Thankyou My Angel

Thankyou My Angel

Noveris22

5.0
Komentar
49
Penayangan
30
Bab

Pricillia Amerta Bahagia atau yang biasa di panggil Cilla. Perempuan berusia 25 tahun dengan sejuta keberuntungan. Hidup bahagia dengan keluarga sempurna, kaya raya dan memimpin sebuah perusahaan yang dia bangun bersama sahabatnya. Tetapi urusan percintaan dia harus kalah dengan yang namanya perjodohan. Takdir mempertemukan dia dengan seorang pria tampan bernama Adrian Askara Biru, seorang CEO tampan berusia 29 tahun. Putra satu-satunya salah satu konglomerat Indonesia Awalnnya Cilla menolak perjodohan itu tetapi pada akhirnya ia menerimanya. Cilla merasakan bahagia yang selama ini tak ia dapatkan saat bersama Adrian. Juga kenyataan bahwa Cilla dan Adrian pernah dipertemukan di masa lalu membuat mereka semakin mencintai satu sama lain. Namun sebelum pernikahan itu terlaksana, cobaan menerpa mereka secara bertubi-tubi. Cilla tak pernah menyangka bahwa ia harus bersaing dengan perempuan dari masa lalu Adrian. Bahkan sampai membuat ia memutuskan untuk tak melanjutkan perjodohan itu hingga ia harus menerima perlakuan tidak menyenangkan dari koleganya yang membuat Cilla kembali menerima Adrian. Tak sampai disitu saja, Cilla harus menyaksikan bagaimana perjuangan seorang Adrian untuk melewati percobaan pembunuhan. Bersumber dari harta warisan ayah angkatnya dan juga kasih sayang yang dinilai melampaui batas. Pada akhirnya, mampukah Cilla dan Adrian bertemu dalam sebuah janji suci pernikahan?

Thankyou My Angel Bab 1 Penawaran

Setelah mengucapkan salam, Biru segera melangkah menuju ruang makan dimana keluarganya sedang berkumpul. Siang tadi dia menerima telpon dari papanya agar datang ke rumah untuk makan malam.

"Hai Bi," sapa Fira seraya mengembangkan kedua tangannya dan memeluk Biru. Tak lama Biru mengurai pelukan kakak perempuannya itu lalu mencium ujung kepala kakaknya yang sejajar dengan dagunya. Biru lalu bergantian memeluk dan mencium papa dan mamanya.

Ya, sejak dipercaya untuk mengelola bisnis papanya, Biru memang memilih untuk tinggal terpisah dengan keluarganya. Alasannya karena dia workaholic, pulang kerja sesuka hatinya. Jadi dia merasa lebih bebas jika tinggal sendiri.

Usai makan malam, Pak Hartono mengumpulkan seluruh keluarganya di ruang keluarga. Jika melihat situasinya sepertinya memang ada hal penting yang akan dibicarakan.

"Hmm, sudah kuduga kalau Biru sampai dipanggil, pasti ada apa-apa," ucap Fira setelah semuanya berkumpul.

"Ya iyalah," jawab Pak Hartono santai.

"Bi, apa kamu punya pacar?" tanya Pak Hartono lembut pada anak lelaki satu-satunya itu.

"Memang kenapa, Pah?"

"Kemarin Papa bertemu Om Sutanto Bahagia, dan kami sepakat untuk menjodohkan kamu dengan putrinya. Ya, Papa nggak maksa sih, pengennya kamu kenalan dulu. Kalau cocok ya lanjut, kalau enggak ya sudah."

"Anaknya yang mana sih, Pah?" Fira yang bertanya, dia penasaran kok bisa Papanya tiba-tiba punya pikiran untuk menjodohkan Biru.

"Namanya Pricillia Bahagia, dia salah satu founder dari PT. Media Dewa Amerta."

"Ohh, kirain kerja di PT. Sutanto Bersaudara juga?"

Biru tak bergeming atas pernyataan papanya. Dia memang masih sendiri. Sejak dia ditinggal menikah oleh Miranda setahun yang lalu, dia rasanya masih enggan membuka hatinya untuk wanita lain. Entahlah, sejauh ini yang dia cintai masih bisnis yang diwariskan papanya.

Dan yang dia tahu saat ini, dia hanya mencintai 2 wanita sebagai orang special di hatinya. Yang pertama adalah malaikat penolongnya ketika dia berada di panti asuhan belasan tahun yang lalu. Dan yang kedua adalah El Stefany Miranda, perempuan yang dia pacari 8 tahun lamanya namun kini telah berstatus istri Edo Radhea, sahabat baiknya. Saat itu hatinya hancur, tapi melihat Miranda lebih bahagia bersama Edo, dia tak mampu berbuat apa-apa.

