icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Can't Be Us

Bab 9 Dia memang bandel

Jumlah Kata:1245    |    Dirilis Pada: 01/04/2023

ceritakan pada Tiffany tentang kehidupannya di Amerika. Tentang apa yang dia lakukan, dim

hanya Bara saja yang terkena skandal ini. Tapi juga dengan yang lainnya entah itu Ar

Pack untuk berkencan dengan perempuan luar negeri. Entah untuk pemotretan atau hal kerja sama saja, mereka memiliki batasan untuk berbicara berdua. Mungkin

ya membuka kedua bola matanya. Padahal dia baru saja tidur tepat jam tiga subuh,

depannya benar-benar cerah saat melihat Bara tidur terlelap di sampingnya layaknya bayi. Tangan

nya dengan nada renda

yang masih tertutup. Bahkan bukannya bangun, dia malah lebih

ah jam empat." ka

n Tiffany sendiri juga takut jika Leon datang dan mengetahui hal ini. Kadang-kadang Leon juga ngeselin, suka kelua

anti kalau Papa tau. Leher kamu bisa hil

tatapan tidak sukanya. Tapi kemudian dia menatap pintu kamar ini dengan was-was. Bisa saja papa Tiffany masuk tiba-tiba

tanya. "Besok-besok beli rumah sendiri di tengah huta

num dan juga jaket milik Bara. "Jangan g

h tidak suk

rus cari aman dong. Dia harus aman dari amukan papanya, dan

lembut. "Maaf ya aku harus sembunyikan kamu dengan cara kayak gini. Bukannya aku nggak mau

mengangguk. "Nggak papa kok,

beberapa kali. Lalu memeluknya untuk salam perpisahan. Barulah Bara kelua

sing

pulang, tapi Bara malah duduk santai di gedung cakrawala yang paling tinggi di

u bagaimana lagi tuntutan pekerjaan dia juga harus profesional bukan? Yang membuat Bara tidak suka adalah, jika dia harus di part

acaran dengan Tiffany, dan masih bisa menyembunyikan kekasihnya yang lain. Lah sekarang, yang ada malah saat menjalin hubungan cukup lama dengan Tiffany. Tapi Bara malah bisa

a, penuh dengan pe

ga yang banyak. Lagian ini sudah pagi, dimana Jason akan datang pagi-pagi buta untuk melihat apakah anggota 4-pack itu masi

nline, yang ada semua orang akan tahu siapa Bara. Tapi jika dia jalan

h sendiri gue.

a menumpang pada mereka. Nanti setelah ini dia akan membeli satu apartemen, mobil u

il berhenti di depan Bara. Kaca mobil itu turun secara perlahan dan me

!" peri

h, dengan melewati jendela mobil. Tentu saja pemilik

it!

au ada yang sulit kenapa

pat. Melajukan mobilnya dengan cepat pula, agar tidak ada

kin ulang!! Diem di dorm ng

tuh udara segar, lagian ini kota gue. Gue ju

h yang memiliki empat lantai. Lalu meminta Bara untuk segera turu

ersonil 4-Pack, yang masuk satu persatu ke kamar mereka masing-masing, dan katanya me

luar dari dorm? Kalian nggak

tu persatu pintu dan menguncinya dengan benar. Dan keesokan paginya semua pintu dan gerbang j

i itu bahkan terlihat sangat santai, dan tidak merasa bersalah. Padahal bukan h

itu sebuah sindiran keras dari Jason. Bara tahu itu, tapi laki-laki itu hanya mampu terse

ini. Apalagi ini kita kelahirannya, dimana Bara juga me

sing

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Can't Be Us
Can't Be Us
“Bara Cavero Danendra adalah orang yang paling beruntung bisa bersanding dengan seorang perempuan bernama Tiffany Lenora Amora. Perempuan cantik yang memiliki kulit bersih dan juga bola mata yang indah. Tapi sayangnya Bara terlalu mahir menyembunyikan rahasia besar dalam hidupnya yang tidak diketahui oleh kekasihnya. Selama ini Bara telah menyembunyikan Tiffany dalam hidupnya. Kontrak yang ditandatangani bersama dengan ketiga temannya, membuat Bara tidak mampu melangkah lebih jauh dari ini. Hingga suatu ketika, Bara menggila dengan syarat kontrak. Dimana tidak boleh menggandeng perempuan manapun. Dan juga para wartawan hanya akan tahu, tentang kegiatan mereka bukan untuk mengetahui asmara mereka. Sampai akhirnya, karena Bara sendiri tidak tahan dengan semuanya. Dia bermain gila dengan banyak perempuan hanya untuk memuaskan dirinya saja. Tapi anehnya, dia tidak berak menyentuh atau sekedar mencium bibir Tiffany. Bagi Bara, Tiffany adalah malaikat yang mampu memberi warna dihidup Bara. Tujuh tahun bukanlah waktu yang sedikit, menahan rasa rindu untuk bertemu ternyata mampu menyiksa Tiffany. Dia menjaga hati, tapi Bara mampu melukai hatinya dengan goresan pisau yang tajam. Hingga Tiffany tak mampu menahannya dan melepas Bara. Rahasia itu cukup menyakitkan, dan cukup membuat Tiffany trauma akan cinta.”