Possessive Senior

Possessive Senior

tataselvia215

4.4
Komentar
84.9K
Penayangan
40
Bab

Alena Mikael Greyson (18) Tahun, baru saja memasuki perguruan Tinggi di kotanya. Awalnya baik-baik saja, sampai ia bertemu dengan kakak Tingkatnya dan Membuat kehidupan Alena tidak tenang lagi. Daren Cleo Romanov (20) Tahun, Tampan, Kaya, Dingin dan Arogant. Kehidupannya sangat monoton, Makan, balapan, tidur, club malam. Itu lah yang selalu Daren lakukan, Namun kebiasaannya itu sirna seketika, setelah ia bertemu dengan seorang gadis yang memiliki bola mata berwarna hitam pekat. Pertemuan itu membuat Daren memiliki obsesi kepada gadis tersebut. ***** "Kamu Milik ku sayang!." Bisik Daren

Possessive Senior Bab 1 Chapter. 01

Daren & Alena

******

Seorang gadis tampak begitu ceria ketika ia melihat pantulan dirinya di depan cermin. dia terus tersenyum dan sesekali bersenandung dengan merdu sampai sebuah panggilan telepon membuyarkan kegiatannya.

"Ya ..." jawab nya sambil duduk di sofa yang berada di kamarnya tersebut.

"Gue udah di depan." Kata orang di seberang telepon.

"Oke... Tunggu sebentar." Lalu panggilan telepon berakhir.

Alena Mikael Greyson atau yang biasa di panggil Ale, Dia tampak cantik mengenakan pakaian berwarna putih yang nampak serasi dengan kulit putih pucat nya. bola mata nya yang berwarna hitam Pekat yang memancarkan kesan lucu ketika menatap sesuatu, jangan lupakan pipinya yang selalu memerah seperti anak-anak dan membuatnya gemas. tentu dengan hal itu ia memiliki daya pikat tersendiri bagi siapapun yang melihatnya.

Ale tampak bahagia karena mulai hari ini statusnya menjadi baru, yaitu mahasiswi.

"Kenapa lama sih!." Kata temannya yang sudah lumayan lama menunggunya.

"Maaf Sarah ..." Ucapnya dengan menyengir

"Ya udah ..., yuk keburu telat nanti." Kata Sarah dan setelah itu Ale memasuki mobil milik sarah.

"Bukan nya Gue udah bilang, jangan terlalu berhias Ale. Loe tidak tahu seberapa banyak senior hidung belang di kampus. mereka sangat buruk." Ucap Sarah sambil menyetir mobil.

"Iya ...." Ale dengan cepat menghapus lipstiknya yang berwarna nude dan membiarkan bibirnya berwarna pink secara alami. rambutnya ia gerai dengan di hiasi pita kecil di sana. setelah itu Ale memakaikan name tag di dada.

"Bagaimana?" Tanya Ale memastikan penampilannya.

"Itu lebih bagus, yang tadi seperti badut." Tanggapan Sarah membuat Ale mengerucutkan bibirnya lucu, sedangkan Sarah hanya tersenyum.

Mobil mereka memasuki parkiran kampus, sudah banyak anak baru di lapangan, yang akan mengikuti ospek nantinya. Ale belum keluar dari mobil rasanya ia sangat gugup, apa lagi ini hari pertama nya.

Namun kegugupannya hilang ketika Sarah mengenggam tangannya, guna memberi ia semangat, dan itu berhasil.

"Siap menjadi mahasiswi baru, Little girl?! Seru Sarah guna mencairkan suasan tegang di antara mereka.

"Siap!" Ale menyambut dengan semangat dan wajah berseri, mereka keluar dari mobil bersama-sama. sebelum melangkah Ale menarik napas nya panjang lalu menghembusnya secara perlahan.

Mereka berjalan beriringan menuju lapangan yang sudah di penuhi mahasiswi baru. ada beberapa dari mereka sedang duduk di kantin, karena jam ospek di mulai pukul 7 pagi.

Di panggung kecil terdapat tulisan yang cukup besar dan membuat Ale yang membacanya tersenyum.

(SELAMAT DATANG MAHASISWA BARU UNIVERSITAS INTERNASIONAL ROMANOV)

****

Ale baru saja keluar dari toilet, sekarang ini mereka sedang istirahan dan nanti kegiatan terakhir mereka yaitu mengumpulkan tanda tangan kakak tingkat (panitia), dari ketua, wakil, sekertaris dan lainnya.

