10 Miliar Menjadi Pelakor

10 Miliar Menjadi Pelakor

Lisa Dwi Safitri

5.0
Komentar
294
Penayangan
30
Bab

Agar sang ayah bisa menjalani operasi gagal ginjalnya, Calla terpaksa mengorbankan harga diri dan martabatnya. Malam itu, ia melangkah masuk ke klub malam dengan hati yang penuh kegelisahan, siap melakukan apa pun demi menyelamatkan satu-satunya keluarga yang ia miliki. Namun tak disangka, di tempat itu, ia bertemu dengan Lucian Donovan-pria dengan sorot mata tajam yang menawarkan kesepakatan yang sulit ditolak. Jika Calla bersedia menjadi orang ketiga dalam pernikahan Caspian Hawthorne dan istrinya, maka ia akan diberikan 2 miliar rupiah. Dan jika Calla berhasil menghancurkan rumah tangga mereka sepenuhnya, bonus sebesar 10 miliar menantinya. Jumlah yang fantastis bagi seorang mahasiswi tingkat akhir yang putus asa. Namun, yang membuatnya lebih terkejut bukanlah tawaran itu, melainkan fakta bahwa Caspian adalah pria culun yang dulu sangat menyukainya di masa SMP-seseorang yang dulu ia abaikan tanpa pernah berpikir dua kali. Kini, pria itu telah berubah. Tak lagi lemah, tak lagi pemalu. Caspian yang dulu ia kenal telah menjadi pria yang dingin, kaya, dan penuh kuasa. Dan kini, ia berdiri di antara Calla dan ambisinya untuk bertahan hidup.

10 Miliar Menjadi Pelakor Bab 1 Ayahnya membutuhkan operasi ginjal

Calla berjalan terburu-buru melewati pintu klub malam yang gemerlap, berusaha menutupi kegelisahannya dengan senyuman palsu. Udara malam itu terasa berat, dan suara musik yang menggelegar dari dalam hanya memperburuk perasaan kacau dalam dirinya. Namun, apa lagi yang bisa ia lakukan?

Ayahnya membutuhkan operasi ginjal, dan biaya yang diperlukan jauh melebihi apa yang bisa ia kumpulkan dengan bekerja paruh waktu di kafe. Semua yang ia miliki saat ini hanyalah hatinya yang rapuh dan harga dirinya yang sudah hampir habis terjual.

"Semoga ini adalah jalan keluar," bisiknya pada diri sendiri.

Di dalam klub, cahaya lampu neon berwarna merah dan biru mengubah ruangan menjadi dunia lain yang penuh dengan ketegangan dan kecemasan. Penuh sesak dengan tubuh yang bergoyang mengikuti irama musik, banyak orang di sini tampaknya tidak punya masalah dengan uang, namun Calla merasa semakin tenggelam dalam lautan orang asing.

Langkahnya berhenti ketika matanya menangkap sosok seorang pria yang berdiri di sudut bar. Wajahnya tajam, dengan ekspresi yang mengisyaratkan bahwa ia tidak datang ke sini hanya untuk bersenang-senang. Pria itu menatap Calla dengan tatapan yang membuatnya merinding, seolah-olah dia sudah mengetahui apa yang ada di balik matanya-kekhawatiran, keputusasaan, dan kebingungannya.

Lucian Donovan, nama yang langsung dikenalnya. Tidak ada yang tahu pasti dari mana pria ini berasal, tetapi semua orang tahu siapa dia-seorang pengusaha muda yang memiliki koneksi kuat dan kekayaan melimpah. Namun yang paling mengganggu adalah kenyataan bahwa dia sering berurusan dengan hal-hal yang tidak jelas, dan obrolan tentang dirinya lebih sering datang dari rumor gelap yang sulit dipercaya.

"Calla," suara Lucian memecah kebisuan, menyorotnya dengan tatapan yang hampir menusuk. "Saya rasa kita perlu bicara."

Calla tersentak, namun ia tetap berusaha menjaga ketenangannya. "Apa yang Anda inginkan dari saya?"

