/0/16726/coverorgin.jpg?v=efe350198bc12824dac0039d2c800dbc&imageMogr2/format/webp)
Matahari sudah menanjak tinggi, seorang pria berusia kurang lebih 26 tahun masih bergelut dengan selimut dan kasurnya.
"Woy.. bangun!" ucap Hendra.
"Hmm."
"Wira, cepetan lo bangun kita ke pantai", ucap Oki yang baru keluar dari kamar mandi.
"Udah kalian berdua aja, gue ntar nyusul", ucapnya langsung mengangkat selimutnya menutup wajahnya.
"Maneh mah, nyaho urang teu apal tempatna (kamu tuh gimana, udah tahu kita gak tahu tempatnya)", ucap Hendra dengan logat sunda yang fasih.
"Iya lo mah gimana kita mau liburan ke pantai malah berakhir di kasur, ngenes", ucap Oki.
"Berisik lo berdua, ya udah kalian tunggu aja di luar gue mau mandi dulu", ucapnya final.
Wira, lelaki dengan tinggi 180 cm seorang pengusaha muda yang merintis perusahaannya sendiri sejak masih berkuliah. Dengan tubuh ideal dan wajah tampannya yang memikat kaum hawa, kulitnya sedikit putih dan badannya atletis beberapa otot tercetak di badan dan perutnya.
Wira Dharmawan, anak kedua dari 3 bersaudara, ia memiliki 1 kakak lelaki yang sudah menikah dan adik perempuan yang masih SMA. Keluarganya berasal dari Yogyakarta namun saat Wira sekolah Dasar ia pindah ke Bandung mengikuti Ayahnya yang bekerja sebagai polisi yang berpindah tugas dan hingga sekarang mereka tinggal di Bandung.
Wira bersama 2 temannya sedang berlibur di Kulon Progo, Rumah Budhe dan Pakde Wira yang berada di Yogyakarta membuat teman Wira yang sedang berlibur bekerja mengajaknya untuk menikmati liburan di Yogyakarta selama 3 hari, mereka memilih menginap di penginapan dengan pantai karena jarak rumah Pakde Wira dengan pantai yang lumayan jauh.
"Ehh itu banyak cewek-cewek pake jas Almamater cantik-cantik", ucap Hendra.
"Itu dari universitas mana ya? Kayaknya mereka lagi ada acara", ucap Oki sambil memainkan sedotan es kelapa ijo yang baru mereka pesan.
Wira hanya menatap jengah kedua sahabat karibnya sudah berteman dengannya sejak SMP itu, kelakuan 2 playboy dengan mata kerajang yang sering membuat Wira terkadang ingin menenggelamkan kedua sahabatnya itu.
Hendra memiliki wajah manis khas sunda tubuhnya tidak terlalu berisi ia memiliki kumis tipis dan alis tebal, sedangkan Oki lelaki tinggi dengan badan yang atletis seperti Wira, wajar karena ia atlet basket saat SMA dulu, wajahnya lebih tampan dari Hendra sedikit ia memiliki lesung pipi di kiri dan mereka berdua memiliki kharismatik yang berbeda hanya saja mereka sedikit genit pada kaum hawa.
"Wir, diem bae lu kesambet ntar", ucap Hendra yang memang selalu ceplas-ceplos.
"Gue lagi makan gak lihat lu", ucapnya kesal.
"Ehh iya ini ada kerang ijo, ahh di Bandung juga ada kayak giniaan gue aja waktu SD suka beli gopean pake plastik", ucap Hendra kembali.
"Berisik lo Hen, kita makan dulu." ucap Oki.
Tak berlangsung lama, mereka selesai menghabiskan makanan yang mereka pesan, Wira masih sibuk berkutat dengan handphonenya, ia mengecek urusan kantornya juga mengecek klien, Wira memang sangat profesional dalam pekerjaannya, ia juga tak suka membuang waktu untuk hal yang tidak penting termasuk saat ini untuk liburan saja temannya harus menyeret pakaiannya agar ia bisa ikut berlibur, Wira memang terlalu gila pada pekerjaan makanya ia sampai kini masih single karna terlalu sibuk dengan bisnisnya.
"Wir, kita kesana yuk, gue pengen ngeredem kaki tuh enak kayaknya", ajak Hendra.
"Kalian berdua aja, gue di sini aja panas", ucapnya malas karena memang Wira sudah sering kepantai ini.
"Yaelah ngajak Wira kudu pake jurus Kage Bunsin No Justu-nya Naruto biar ikut kita", ucap Oki yang kesal pada sahabatnya itu.
Wira hanya menatap kedua temannya itu yang sibuk berfoto ria dengan gaya macho mereka, Wira hanya menggeleng-geleng kepala dan ia kembali sibuk dengan handphonenya.
"Mas Riki, udah ini kita ada acara apalagi atau langsung pulang?" tanya seorang wanita dengan jas almamater yang berwarna absurd.
Wira yang sedang duduk mendengar suara wanita yang sedang berbincang itu dan melihat ke arahnya, ia sedang duduk di kursi dan memegang topi miliknya, Wira hanya bisa melihat wanita itu dari arah samping.
"Kita udah selesai sih, tinggal habisin waktu liburan aja, besok pagi kita pulang", ucap lelaki itu dengan logat jawa yang khas.
