icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

PULANG KAMPUNG

Bab 6 Permintaan Ningrum

Jumlah Kata:998    |    Dirilis Pada: 16/02/2022

R JADUL PADAHAL PU

beredar di luaran sana bilang aku anak durhaka yang nggak mau merawat orang tua, nggak ngirimin uang juga. Gimana sih?

ongak seketika. Mereka saling pand

emangnya kamu pikir buat apa? Selama ini aku sama Mila g

njawab dengan

kit, wajar dong, Mbak. Kami yang rawat ibu sejak dulu, sementara kamu cuma modal uang. Nan

atu dariku. Uang itu nggak semuanya mereka

gak individualis seperti di kota. Ada saja yang mereka gosipkan. Makanya jangan

kepala, membenarkan u

mpingan. Maksudnya ada penghasilan sendiri meski nggak banyak, jadi ngapain pakai dui

an pribadi, tapi setidaknya ngomong aku dulu gitu. Biar nggak ada kesalahpahama

gai kami menghabiskan uang transf

ju baru. Bajunya masih yang lama semua. Ada beberapa yang baru, itu pun baju yang kubelika

li emas, biar bisa dijual kalau lagi butuh? Tapi terserah kamu percaya atau nggak deh, Rum. Sama saudara sen

pintu dapur. Kami memang

" tanya ibu padaku dan Mila. Mila hanya me

u hanya tersenyum lal

akur, saling mengasihi satu sama lain. Jadi, masa tua ibu akan jauh lebih tenang jika melihat anak-anaknya akur dan saling memba

abku lagi. Kuhela napas panja

jid. Setiap jum'at aku berusaha berba

masalah ini. Setidaknya, aku tahu kemana uang itu pergi. Misal dipakai

amanah atau nggaknya seseorang itu sang

💕

ulang ke sin

ulu. Kalau nggak bisa jemput di bandara, nggak usah, Sa

eh. Kamu ke sini naik mobil

banyak bebatuan dan hutan. Paling di sana juga jarang jalan-jalan. Sudah, kita pakai motor aja nanti

suka modif-modif mobil yang kupikir mubadzir saja. Cuma buat bagus, toh fungsin

bawa mobi

aik motor aja di sana. Toh tiga atau empat bulan sekal

i bahagia banget kalau tahu kita punya mobil keren, apalagi

ibu juga bakal tahu kalau kita sukses di sini. Ngapain pamer ke kamp

kkan foto rumah kita, showroom kita, tapi mereka nggak ada yang percaya. Malah bilang aku halu.

justru tertawa. Bahagia

r begitu? Jangan-jangan kamu sudah ket

Kesal kan tiap hari d

ustru mengurangi d

aaasssss

bawa mobil," ucapnya kemud

tu ke para tetangga. Lagipula dari dulu aku memang nggak suka pamer-pamer ke mereka, tapi kalau

iki mobil yang cukup mewah itu, bahkan di kamp

💕

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka