searchIcon closeIcon
Batalkan
icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

futanari

Unholy 21+

Unholy 21+

DFE
ADULT HOT STORY 馃敒馃敒 Kumpulan cerpen un路ho路ly /藢蓹n藞h艒l膿/ adjective sinful; wicked. *** ***
Cerita pendek R18+KeluargaCinta pertamaHubungan rahasiaCEOMafiaMenarikTampanUrbanTempat kerja
Unduh Buku di App

"Sudahlah, Intan! Buat apa kamu nuntut nafkah batin, toh nyatanya kamu nggak bisa hamil?" sergah Pak Rohman.

Kalimat itu adalah kalimat tergila, terkejam, dan paling menusuk, merobek hati Bu Intan seperti belati yang menari di atas luka lama. Kata-kata yang paling menyakitkan, terucap dari mulut lelaki yang selama ini ia cintai dan dampingi.

"Kita sudah tua, kenapa kamu hanya memikirkan kepuasan syahwat saja? Aku capek, Intan!" lanjut Pak Rohman, suaranya datar, tanpa perasaan.

Dengan suara bergetar, namun tetap tegas, Bu Intan menjawab, "Kalau aku cuma mau kepuasan, aku bisa mencarinya dari yang lain, Rohman! Tapi aku ini istrimu. Kamu wajib memberiku nafkah, bukan hanya lahir, tapi juga batin."

Pak Rohman mendengus. "Intan, lebih baik kamu cari kesibukan lain. Nafkah batin itu ada gunanya kalau ada hasilnya. Kalau kamu? Percuma aku sirami sawahmu tiap malam kalau padinya tak pernah berbuah."

"Astagfirullah..." pekik Bu Intan. Itu bukan sekadar hinaan. Itu penistaan terhadap cinta, terhadap seluruh pengorbanan dan ketulusan yang ia curahkan selama bertahun-tahun.

"Fokus aja sama kegiatanmu mengayomi warga dan silaturahmi dengan kelurgamu. Aku ngantuk!" ucap Pak Rohman sambil membalikkan badan.

Bu Intan berdiri dengan tubuh gemetar, menahan tangis yang mulai tak terbendung. "Baiklah, Rohman. Kalau itu yang kamu mau... Aku nggak akan menuntut apa-apa lagi darimu."

Suasana membeku. Hening dan menyesakkan, seperti menjelang badai besar.

"Mulai sekarang," lanjutnya pelan, menatap mata suaminya yang enggan membuka, "aku akan hidup sebagai istrimu hanya di atas kertas. Jangan harap aku akan kembali mengemis perhatianmu. Jangan harap aku terus menjaga api yang kamu sendiri biarkan padam."

"Terserah!" balas Pak Rohman, lalu memejamkan mata tanpa peduli.

Malam itu, di depan cermin dengan lampu temaram, Bu Intan menatap bayangannya sendiri. Wajah dengan luka, tapi juga api kecil yang mulai menyala lagi-bukan untuk suaminya, tapi untuk dirinya sendiri. Untuk hidup yang layak ia nikmati, tanpa harus mengemis cinta yang sudah lama mati.

Perempuan sekuat Bu Intan tak akan tumbang hanya karena lelaki yang tak tahu diri. Ia akan bangkit-dengan anggun.

Malam merayap pelan, menyelimuti rumah besar itu dengan kesunyian yang menyesakkan. Lampu meja rias menyala redup, menciptakan bayangan lembut di wajah Bu Intan yang tampak muram, lelah, dan patah.

Tubuhnya dibalut satin tipis warna ungu. Lekuk tubuhnya masih memesona, tak kalah dari wanita-wanita muda yang datang silih berganti dalam hidup suaminya. Tapi semua usaha itu terasa sia-sia malam ini-seperti malam-malam sebelumnya.

Di atas ranjang, Pak Rohman terlelap, mendengkur pelan, seolah dunia baik-baik saja. Padahal di sisi lain, hati istrinya tengah retak-retak, dihantam kecewa dan kesepian yang tak pernah bisa ia bagi. Wajah Pak Rohman tampak tenang dan damai-dan justru itulah yang menghancurkan hati istrinya.

Air mata Bu Intan tak lagi tumpah, tapi matanya berkaca. Bukan karena cemburu pada perempuan lain-ia sudah terlalu sering disakiti untuk itu. Tapi karena ia merasa tak dianggap lagi, tak dilihat lagi dan tak diinginkan lagi. Apalagi dihargai.