Wanita itu hanya mengganguk dan tersenyum pada lelaki itu, dan Wira hanya menatapnya, wanita itu tersenyum dan tertawa terlihat cantik bahkan sangat cantik, mereka sedang berkumpul beristirahat untuk makan bersama teman-teman kuliahnya, entah tugas apa yang mereka kerjakan hingga sampai ke pantai ini, dan Wira masih menatap wanita itu yang kini meminum air putih.
"Wir, fotoin kita cepetan", ucap Oki tiba-tiba datang menghampiri Wira.
"Kalian bawa tongsis kenapa mesti gue yang motoin", ucap Wira yang langsung meminum kelapa ijonya kembali.
"Yaelah bentar doang minta fotoin doang Wir, cepetan." ucap Hendra menarik tangan Wira dan akhirnya Wirapun mengikuti dua temannya itu.
Wira mencoba menahan rasa sabarnya tatkala temannya itu meminta berfoto dengan beberapa bule seksi yang berada disana dan juga meminta Kamera Nikon Wira yang mengabadikan momen tersebut, benar-benar kesal Wira hanya menghela nafas karena terpaksa menjadi tukang foto keliling Oleh sahabatnya itu.
"Ehh eta awewena galelis eung (Itu perempuannya cantik-cantik ya)", ucap Hendra melihat perempuan yang membuka jas almamater mereka dan langsung duduk di tepi pantai.
"Sayangkan kalau gak kenalan sama mereka mumpung ketemu sesekali", ucap Oki yang malah memberi ide buruk.
"Woy sadar umur, masih aja genit-genit umur udah tua!" ucap Wira.
Tanpa peduli ucapan Wira Hendra dan Oki langsung menghilang memulai aksinya, sedangkan Wira memilih duduk di tepi pantai sambil memotret pemandangan dengan kameranya.
Mata Wira tiba-tiba tertuju pada wanita yang sedang menggerai rambutnya, Wira tampak asyik memerhatikan wanita cantik itu, ia wanita yang tadi Wira lihat dan kini sudah membuka jas almamaternya, ia memakai kaos putih yang pas dengan lekukan tubuhnya yang tinggi dan sedikit berisi ia juga memakai celana panjang yang menutupi Kaki jenjangnya, rambutnya tertiup angin membuatnya merapihkannya dan Wira yang sedang memegang kameranya dengan iseng memotret wanita tersebut, wanita itu memiliki kulit putih dan leher jenjang benar-benar sangat cantik batin Wira berkata.
Beberapa foto berhasil Wira abadikan, ia melihat kembali foto-foto yang ia tangkap, beruntung tidak ada yang melihat Wira sedang mengambil potret wanita itu, jika tidak mungkin ia akan kena masalah karena wanita itu dikelilingi teman-teman kuliahnya yang berjumlah kurang lebih 30 orang dan dan 10 diantaranya laki-laki.
"Capek juga ya", ucap Oki yang duduk di pinggir Wira.
"Tapi enak sih liburan gini dari pada kerja lembur bagai kuda", ucap Hendra.
/0/14621/coverorgin.jpg?v=abe962b6e305c0ced751ae5eeece12da&imageMogr2/format/webp)
/0/3086/coverorgin.jpg?v=019d01edec20e4bcbd4d48df4b67cb0a&imageMogr2/format/webp)
/0/3284/coverorgin.jpg?v=b2b67720e802c41f0688e4eaf9b36d79&imageMogr2/format/webp)
/0/2546/coverorgin.jpg?v=71701adfee5ba10d55d9d032e2a36951&imageMogr2/format/webp)
/0/2890/coverorgin.jpg?v=015567bf43a894bd136553904d04346b&imageMogr2/format/webp)
/0/2346/coverorgin.jpg?v=c795f23c5d7867267f47d448828956fb&imageMogr2/format/webp)
/0/3921/coverorgin.jpg?v=8f682c01fca2c572c2f27e4667ed4bba&imageMogr2/format/webp)
/0/2170/coverorgin.jpg?v=2158f4c7583e99d746e1ea0ca0f0009e&imageMogr2/format/webp)
/0/3928/coverorgin.jpg?v=02948c272485d4ef7023b4983efed123&imageMogr2/format/webp)
/0/6455/coverorgin.jpg?v=a07947d127782016ce439fd4de1d7edf&imageMogr2/format/webp)
/0/3164/coverorgin.jpg?v=37411865fdde4eb01ca2739dad6ddb01&imageMogr2/format/webp)
/0/9552/coverorgin.jpg?v=f10a129d26776fa33dbaf4e7606bb357&imageMogr2/format/webp)
/0/7051/coverorgin.jpg?v=d02e71081ea076a51ceddd6975816ea2&imageMogr2/format/webp)
/0/12218/coverorgin.jpg?v=5514558b29fa101734c6702af9de4e2b&imageMogr2/format/webp)
/0/4152/coverorgin.jpg?v=3ee611c381a283cacd91cf619ac026c3&imageMogr2/format/webp)
/0/4153/coverorgin.jpg?v=5a1843271c3a8d5d3f9be171b4dd334e&imageMogr2/format/webp)
/0/5583/coverorgin.jpg?v=dc2f7bf86f5025d6099b1907e40f6c41&imageMogr2/format/webp)
/0/4317/coverorgin.jpg?v=23fa73c4d47aa5900a00f83cf000d5d1&imageMogr2/format/webp)