/0/34542/coverorgin.jpg?v=9d726c6313252af0419764a03b34ad37&imageMogr2/format/webp)
Pintu kayu ek tebal di kamar pengantin tidak dapat menahan suara. Organ besar Gereja Trinity bergema menembus kayu tebal, irama pernikahan bergetar di lantai kayu.
Anissa Kirana Wijaya berdiri di depan cermin setinggi langit-langit. Dia menatap wanita yang terpantul di kaca. Gaun pengantin rancangan khusus Vera Wang membalutnya dalam lapisan tulle putih bersih.
Matanya, yang biasanya lembut dan patuh, berubah. Kabut kebingungan menguap, digantikan oleh kejernihan yang begitu dingin hingga membuat dadanya sakit.
Dia menancapkan kuku-kuku yang terawat rapi ke tengah telapak tangannya. Rasa sakit yang tajam dan menusuk menembus kulitnya. Napasnya tertahan.
Dia tidak mati. Badai salju New York yang membekukan yang telah menghentikan jantungnya di kehidupan masa lalunya telah tiada. Dia benar-benar kembali. Kembali ke hari ini.
Pintu suite terbuka paksa. Pintu itu membentur dinding dengan suara retakan keras.
Connor Prakoso bergegas masuk. Ponselnya digenggam erat di tangannya, wajahnya pucat dan panik.
Dia bahkan tidak melihatnya. Dia menarik dasi kupu-kupu hitamnya, tanda khasnya saat dia terpojok atau berbohong.
"Aku harus pergi," Connor berkata dengan suara tegang. "Seraphina ada di lokasi syuting. Kabelnya putus. Kakinya patah. Mereka baru saja membawanya ke Rumah Sakit Mount Sinai."
Di kehidupan masa lalunya, Anissa telah memohon padanya untuk tidak pergi ke tempat adik angkatnya. Dia menangis sampai tenggorokannya berdarah, berpegangan pada jaket tuksedonya.
Sekarang, dia hanya menatapnya. Wajahnya adalah topeng es. Dia melihatnya panik seperti badut menyedihkan yang melakukan trik murahan.
Connor berhenti. Keheningannya terasa aneh. Dia mengerutkan kening, sebersit kebingungan melintas di matanya, tetapi kepanikannya dengan cepat menguburnya.
"Kau harus keluar sana," perintahnya, menunjuk ke arah pintu. "Tangani para reporter dari Page Six dan Majalah Vanity Fair. Tenangkan kakekku, Arthur Prakoso. Buatlah alasan."
"Aku akan menebusnya nanti," dia melemparkan janji kosong itu ke bahunya, sudah berbalik. Dia berlari menuju pintu keluar belakang gereja tanpa sedikit pun keraguan.
Suara terkesiap terdengar dari lorong. Para pengiring pengantin pria meneriakkan namanya. Pelarian Connor sudah menimbulkan keributan.
Anissa berjalan perlahan ke jendela. Dia melihat ke bawah ke gang. Aston Martin perak milik Connor melesat keluar dari tempat parkir, meninggalkan jejak knalpot.
Senyum sinis dan dingin terukir di sudut bibirnya.
Suara ketukan tumit yang tajam bergema dari ambang pintu yang terbuka. Ashlee Wijaya masuk. Dia mengenakan gaun pengiring pengantin berwarna gading, tetapi jahitan khusus dan taburan aksen berlian yang berlebihan di sepanjang korset membuatnya jauh lebih mewah daripada gaun pendamping standar, dirancang secara halus untuk mengalahkan pengantin wanita tanpa melewati batas sabotase yang jelas.
/0/34543/coverorgin.jpg?v=a7cb883897e7f2816c585d759aaefc72&imageMogr2/format/webp)
/0/23402/coverorgin.jpg?v=20250429185632&imageMogr2/format/webp)
/0/15583/coverorgin.jpg?v=20250123120914&imageMogr2/format/webp)
/0/16288/coverorgin.jpg?v=20240419170156&imageMogr2/format/webp)
/0/27009/coverorgin.jpg?v=20251106164842&imageMogr2/format/webp)
/0/29614/coverorgin.jpg?v=20251117155752&imageMogr2/format/webp)
/0/29607/coverorgin.jpg?v=20251111135611&imageMogr2/format/webp)
/0/27357/coverorgin.jpg?v=20251110154438&imageMogr2/format/webp)
/0/24233/coverorgin.jpg?v=20250703083020&imageMogr2/format/webp)
/0/26730/coverorgin.jpg?v=20250909182534&imageMogr2/format/webp)
/0/29615/coverorgin.jpg?v=20251118134314&imageMogr2/format/webp)
/0/25648/coverorgin.jpg?v=20250711082954&imageMogr2/format/webp)
/0/29593/coverorgin.jpg?v=20260302001234&imageMogr2/format/webp)
/0/5862/coverorgin.jpg?v=20250211183614&imageMogr2/format/webp)
/0/28850/coverorgin.jpg?v=c044d87a36f3978e83e8fae57c8c527a&imageMogr2/format/webp)
/0/14715/coverorgin.jpg?v=c913ea10e7779f5f07ed88f40950b988&imageMogr2/format/webp)
/0/34542/coverorgin.jpg?v=9d726c6313252af0419764a03b34ad37&imageMogr2/format/webp)
/0/28429/coverorgin.jpg?v=20251011183524&imageMogr2/format/webp)