Jika mereka bisa mendapatkannya dengan cepat maka mereka akan bisa pulang. Karena Masa ospek di universitas ini hanya satu hari saja. jadi tidak perlu repot lagi menyiapkan perlengkapan ospek. esoknya mereka akan melihat jadwal kuliah mereka masing-masing.

"Oke, ini hari terakhir kita. jadi sekarang kalian harus mengumpulkan tanda tangan para panitia!." Seru kakak kelas yang bernama tag Angel.

"Kalian bisa bubar sekarang, ingat jam tiga sore sudah di sini!." Lanjutnya lagi.

Ale melihat jam tangannya, sekarang pukul dua lewat dua puluh menit, jadi mereka akan memiliki waktu sekitar empat puluh menitan.

"Ale, ayo buruan." Panggil Sarah sambil menarik tangan Ale menuju lantai dua gedung tersebut.

"Terlebih dahulu kita akan mencari ketua panitianya,tadi namanya siapa ya?" Tanya Sarah

"Kalau gak salah, Daren Cleo Romanov." Ucap Ale.

"Pasti yang ini ganteng." Ucap Sarah sambil tersenyum sedangkan Ale hanya memutar bola matanya saja. Sarah ini tidak bisa diam, jika menyangkut masalah pria-pria ganteng.

"Ya elah loe, ganteng aja yang di pikirin." Ucap Ale.

"Itu penting banget Ale, Loe harus coba deh gimana rasanya pacaran."

"Udah ah, jangan bahas itu dulu. kita harus cepat cari kakak panitianya." Kata Ale mengalihkan obrolan mereka. ia sangat tidak suka jika Sarah akan membahas tentang pacaran.

Mereka berjalan ke arah satu ruangan, yang dimana ruangan tersebut jurusan Bisnis. Ale dan sarah mengetuk pintu dengan pelan.

Tok! Tok!

Mereka masuk setelah mendapatkan Izin dari orang-orang yang berada di kelas tersebut.

"Maaf menganggu, kami ingin mencari Kak Daren untuk meminta tanda tangan." Kata Ale dengan gugup. di kelas tersebut semuanya adalah laki-laki yang sangat tampan. jangan di tanya bagaimana reaksi Sarah ketika melihat pria-pria tersebut. Air liurnya pun hampir menetes, untung Ale dengan cepat menyikut lengan nya.

"Berani bayar berapa, kalau Loe berdua mendapatkan tanda tangan gue?" Tanya seorang pria tampan, yang baru saja turun dari atas meja.

Ale menyeritkan keningnya, jadi ini yang namanya Daren Cleo Romanov. tampan sih, tapi sifatnya sombong dan Arogant. lihat saja memberi tanda tangan pun dia harus minta bayaran.

"Kak kami hanya minta tanda tangan, buka minta password wifi." Ucap Ale jengkel.

"Ya sudah, kalau kalian tidak mau." Kata nya sambil berbalik untuk duduk kembali ke atas meja.

"Ale, jangan memperumit keadaan, bayar aja mungkin gak mahal." Bisik Sarah. setelah Ale berpikir akhirnya ia mengangguk, karena sebenarnya ia sangat tidak ingin berurusan dengan pria macam Daren ini.

"Baiklah, gimana kalau Gue bayar Loe makan di kantin." Tawar Ale, tentu tawaran tersebut mendapatkan tawa dari beberapa teman Daren.

"Loe pikir, kita gak mampu beli gitu?." Ucap salah satu dari mereka.

"Ah gini aja, gimana kalau Loe berdua temenin kita ke club malam saja?, kalau gak mau ya sudah." Lanjut pria tersebut.

"Oke!." Bukan Ale yang menjawab melainkan Sarah. rasanya Ale ingin sekali menggundul rambut sarah, dengan seenaknya gadis itu menyetujui nya.

Setelah itu, Daren memberikan tanda tangannya, kepada Sarah dan Ale. saat memberikan kertas milik Ale, dengan sengaja Daren menyentuh tangan Ale.

Ternyata mereka semua adalah ketua,wakil, dan sekertaris dari panitia Ospek ini, untungnya mereka tidak perlu susah payah untuk mencari lagi.

"Eh loe! kasih nomor telepon lo ke Gue." Panggil pria teman Daren kepada Sarah. dengan enggan Sarah memberikan nomor nya.