"Bi, nggak papa?" Bu Roslina menepuk bahu putranya setelah lama putranya hanya terdiam mendengar pernyataan suaminya.

"Nggak papa kok, Mah. Ya kalau menurut Papa dia baik, nggak ada salahnya dicoba untuk berkenalan sama anaknya Om Tanto."

"Baik kalau gitu Biru, nanti Papa aturkan untuk bertemu keluarga mereka ya. Sekarang kita istirahat saja. Kamu nginep sini ya malam ini, Bi."

"Iya, Pah."

***

Pagi ini Cilla tiba di kantor dengan muka kusut. Dia hanya tersenyum sekenanya saat disapa satpam dan beberapa karyawan kantornya. Cilla membuka pintu ruangannya dengan kasar dan segera melempar tas hermesnya di atas meja kerjanya.

Moodnya benar-benar buruk pagi ini. Selang beberapa menit datanglah Dewa, rekan bisnis sekaligus sahabat yang sudah ia anggap seperti kakaknya sendiri. Dewa dan Cilla bersahabat sejak mereka sekolah SMA, berlanjut kuliah, hingga kini mereka mendirikan perusaan bersama yang mereka beri nama PT. Media Dewa Amerta. Meskipun papanya memiliki perusahaan raksasa tapi Pricillia Amerta Bahagia memilih untuk merintis bisnisnya sendiri bersama Dewa, sahabatnya itu.

"Elah, pagi-pagi udah nggak enak aja tu muka." Jika sedang tidak didepan client atau karyawannya, Dewa dan Cilla memang lebih suka mengobrol dengan bahasa santai.

"Diem deh lo, kalo nggak punya solusi nggak usah komentar. Makin sebel gue."

"Dijodohin kan nggak ada salahnya, Cil. Lagian gue yakin 100% kalo Om Tanto cari laki buat lo itu nggak kaleng-kaleng."

"Enak aja, emang gue nggak bisa gitu nyari laki impian gue sendiri?"

"Ya lo nyari laki dalem mimpi. Lagian mana buktinya? Sejauh ini laki yang deket ama elo itu cuma gue. Atau jangan – jangan lo suka lagi sama gue?" tanya Dewa yang semakin tidak masuk akal.

"Gini ya, sebelum makin jauh gue tegasin sama lo, gue itu naksirnya sama Lulu. Luna Amerta Bahagia, adik lo yang manisnya melebihi gula itu."

Cilla hanya mendengus sebal mendengar ocehan sahabatnya itu tanpa memberi komentar apapun. Dewa hanya cengar-cengir melihat ekspresi Cilla. Lucu sekali memang melihat kondisi Cilla saat ini dan Dewa suka mengejek Cilla.

Setelah briefing pagi selesai, Dewa dan Cilla meninggalkan kantor untuk bertemu dengan client mereka.

"Selamat pagi, dengan Pak Adrian," sapa Dewa pada client yang ternyata sudah lebih dahulu hadir di tempat meeting.

"Selamat pagi, iya saya Adrian. Kalian telat 5 menit ya dari janji temu kita," jawab sang client setelah melihat jam di pergelangan tangan kirinya.

"Buset deh ini orang yak, 5 menit doang mukanya udah kayak gitu. Hmm, namaste. Tenang Cilla, tenang," batin Cilla.

"Maaf Pak Adrian, tadi kami ada sedikit masalah di kantor," jawab Dewa dengan tenang.

"5 menit itu bisa ngasilin uang buat saya!"

"Iya, mohon maaf sekali lagi ya, Pak Adrian. Bisa kita mulai meetingnya sekarang?"

Belum sempat meeting itu dimulai, tiba-tiba ponsel Pak Adrian berdering.

"Sebentar saya terima telpon dulu," ucap Pak Adrian sambil berlalu meninggalkan Dewa dan Cilla.

"Eh sumpah ya, Wa. Demi apapun gue males urusan sama orang model begini. Duh amit-amit, Ya Tuhan," bisik Cilla pada Dewa.

"Hus! Jangan ngomong gitu lo. Kita butuh banget ini kerjasama sama perusahaan segede gaban punya doi."

"Ya Allah, semoga aku diberi kesabaran seluas lautan buat ngadepin manusia itu."

"Ya Allah, semoga Cilla ntar jodohnya kayak Adrian gitu."

"Sumpah lo resek, Wa. Amit-amit 7 turunan." Cilla beberapa kali mengetuk meja dan menjitak kepalanya sendiri.

Rupanya benar berita yang muncul diluar sana mengenai Adrian. CEO dari PT. Mega Media Mandala itu memang sangat perfeksionis dalam menjalankan bisnisnya. Dewa dan Cilla sempat terkejut dengan banyaknya permintaan yang Adrian ajukan demi bisa menerima tawaran yang Dewa dan Cilla berikan.

