTARA PELAKOR DAN PEBINOR42 Bab 42 PERTIKAIAN43 Bab 43 KEBODOHAN SESEORANG44 Bab 44 MULAI TERINGAT KINARA45 Bab 45 BLACKLIST46 Bab 46 KESOMBONGAN ADELIO47 Bab 47 ADA YANG MAIN API48 Bab 48 KESEDIHAN IBU ADELIO49 Bab 49 PELAJARAN50 Bab 50 KEBINGUNGAN ADIT51 Bab 51 TEGURAN ANAK KECIL52 Bab 52 KEJUJURAN ANAK KECIL53 Bab 53 ADIT SHOCK54 Bab 54 SALIM55 Bab 55 IDENTITAS KINARA56 Bab 56 EDWARD57 Bab 57 PESTA AMAL VIP58 Bab 58 MASA LALU PARA ORANG TUA59 Bab 59 KELUARGA ADIT DITINGGALKAN60 Bab 60 DOSA PELAKOR61 Bab 61 KEDATANGAN PENGACARA KINARA62 Bab 62 KARMA KELUARGA PELAKOR63 Bab 63 BALAS DENDAM CYNTHIA64 Bab 64 ADI65 Bab 65 MASA LALU KINARA & ADELIO I66 Bab 66 MASA LALU KINARA & ADELIO II67 Bab 67 MASA LALU KINARA & ADELIO III68 Bab 68 MASA LALU KINARA & ADELIO IV69 Bab 69 MASA LALU KINARA & ADELIO V70 Bab 70 INGATAN KEMBALI71 Bab 71 INGATAN KEMBALI II72 Bab 72 MAAF73 Bab 73 PENYESALAN74 Bab 74 PERUNDUNGAN LAGI75 Bab 75 KORBAN76 Bab 76 DOSA MASA LALU77 Bab 77 HAMA78 Bab 78 BAYI CACAT79 Bab 79 HALUSINASI SARAH80 Bab 80 MAYA81 Bab 81 CYNTHIA BANGKRUT82 Bab 82 KEMATIAN SARAH83 Bab 83 KEMATIAN SARAH II84 Bab 84 EDWARD SADAR85 Bab 85 SINDIRAN ADIT86 Bab 86 TIDAK BERHAK MENJADI AYAHNYA87 Bab 87 BACK TO SHOOL88 Bab 88 KARMA UNTUK CYNTHIA89 Bab 89 DUA MENANTU90 Bab 90 TUMBAL KELUARGA91 Bab 91 TIDAK MUDAH MEMAAFKAN 92 Bab 92 SPESIAL