Lucian tertawa pelan, nada suaranya seolah mengandung rencana yang sangat terencana. "Saya ingin membuat kesepakatan. Sebuah tawaran yang menguntungkan kita berdua."

"Tawaran?" tanya Calla dengan cemas, meskipun ia sudah tahu jawabannya. Ia bisa merasakan perasaan tak nyaman merayap di sepanjang tulang punggungnya. "Saya tidak tertarik dengan tawaran apapun."

Lucian menyeringai, pandangannya penuh teka-teki. "Saya rasa Anda tidak bisa menolaknya. Anda membutuhkan uang, bukan? Banyak uang."

Calla merasa darahnya berdesir mendengar kata-kata itu. "Apa maksud Anda?"

Dengan ketenangan yang luar biasa, Lucian melangkah lebih dekat, berbisik di telinga Calla, "Saya akan memberi Anda dua miliar jika Anda bersedia menjadi orang ketiga dalam pernikahan Caspian Hawthorne dan istrinya. Kalau Anda berhasil merusak rumah tangga mereka, saya akan memberi Anda bonus sepuluh miliar."

Kata-kata itu terasa seperti petir yang menyambar. Calla menatapnya sejenak, mencoba mencerna semua yang baru saja didengarnya. "Anda... Anda tidak serius?" suaranya bergetar.

Lucian mengangkat alis, tetap tenang. "Serius. Saya tahu Anda butuh uang. Tapi saya juga tahu Anda lebih pintar dari itu. Anda akan melakukan apa pun untuk menyelamatkan ayah Anda, bukan?"

Mata Calla membulat, dan untuk sesaat, dia merasa dunia ini semakin sempit. Dia tidak tahu harus berkata apa, atau bahkan bagaimana merespons. Namun, di dalam hatinya, suara kecil itu sudah mulai memberi tahu bahwa tawaran itu mungkin satu-satunya cara untuk mewujudkan harapannya.

Namun, yang membuatnya semakin bingung adalah nama yang tadi disebutkan. Caspian Hawthorne.

Dia ingat pria itu, seorang remaja culun yang dulu selalu terabaikan di sekolah. Tidak ada yang mengira bahwa dia akan berubah menjadi sosok pria yang begitu berkuasa dan kaya seperti sekarang. Calla bahkan tidak pernah menganggapnya serius di masa lalu. Tapi saat ini, ia merasa bahwa dunia yang ia kenal dulu telah bergeser-menjadi sebuah permainan yang jauh lebih rumit.

"Kenapa saya?" tanya Calla, meskipun dia tahu jawabannya.

"Karena Anda adalah satu-satunya orang yang bisa mengakses kehidupan mereka dengan cara yang tidak bisa dilakukan orang lain," jawab Lucian, suaranya rendah namun penuh dengan keyakinan. "Dan saya tahu Anda tidak akan menolak. Anda hanya perlu memilih antara mempertahankan harga diri Anda atau menyelamatkan ayah Anda."

Calla memejamkan mata, berjuang melawan perasaan yang begitu kacau. "Dan apa yang Anda dapatkan dari semua ini?"

Lucian memandangi Calla dengan tatapan penuh makna. "Saya mendapatkan apa yang saya inginkan-membuat Caspian Hawthorne merasakan rasa sakit yang selama ini dia lupakan. Tapi tentu saja, semuanya ada harga yang harus dibayar."

Ada keheningan yang panjang antara mereka. Calla tahu bahwa ini bukan hanya sekadar tawaran biasa. Ini adalah permainan yang lebih besar dari apa yang ia bayangkan. Namun, dia tahu satu hal-dengan ayahnya yang terbaring lemah, tak ada pilihan lain.

"Saya setuju," katanya akhirnya, meskipun hatinya terasa hancur.

Lucian tersenyum, tatapannya penuh kemenangan. "Bagus. Mari kita mulai."

Namun, sebelum Calla bisa sepenuhnya memproses keputusan yang baru saja diambilnya, suara seorang pria yang dikenal dari masa lalu menggetarkan dunia yang sudah cukup bergejolak dalam dirinya.