Dan malam itu, Bu Intan hanya bisa tersenyum pahit pada bayangannya sendiri.

"Apakah aku terlalu tua untuk dicinta?" bisiknya lirih. Tapi cermin tak pernah menjawab. Ia hanya memantulkan luka yang tak kunjung sembuh.

Bu Intan masih duduk di depan meja rias. Matanya kosong, pikirannya dihuni potongan-potongan masa lalu yang berseliweran, tajam dan bising. Ia mengingat kembali saat masih menjadi gadis muda keras kepala yang menantang dunia demi cintanya pada seorang lelaki yang kini menjadi suaminya.

Dulu, semua orang menentangnya. Ibunya menangis berhari-hari. Ayahnya memutuskan hubungan dan mengusirnya. Beruntung kakak-kakaknya masih menjadi pelindung setianya.

"Kamu menukar harga dirimu dengan lelaki tukang mabuk yang cuma bisa berkelahi!" begitu caci maki ayah Intan.

Tapi Intan muda tak peduli. Ia melihat sesuatu yang orang lain tak lihat-api semangat, ketegasan, karisma mentah yang, jika diarahkan, bisa menjadi kekuatan besar.

Ia mendampingi Abdul Rohman bertahun-tahun. Dari jalanan menuju ruang kekuasaan. Dari perdebatan dan perkelahian jalanan menjadi pidato di atas podium. Intan adalah istri, mentor, sekretaris, penasehat, bahkan ibu bagi keluguan suaminya dalam politik dan bisnis kala itu.

Semua dibangunnya dari nol. Dari sekedar pengurus Ormas tak jelas, Ia bertahan dari cibiran, bangkrut, nyaris mati karena konflik.

Tapi kini?

Hanya karena satu hal yang tak bisa Intan beri, ialah keturunan, semua pengorbanannya seolah lenyap, tergantikan oleh perempuan-perempuan muda yang menyapa suaminya dengan sebutan "Abi," seolah Bu Intan hanya bayang-bayang masa lalu.

Bu Intan memejamkan mata. Hatinya panas, tapi bukan membara. Ia membeku. Beku karena terlalu lama menahan luka. Beku karena cinta yang dulu menyala, kini hanya jadi abu yang sesekali ditiup angin kenangan.

Ia melangkah ke balkon kamar. Udara malam menggigit, tapi lebih baik daripada sunyi yang memeluknya di dalam.

"Tak masalah aku tak punya anak. Tapi aku pernah punya mimpi. Dan mimpi itu bernama Abdul Rohman."

Namun kini, mimpi itu tak lebih daru seorang lelaki yang mendengkur di ranjang, lelap, dingin, tak bisa lagi diajak bicara, apalagi diharapkan kemesraannya.

Tangis itu bukan sekadar air mata. Ia adalah runtuhnya harga diri yang dibangun bertahun-tahun. Bu Intan memeluk dirinya sendiri, seolah hanya dengan cara itu ia bisa merasa utuh kembali.

Tubuhnya menggigil. Bukan karena dingin, tapi karena kehampaan yang selama ini ia sembunyikan di balik riasan wajah, senyum penuh wibawa dan sikap anggun sebagai istri seorang Kepala Desa, yang semua orang memanggilnya 'Bu Kades.'

Baca Sekarang
Makin Tua Makin Binal

Makin Tua Makin Binal

Hot Angel
Khusus Yang Sudah Tua dan Dewasa
Cerita pendek R18+Hubungan rahasia
Unduh Buku di App
Gairah Liar Sang CEO

Gairah Liar Sang CEO

AR_Merry
Warning 21+ Harap bijak memilih bacaan. Mengandung adegan dewasa! Bermula dari kebiasaan bergonta-ganti wanita setiap malam, pemilik nama lengkap Rafael Aditya Syahreza menjerat seorang gadis yang tak sengaja menjadi pemuas ranjangnya malam itu. Gadis itu bernama Vanessa dan merupakan kekasih Ad
Romantis R18+Cerita MenegangkanCinta yang dipaksakanBalas dendamBudak seksualCEOJeniusTampan
Unduh Buku di App
Cerita Penggenjrotan