Meski di awali dengan ketidaknyamanan akhirnya meeting itu selesai dengan kesepakatan kerjasama antara PT. Media Dewa Amerta dengan PT. Mega Media Mandala.

"Ide lo agak buruk, Wa." Saat ini Dewa dan Cilla sedang dalam perjalanan menuju kantor.

"Udahlah. Kita butuh, Cuy."

"Ini baru awal. Gue nggak tahu bisa bertahan sampai akhir atau enggak ini."

"Bisa yok bisa. Pasti bisalah, Cil." Cilla hanya menutup wajahnya dengan kedua telapak tangannya. Kemudian membuka kembali dan menghirup udara sebanyak mungkin untuk mengurangi beban pikirannya.

"Eh, Adrian itu manusia. Bisalah diajak ngomong."

"Ya udah lo aja yang ngomong ama dia terus ya. Gue bagian acc aja, nego elo."

"Siap, Ibu Pricillia Amerta Bahagia yang terhormat."

Lanjutkan Membaca

Buku lain oleh Noveris22

Selebihnya

Buku serupa

Gairah Liar Ayah Mertua

Gairah Liar Ayah Mertua

Gemoy

Aku melihat di selangkangan ayah mertuaku ada yang mulai bergerak dan mengeras. Ayahku sedang mengenakan sarung saat itu. Maka sangat mudah sekali untuk terlihat jelas. Sepertinya ayahku sedang ngaceng. Entah kenapa tiba-tiba aku jadi deg-degan. Aku juga bingung apa yang harus aku lakukan. Untuk menenangkan perasaanku, maka aku mengambil air yang ada di meja. Kulihat ayah tiba-tiba langsung menaruh piringnya. Dia sadar kalo aku tahu apa yang terjadi di selangkangannya. Secara mengejutkan, sesuatu yang tak pernah aku bayangkan terjadi. Ayah langsung bangkit dan memilih duduk di pinggiran kasur. Tangannya juga tiba-tiba meraih tanganku dan membawa ke selangkangannya. Aku benar-benar tidak percaya ayah senekat dan seberani ini. Dia memberi isyarat padaku untuk menggenggam sesuatu yang ada di selangkangannya. Mungkin karena kaget atau aku juga menyimpan hasrat seksual pada ayah, tidak ada penolakan dariku terhadap kelakuan ayahku itu. Aku hanya diam saja sambil menuruti kemauan ayah. Kini aku bisa merasakan bagaimana sesungguhnya ukuran tongkol ayah. Ternyata ukurannya memang seperti yang aku bayangkan. Jauh berbeda dengan milik suamiku. tongkol ayah benar-benar berukuran besar. Baru kali ini aku memegang tongkol sebesar itu. Mungkin ukurannya seperti orang-orang bule. Mungkin karena tak ada penolakan dariku, ayah semakin memberanikan diri. Ia menyingkap sarungnya dan menyuruhku masuk ke dalam sarung itu. Astaga. Ayah semakin berani saja. Kini aku menyentuh langsung tongkol yang sering ada di fantasiku itu. Ukurannya benar-benar membuatku makin bergairah. Aku hanya melihat ke arah ayah dengan pandangan bertanya-tanya: kenapa ayah melakukan ini padaku?