"Calla?"

Calla menoleh, dan hatinya hampir berhenti berdetak. Di sana, berdiri seorang pria dengan mata yang tajam, tubuh tegap, dan aura yang mengancam. Caspian Hawthorne-pria yang dulu ia anggap biasa, kini berdiri di depannya dengan semua kekuatan yang dimilikinya.

Dan untuk pertama kalinya, Calla merasakan ketakutan yang mendalam.

Lanjutkan Membaca

Buku lain oleh Lisa Dwi Safitri

Selebihnya

Buku serupa

My Doctor genius Wife

My Doctor genius Wife

Amoorra

Setelah menghabiskan malam dengan orang asing, Bella hamil. Dia tidak tahu siapa ayah dari anak itu hingga akhirnya dia melahirkan bayi dalam keadaan meninggal Di bawah intrik ibu dan saudara perempuannya, Bella dikirim ke rumah sakit jiwa. Lima tahun kemudian, adik perempuannya akan menikah dengan Tuan Muda dari keluarga terkenal dikota itu. Rumor yang beredar Pada hari dia lahir, dokter mendiagnosisnya bahwa dia tidak akan hidup lebih dari dua puluh tahun. Ibunya tidak tahan melihat Adiknya menikah dengan orang seperti itu dan memikirkan Bella, yang masih dikurung di rumah sakit jiwa. Dalam semalam, Bella dibawa keluar dari rumah sakit untuk menggantikan Shella dalam pernikahannya. Saat itu, skema melawannya hanya berhasil karena kombinasi faktor yang aneh, menyebabkan dia menderita. Dia akan kembali pada mereka semua! Semua orang mengira bahwa tindakannya berasal dari mentalitas pecundang dan penyakit mental yang dia derita, tetapi sedikit yang mereka tahu bahwa pernikahan ini akan menjadi pijakan yang kuat untuknya seperti Mars yang menabrak Bumi! Memanfaatkan keterampilannya yang brilian dalam bidang seni pengobatan, Bella Setiap orang yang menghinanya memakan kata-kata mereka sendiri. Dalam sekejap mata, identitasnya mengejutkan dunia saat masing-masing dari mereka terungkap. Ternyata dia cukup berharga untuk menyaingi suatu negara! "Jangan Berharap aku akan menceraikanmu" Axelthon merobek surat perjanjian yang diberikan Bella malam itu. "Tenang Suamiku, Aku masih menyimpan Salinan nya" Diterbitkan di platform lain juga dengan judul berbeda.

Gairah Liar Ayah Mertua

Gairah Liar Ayah Mertua

Gemoy

Aku melihat di selangkangan ayah mertuaku ada yang mulai bergerak dan mengeras. Ayahku sedang mengenakan sarung saat itu. Maka sangat mudah sekali untuk terlihat jelas. Sepertinya ayahku sedang ngaceng. Entah kenapa tiba-tiba aku jadi deg-degan. Aku juga bingung apa yang harus aku lakukan. Untuk menenangkan perasaanku, maka aku mengambil air yang ada di meja. Kulihat ayah tiba-tiba langsung menaruh piringnya. Dia sadar kalo aku tahu apa yang terjadi di selangkangannya. Secara mengejutkan, sesuatu yang tak pernah aku bayangkan terjadi. Ayah langsung bangkit dan memilih duduk di pinggiran kasur. Tangannya juga tiba-tiba meraih tanganku dan membawa ke selangkangannya. Aku benar-benar tidak percaya ayah senekat dan seberani ini. Dia memberi isyarat padaku untuk menggenggam sesuatu yang ada di selangkangannya. Mungkin karena kaget atau aku juga menyimpan hasrat seksual pada ayah, tidak ada penolakan dariku terhadap kelakuan ayahku itu. Aku hanya diam saja sambil menuruti kemauan ayah. Kini aku bisa merasakan bagaimana sesungguhnya ukuran tongkol ayah. Ternyata ukurannya memang seperti yang aku bayangkan. Jauh berbeda dengan milik suamiku. tongkol ayah benar-benar berukuran besar. Baru kali ini aku memegang tongkol sebesar itu. Mungkin ukurannya seperti orang-orang bule. Mungkin karena tak ada penolakan dariku, ayah semakin memberanikan diri. Ia menyingkap sarungnya dan menyuruhku masuk ke dalam sarung itu. Astaga. Ayah semakin berani saja. Kini aku menyentuh langsung tongkol yang sering ada di fantasiku itu. Ukurannya benar-benar membuatku makin bergairah. Aku hanya melihat ke arah ayah dengan pandangan bertanya-tanya: kenapa ayah melakukan ini padaku?