Setelah itu Ale dan Sarah keluar dari kelas tersebut. dengan rasa senang plus rasa jengkel dengan kelakuan brandalan kampus yang sayang nya tampan semua.

Sedangkan Daren dan teman-temannya hanya tertawa melihat tingkah kedua gadis yang baru saja mereka temui.

"Gue yakin mereka berdua belum pernah merasakan yang namanya sex."Salah satu dari kawanan Daren membuka suara setelah beberapa saat terdiam.

Daren hanya terdiam sambil menyeringai akhirnya dia mendapatkan wanita yang selama ini dia cari.

.....

Lanjutkan Membaca

Buku lain oleh tataselvia215

Selebihnya

Buku serupa

Membalas Penkhianatan Istriku

Membalas Penkhianatan Istriku

Juliana
5.0

"Ada apa?" tanya Thalib. "Sepertinya suamiku tahu kita selingkuh," jawab Jannah yang saat itu sudah berada di guyuran shower. "Ya bagus dong." "Bagus bagaimana? Dia tahu kita selingkuh!" "Artinya dia sudah tidak mempedulikanmu. Kalau dia tahu kita selingkuh, kenapa dia tidak memperjuangkanmu? Kenapa dia diam saja seolah-olah membiarkan istri yang dicintainya ini dimiliki oleh orang lain?" Jannah memijat kepalanya. Thalib pun mendekati perempuan itu, lalu menaikkan dagunya. Mereka berciuman di bawah guyuran shower. "Mas, kita harus mikirin masalah ini," ucap Jannah. "Tak usah khawatir. Apa yang kau inginkan selama ini akan aku beri. Apapun. Kau tak perlu memikirkan suamimu yang tidak berguna itu," kata Thalib sambil kembali memagut Jannah. Tangan kasarnya kembali meremas payudara Jannah dengan lembut. Jannah pun akhirnya terbuai birahi saat bibir Thalib mulai mengecupi leher. "Ohhh... jangan Mas ustadz...ahh...!" desah Jannah lirih. Terlambat, kaki Jannah telah dinaikkan, lalu batang besar berurat mulai menyeruak masuk lagi ke dalam liang surgawinya. Jannah tersentak lalu memeluk leher ustadz tersebut. Mereka pun berciuman sambil bergoyang di bawah guyuran shower. Sekali lagi desirah nafsu terlarang pun direngkuh dua insan ini lagi. Jannah sudah hilang pikiran, dia tak tahu lagi harus bagaimana dengan keadaan ini. Memang ada benarnya apa yang dikatakan ustadz Thalib. Kalau memang Arief mencintainya setidaknya akan memperjuangkan dirinya, bukan malah membiarkan. Arief sudah tidak mencintainya lagi. Kedua insan lain jenis ini kembali merengkuh letupan-letupan birahi, berpacu untuk bisa merengkuh tetesan-tetesan kenikmatan. Thalib memeluk erat istri orang ini dengan pinggulnya yang terus menusuk dengan kecepatan tinggi. Sungguh tidak ada yang bisa lebih memabukkan selain tubuh Jannah. Tubuh perempuan yang sudah dia idam-idamkan semenjak kuliah dulu.