Ratu Tak Terbelenggu: Jangan Pernah Katakan Tidak

Ratu Tak Terbelenggu: Jangan Pernah Katakan Tidak

Tricia Truss

Hanya butuh satu detik bagi dunia seseorang untuk runtuh. Inilah yang terjadi dalam kasus Hannah. Selama empat tahun, dia memberikan segalanya pada suaminya, tetapi suatu hari, pria itu berkata tanpa emosi ,"Ayo kita bercerai." Hannah menyadari bahwa semua usahanya di tahun-tahun sebelumnya sia-sia. Suaminya tidak pernah benar-benar peduli padanya. Saat dia masih memproses kata-kata mengejutkan itu, suara pria yang acuh tak acuh itu datang. "Berhentilah bersikap terkejut. Aku tidak pernah bilang aku mencintaimu. Hatiku selalu menjadi milik Eliana. Aku hanya menikahimu untuk menyingkirkan orang tuaku. Bodoh bagimu untuk berpikir sebaliknya." Hati Hannah hancur berkeping-keping saat dia menandatangani surat cerai, menandai berakhirnya masanya sebagai istri yang setia. Wanita kuat dalam dirinya segera muncul keluar. Pada saat itu, dia bersumpah untuk tidak pernah bergantung pada belas kasihan seorang pria. Auranya luar biasa saat dia memulai perjalanan untuk menemukan dirinya sendiri dan mengatur takdirnya sendiri. Pada saat dia kembali, dia telah mengalami begitu banyak pertumbuhan dan sekarang benar-benar berbeda dari istri penurut yang pernah dikenal semua orang. "Apa yang kamu lakukan di sini, Hannah? Apakah ini trik terbarumu untuk menarik perhatianku?" Suami Hannah yang selalu sombong bertanya. Sebelum dia bisa membalas, seorang CEO yang mendominasi muncul entah dari mana dan menariknya ke pelukannya. Dia tersenyum padanya dan berkata dengan berani pada mantan suaminya, "Hanya sedikit perhatian, Tuan. Ini istriku tercinta. Menjauhlah!" Mantan suami Hannah tidak bisa memercayai telinganya. Dia pikir tidak ada pria yang akan menikahi mantan istrinya, tetapi wanita itu membuktikan bahwa dia salah. Dia kira wanita itu sama sekali tidak berarti. Sedikit yang dia tahu bahwa wanita itu meremehkan dirinya sendiri dan masih banyak lagi yang akan datang ....

Bab
Baca Sekarang
Unduh Buku
Thankyou My Angel Thankyou My Angel Noveris22 Romantis
“Pricillia Amerta Bahagia atau yang biasa di panggil Cilla. Perempuan berusia 25 tahun dengan sejuta keberuntungan. Hidup bahagia dengan keluarga sempurna, kaya raya dan memimpin sebuah perusahaan yang dia bangun bersama sahabatnya. Tetapi urusan percintaan dia harus kalah dengan yang namanya perjodohan. Takdir mempertemukan dia dengan seorang pria tampan bernama Adrian Askara Biru, seorang CEO tampan berusia 29 tahun. Putra satu-satunya salah satu konglomerat Indonesia Awalnnya Cilla menolak perjodohan itu tetapi pada akhirnya ia menerimanya. Cilla merasakan bahagia yang selama ini tak ia dapatkan saat bersama Adrian. Juga kenyataan bahwa Cilla dan Adrian pernah dipertemukan di masa lalu membuat mereka semakin mencintai satu sama lain. Namun sebelum pernikahan itu terlaksana, cobaan menerpa mereka secara bertubi-tubi. Cilla tak pernah menyangka bahwa ia harus bersaing dengan perempuan dari masa lalu Adrian. Bahkan sampai membuat ia memutuskan untuk tak melanjutkan perjodohan itu hingga ia harus menerima perlakuan tidak menyenangkan dari koleganya yang membuat Cilla kembali menerima Adrian. Tak sampai disitu saja, Cilla harus menyaksikan bagaimana perjuangan seorang Adrian untuk melewati percobaan pembunuhan. Bersumber dari harta warisan ayah angkatnya dan juga kasih sayang yang dinilai melampaui batas. Pada akhirnya, mampukah Cilla dan Adrian bertemu dalam sebuah janji suci pernikahan?”
1

Bab 1 Penawaran

20/08/2025

2

Bab 2 Hari Itu

21/08/2025

3

Bab 3 Terpesona

21/08/2025

4

Bab 4 Kesepakatan

21/08/2025

5

Bab 5 Kado Ulang Tahun

21/08/2025

6

Bab 6 Wanita Hamil

21/08/2025

7

Bab 7 Patah Hati

21/08/2025

8

Bab 8 Kecelakaan

21/08/2025

9

Bab 9 Rindu

23/08/2025

10

Bab 10 Merebut

23/08/2025

11

Bab 11 Penjelasan

25/08/2025

12

Bab 12 Penjelasan 2

25/08/2025

13

Bab 13 Membujuk

25/08/2025

14

Bab 14 Pelecehan

25/08/2025

15

Bab 15 Pernikahan Impian

25/08/2025

16

Bab 16 Diculik

25/08/2025

17

Bab 17 Bertemu

25/08/2025

18

Bab 18 Madam

25/08/2025

19

Bab 19 Usaha

25/08/2025

20

Bab 20 Kehilangan

25/08/2025

21

Bab 21 Takdir Tuhan

04/09/2025

22

Bab 22 Mas Adrian

05/09/2025

23

Bab 23 Ungkapan Rahasia

06/09/2025

24

Bab 24 Mami Mira

07/09/2025

25

Bab 25 Dewa dan Lulu

08/09/2025

26

Bab 26 Menikah

09/09/2025

27

Bab 27 Malam Milikmu

10/09/2025

28

Bab 28 Post Wedding

11/09/2025

29

Bab 29 Balasan Cilla

12/09/2025

30

Bab 30 Hari Yang Sempurna

13/09/2025