icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

One Night To Forever

Bab 6 Siasat Balas Dendam

Jumlah Kata:1025    |    Dirilis Pada: 24/02/2022

mutuskan untuk makan siang di kantin kantor yang terletak di lantai lima. Karena Sherly datang saat jam makan siang sudah setengah jam berlalu,

. Karena merasa canggung, Sherly pun fokus pada makanannya saja, dari pad

ur seorang pria yang dud

s," sahu

pa?" tany

kretaris barunya

a, saya Ghani, kepala departemen produksi," ucapnya

tu. "Sherly," balasnya, turu

t berselang, ia menghabiskan minumannya lantas b

ilakan

elepas kokarde, soalnya itu yang menandakan identita

an saya urus ke bagian administrasi. Terima kasih

nyum tipis kemudian ke l

etus, tapi sebenarnya mereka semua baik. Diana dan Ghani adalah dua di antaranya. Bu Melinda juga sebenarnya

i, Sherly pun kembali ke meja kerjanya yang berada di lantai tu

ari batas waktu yang telah say

rus kokarde dulu di bagian

arang juga, kamu ikut saya untuk r

ambil tasnya lantas mengikuti Ray

uk sang CEO. Sherly membukakan pintu dan mempersilakan Raymond un

nya, Raymond langsung menatap sinis pada She

dak mengerti dengan maks

lakang, trus siapa yang akan menyetir?" uj

, saya yang harus menyetir?"

a yang harus jadi supir

ih di belakang kemudi. Sherly mendumel dalam hati saat menyadari bah

nya Raymond saat Sherly sudah

rly memang bisa menyetir, bahkan dahulu ia difasilitasi mobil pribadi oleh orang tuanya untuk b

," ujar Raymond yang mulai ragu dengan Sherly, terlebi

k. Palingan cuman nabrak," cetus Sherly. Ia sengaja men

kamu bisa saya potong, lho." Raymond terus mendumel sambil mengencangkan sab

restoran temanpat Raymond akan melakukan pertemuan dengan kli

nting selama meeting ya." Ra

ak," sah

yang ia bawa. 'Dasar laki-laki tidak bertanggung jawab! Lo udah bikin hidup gue menderita! Awas saja! Gue akan bala

liennya sebelum keluar dari ruang VVIP restorant tersebut. "Kamu sudah mencatat b

ak," sahu

lanjutnya tadi mereka bilangnya h

a mungkin ia bisa menjawab pertanyaan itu. Sherly s

pun jadi memutar kepala menghadap sekr

herly masih tidak m

elalak melihat coretan-coretan di setiap lembarnya. Terang saja, Raymond jadi tersulut emosi. "Apa-apaan ini?" bentak Ray

mengomeli kebodohannya sendiri dalam hati.

i bikin saya emosi. Kalau kinerja kamu seperti ini, saya bisa aja mecat kamu lho, dan kamu harus membayar denda karena melanggar per

an pecat saya, Pak. Saya benar-benar minta m

. Ia mengambil kunci mobil dari tangan Sherly. "Kamu balik ke kantor

mengejar mobil Raymond, tapi hasilnya nihil. "Arghh

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
One Night To Forever
One Night To Forever
“Bagi Raymond Rudiart, kencan buta satu malam di Bali hanyalah untuk satu malam itu saja. Tapi bagi Sherly Agatha, kencan semalam itu telah mengubah hidupnya untuk selamanya. Sherly hamil tanpa tahu identitas laki-laki yang menebar benih dalam rahimnya. Semenjak itulah kehidupannya yang manis langsung berubah pahit. Sherly diusir dari rumah dan terpaksa membesarkan buah hatinya itu seorang diri. Tiga tahun kemudian Sheina, kakaknya datang dan berniat untuk mengadopsi anak Sherly agar Sherly dan anaknya bisa kembali punya kehidupan yang layak. Merasa sangat tersinggung dengan niatan sang kakak, Sherly pun bertekad untuk sukses agar bisa memberikan tamparan balik ke keluarganya. Berbekal prestasinya selama kuliah, Sherly pun diterima di sebuah perusahaan besar. Ternyata CEO perusahaan itu adalah Raymond Rudiart. Apakah Sherly akan meminta Raymond untuk menikahinya?”
1 Bab 1 Pesta Tahun Baru2 Bab 2 Hadiah One Night Stand3 Bab 3 Meminta Anak Sherly4 Bab 4 Hari Pertama Kerja5 Bab 5 Bertemu Sang CEO6 Bab 6 Siasat Balas Dendam7 Bab 7 Tanggung Jawab Atau Mati8 Bab 8 Teror dari Nomor Asing9 Bab 9 Obat Pencahar Salah Sasaran10 Bab 10 Pakaian Kotor Sherly11 Bab 11 Antara Rindu dan Dendam12 Bab 12 Ada Apa Dengan Raymond 13 Bab 13 Jodoh Pilihan Oma14 Bab 14 Menerima Perjodohan15 Bab 15 Butuh Pertolongan16 Bab 16 Makan Malam dengan Bella17 Bab 17 Anak di Luar Pernikahan