Terjebak Gairah Terlarang

Terjebak Gairah Terlarang

kodav
5.0

WARNING 21+‼️ (Mengandung adegan dewasa) Di balik seragam sekolah menengah dan hobinya bermain basket, Julian menyimpan gejolak hasrat yang tak terduga. Ketertarikannya pada Tante Namira, pemilik rental PlayStation yang menjadi tempat pelariannya, bukan lagi sekadar kekaguman. Aura menggoda Tante Namira, dengan lekuk tubuh yang menantang dan tatapan yang menyimpan misteri, selalu berhasil membuat jantung Julian berdebar kencang. Sebuah siang yang sepi di rental PS menjadi titik balik. Permintaan sederhana dari Tante Namira untuk memijat punggung yang pegal membuka gerbang menuju dunia yang selama ini hanya berani dibayangkannya. Sentuhan pertama yang canggung, desahan pelan yang menggelitik, dan aroma tubuh Tante Namira yang memabukkan, semuanya berpadu menjadi ledakan hasrat yang tak tertahankan. Malam itu, batas usia dan norma sosial runtuh dalam sebuah pertemuan intim yang membakar. Namun, petualangan Julian tidak berhenti di sana. Pengalaman pertamanya dengan Tante Namira bagaikan api yang menyulut dahaga akan sensasi terlarang. Seolah alam semesta berkonspirasi, Julian menemukan dirinya terjerat dalam jaring-jaring kenikmatan terlarang dengan sosok-sosok wanita yang jauh lebih dewasa dan memiliki daya pikatnya masing-masing. Mulai dari sentuhan penuh dominasi di ruang kelas, bisikan menggoda di tengah malam, hingga kehangatan ranjang seorang perawat yang merawatnya, Julian menjelajahi setiap tikungan hasrat dengan keberanian yang mencengangkan. Setiap pertemuan adalah babak baru, menguji batas moral dan membuka tabir rahasia tersembunyi di balik sosok-sosok yang selama ini dianggapnya biasa. Ia terombang-ambing antara rasa bersalah dan kenikmatan yang memabukkan, terperangkap dalam pusaran gairah terlarang yang semakin menghanyutkannya. Lalu, bagaimana Julian akan menghadapi konsekuensi dari pilihan-pilihan beraninya? Akankah ia terus menari di tepi jurang, mempermainkan api hasrat yang bisa membakarnya kapan saja? Dan rahasia apa saja yang akan terungkap seiring berjalannya petualangan cintanya yang penuh dosa ini?

Bab
Baca Sekarang
Unduh Buku
Possessive Senior Possessive Senior tataselvia215 Romantis
“Alena Mikael Greyson (18) Tahun, baru saja memasuki perguruan Tinggi di kotanya. Awalnya baik-baik saja, sampai ia bertemu dengan kakak Tingkatnya dan Membuat kehidupan Alena tidak tenang lagi. Daren Cleo Romanov (20) Tahun, Tampan, Kaya, Dingin dan Arogant. Kehidupannya sangat monoton, Makan, balapan, tidur, club malam. Itu lah yang selalu Daren lakukan, Namun kebiasaannya itu sirna seketika, setelah ia bertemu dengan seorang gadis yang memiliki bola mata berwarna hitam pekat. Pertemuan itu membuat Daren memiliki obsesi kepada gadis tersebut. ***** "Kamu Milik ku sayang!." Bisik Daren”
1

Bab 1 Chapter. 01

15/10/2021

2

Bab 2 Chapter. 02

15/10/2021

3

Bab 3 Chapter. 03

15/10/2021

4

Bab 4 Chapter. 04

15/10/2021

5

Bab 5 Chapter. 05

15/10/2021

6

Bab 6 Chapter. 06

15/10/2021

7

Bab 7 Chapter. 07

25/10/2021

8

Bab 8 Chapter. 08

25/10/2021

9

Bab 9 Chapter. 09

25/10/2021

10

Bab 10 Chapter. 10

25/10/2021

11

Bab 11 Chapter. 11

25/10/2021

12

Bab 12 Chapter. 12

25/10/2021

13

Bab 13 Chapter. 13

25/10/2021

14

Bab 14 Chapter. 14

25/10/2021

15

Bab 15 Chapter. 15

25/10/2021

16

Bab 16 Chapter. 16

25/10/2021

17

Bab 17 Chapter. 17

25/10/2021

18

Bab 18 Chapter. 18

25/10/2021

19

Bab 19 Chapter. 19

25/10/2021

20

Bab 20 Chapter. 20

25/10/2021

21

Bab 21 Chapter. 21

14/11/2021

22

Bab 22 Chapter. 22

14/11/2021

23

Bab 23 Chapter. 23

14/11/2021

24

Bab 24 Chapter. 24

14/11/2021

25

Bab 25 Chapter. 25

14/11/2021

26

Bab 26 Chapter. 26

14/11/2021

27

Bab 27 Chapter. 27

14/11/2021

28

Bab 28 Chapter. 28

04/01/2022

29

Bab 29 Chapter. 29

04/01/2022

30

Bab 30 Chapter. 30

04/01/2022

31

Bab 31 Chapter. 31

04/01/2022

32

Bab 32 Chapter. 32

04/01/2022

33

Bab 33 Chapter. 33

04/01/2022

34

Bab 34 Chapter. 34

04/01/2022

35

Bab 35 Chapter. 35

04/01/2022

36

Bab 36 Chapter. 36

04/01/2022

37

Bab 37 Chapter. 37

04/01/2022

38

Bab 38 Chapter. 38

04/01/2022

39

Bab 39 Chapter. 39

04/01/2022

40

Bab 40 Chapter. 40 (END)

04/01/2022