Cerita Penggenjrotan

Neilsen_Tzy
Warning!!! Khusus 18+++ Di bawah 18+++ alangkah baiknya jangan dicoba-coba.
LGBT+ R18+Cerita MenegangkanPerkosaanKencan OnlineBudak seksualCabul Urban
Unduh Buku di App
Cinta satu malam dengan boss

Cinta satu malam dengan boss

Moeza
"Apa yang kamu mau dari aku?" "Jadilah wanitaku," ucapnya dengan nada tenang dan menyimpan ponselnya ke saku celananya. "Apakah kamu menyukaiku?" "Tidak. Untuk saat ini aku tidak tidak menyukai siapa pun." "Lantas kenapa kau ingin aku menjadi wanitamu?" Bukankah kamu memiliki begitu banyak wani
Miliarder R18+MenegangkanCinta yang dipaksakanHubungan rahasiaBudak seksualCEOLicikTampanTempat kerja
Unduh Buku di App
ISTRI KESAYANGAN PRESDIR

ISTRI KESAYANGAN PRESDIR

Nath87
Dikhianati suami membawa Jessica pergi ke sebuah club malam. Jessica hampir dilecehkan, ia meminta bantuan seseorang untuk membawanya pergi dari sana. Tapi siapa sangka, kepergiannya justru membawa Jessica berakhir di sebuah ranjang dengan pria asing yang sudah menolongnya. Apa yang akan terjadi set
Romantis R18+HumorPengkhianatanCinta pertamaCEOPria SejatiTampanTempat kerja
Unduh Buku di App
Bosku Kenikmatanku

Bosku Kenikmatanku

Juliana
Aku semakin semangat untuk membuat dia bertekuk lutut, sengaja aku tidak meminta nya untuk membuka pakaian, tanganku masuk kedalam kaosnya dan mencari buah dada yang sering aku curi pandang tetapi aku melepaskan terlebih dulu pengait bh nya Aku elus pelan dari pangkal sampai ujung, aku putar dan se
Romantis R18+Role PlayFantasiHubungan rahasiaCinta pada pandangan pertamaSelebritiPengawalBeruntungUrban
Unduh Buku di App
Koleksi Kisah Nakal (21+)

Koleksi Kisah Nakal (21+)

Fajar Merona
Selalu ada kejutan
Romantis R18+KeluargaPerceraianHubungan rahasiaBudak seksualUrban
Unduh Buku di App
Reinkarnasi Dewa Bela Diri

Reinkarnasi Dewa Bela Diri

Karma Halim
Melintasi waktu dan kembali ke Dunia Bela Diri Utama kuno dari zaman modern, Austin menemukan dirinya dalam tubuh yang lebih muda saat dia bangun. Namun, pemuda yang dirasukinya adalah seseorang yang bodoh dan menyedihkan! Tapi itu tidak masalah karena pikirannya sehat dan jernih. Memiliki tubuh y
Fantasi LegendaFantasiPengembangan karakterPahlawanBerani
Unduh Buku di App
Istri Nomor Dua

Istri Nomor Dua

Amih Lilis
Menikah muda bukanlah impianku. Apalagi harus menjadi istri kedua. Ini mimpi buruk! Namun demi sebuah bakti, aku pun harus rela menerima takdir, dan menjadi orang ketiga di rumah tangga pasangan yang sudah kuanggap kakakku sendiri. Meski pada akhirnya, aku pun harus menerima nasib, diabaikan sua
Romantis KeluargaModernHubungan yang gagalSaingan cintaMantan istriPasanganMalangTidak egoisNarasi Nonlinier
Unduh Buku di App
Dendam Menantu Kaya Raya

Dendam Menantu Kaya Raya

ELISE TODD
"Jangan pernah biarkan siapa pun memperlakukan Anda seperti sampah!" Saya belajar hal ini dengan cara yang sulit. Selama tiga tahun menikah, saya tinggal bersama mertua saya. Mereka tidak memperlakukan saya sebagai menantu, tetapi sebagai budak. Saya tahan dengan semuanya karena istri saya, Yoland
Lebih ModernMiliarder
Unduh Buku di App

Sedang Tren

GARA-GARA SALAH KIRIM Metamorfosa Kupu-Kupu Malam Menikah dengan Pariban Patah Terjerat Cinta Sang Arsitek Cinta Pertamaku, Suami Orang
Yuk, baca di Bakisah!
Buka
close button

futanari

Temukan buku-buku yang berkaitan dengan futanari di Bakisah