Bab
Baca Sekarang
Unduh Buku
10 Miliar Menjadi Pelakor 10 Miliar Menjadi Pelakor Lisa Dwi Safitri Romantis
“Agar sang ayah bisa menjalani operasi gagal ginjalnya, Calla terpaksa mengorbankan harga diri dan martabatnya. Malam itu, ia melangkah masuk ke klub malam dengan hati yang penuh kegelisahan, siap melakukan apa pun demi menyelamatkan satu-satunya keluarga yang ia miliki. Namun tak disangka, di tempat itu, ia bertemu dengan Lucian Donovan-pria dengan sorot mata tajam yang menawarkan kesepakatan yang sulit ditolak. Jika Calla bersedia menjadi orang ketiga dalam pernikahan Caspian Hawthorne dan istrinya, maka ia akan diberikan 2 miliar rupiah. Dan jika Calla berhasil menghancurkan rumah tangga mereka sepenuhnya, bonus sebesar 10 miliar menantinya. Jumlah yang fantastis bagi seorang mahasiswi tingkat akhir yang putus asa. Namun, yang membuatnya lebih terkejut bukanlah tawaran itu, melainkan fakta bahwa Caspian adalah pria culun yang dulu sangat menyukainya di masa SMP-seseorang yang dulu ia abaikan tanpa pernah berpikir dua kali. Kini, pria itu telah berubah. Tak lagi lemah, tak lagi pemalu. Caspian yang dulu ia kenal telah menjadi pria yang dingin, kaya, dan penuh kuasa. Dan kini, ia berdiri di antara Calla dan ambisinya untuk bertahan hidup.”
1

Bab 1 Ayahnya membutuhkan operasi ginjal

04/04/2025

2

Bab 2 selalu dijauhi

04/04/2025

3

Bab 3 selalu mengawasi

04/04/2025

4

Bab 4 tidak mengatakan banyak

04/04/2025

5

Bab 5 semakin sulit untuk keluar

04/04/2025

6

Bab 6 bayangannya

04/04/2025

7

Bab 7 terngiang dalam benaknya

04/04/2025

8

Bab 8 mengerikan

04/04/2025

9

Bab 9 menyelamatkan ayahnya

04/04/2025

10

Bab 10 semakin padat

04/04/2025

11

Bab 11 impian sederhana

04/04/2025

12

Bab 12 mencerminkan perasaan

04/04/2025

13

Bab 13 bahkan dirinya sendiri

04/04/2025

14

Bab 14 berusaha berfokus

04/04/2025

15

Bab 15 hanya sebuah pion

04/04/2025

16

Bab 16 telah hilang

04/04/2025

17

Bab 17 lebih membebani

04/04/2025

18

Bab 18 Kau akan memilih

04/04/2025

19

Bab 19 Pilihannya semakin terbatas

04/04/2025

20

Bab 20 kopi yang sudah dingin

04/04/2025

21

Bab 21 seakan menempel di dalam hatinya

04/04/2025

22

Bab 22 baru saja ia ketik

04/04/2025

23

Bab 23 Sementara

04/04/2025

24

Bab 24 Di seberangnya

04/04/2025

25

Bab 25 Keduanya semakin terpojok

04/04/2025

26

Bab 26 Dua malam

04/04/2025

27

Bab 27 lebih mematikan

04/04/2025

28

Bab 28 Menunggu

04/04/2025

29

Bab 29 tidak ada jalan

04/04/2025

30

Bab 30 semakin meningkat

04/04/2025