icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

True Lord

Bab 8 Kabar buruk

Jumlah Kata:1236    |    Dirilis Pada: 31/01/2022

nda." Naga hijau itu berdiri di hadapan Putri

pa mimpi ini terusa datang. Ah bikin pusin

a Putri Erina bermimpi

an Putri Erina enggan

perang." Sativa masuk ke kamar P

nutup buku yang sedang ia

ua kesatria musim dingin tidak ada di sana." Sativa

lah mendengar kabar itu, ia me

g Kerj

an kita kalah. Semua prajurit tewas dan kesatria musim dingin bahkan Pangeran Ergo hilang, tidak ada jaza

dapat. "Ba.. Bagaimana bisa semua itu terjadi, a

angan selama satu bulan, selebihnya area medan perang sepi dan tidak terdengar suara pedang yang bertarung, bahkan kuda merekapun ikut menghilang

lkan ruang kerja dan menuju ke rumah

para pelayan terkejut. Di sisi lain Put

muanya." Suara lirih bercampur isakan tangis menambah kelam suasa

kerajaan menopang badan

dan Ratu ikut menahan tubu

merintahkan prajurit yang ada di taman

ggu dokter kerajaan yang sedang memeriksa kondisi Raja. Sesaat kemu

enanyakan kondisi ayahnya.

rang. Jangan cemas Putri, Raja akan baik-baik saja." Dokter k

*

abar hilangnya Pangeran Ergo, membua

, terlihat lebih tenang dan sederhana. Wajah Putri Erina masih tidak bersemangat, n

tapi kami mohon tersenyumlah untuk para tamu yang sudah ha

an mengangguk tanda bahwa ia setuj

yahnya, tiba-tiba Iraqis datang menghampiri Putri Erina untuk melakukan dansa kedua dengannya. Putri Erina tida

akaan kerajaan. Setelah mereka berumur sepuluh tahun Iraqis tidak pernah lagi mengunjungi Putri Erina karena Iraqis harus belajar ke negara tetangga atas permintaan Raja Fasco. Karena Ir

karena kata-kata Iraqis. Putri Erina merasakan hangat menyelinap di hatinya. Ia masih mengagumi Iraqis. An

ya, Iraqis membawa Putri Erina ke meja yan

" Putri Erina menahan tawa karena teringat

k berdansa." Iraqis memberikan Putri Er

n memakannya di bawah pohon musim semi." Senyum Putri Erina kali ini sangat menawan, r

t Iraqis jatuh hati kepada Putri Erina, perasaan itu semakin kuat setelah Iraqis memcoba menepis akan perasaannya itu, selama tujuh tahun Iraqis sangat m

i Erina bukanlah perasaan semasa kecil, melainkan perasaan ci

qis tanpa henti dan tanpa berkedip. Ia memiliki firasat b

tahun berakhir pu

r Gabriel, hari ini aku tidak ingin berlatih." Putri

mu?" Putri Erina berlari ke arah Pangera

ik saja." Pangeran Ergo me

ari sudah pagi dan ia bergegas

arnya apa maksud semua ini? Ini sudah sem

akaan." Putri Erina bersiap dan se

ga. Namun sudah satu jam ia mencari

a kakek tua yang dikenal dengan sebutan

mungkin tentang naga." Putri Erina tidak me

rang yang tahu akan membuat keributan di

nda ingin membacanya?" Guru besar itu menatap

eh aku meminjamnya, gur

nyaan Putri Erina, namun matany

sar menarik kotak

"Kenapa hanya buku ini ya

an kita. Silahkan anda bawa ke kamar dan bacalah di

Erina memeluk kotak kayu itu dan

ikan pada saya agar tetap aman." Gu

an kepalanya dan pergi dari perpust

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
1 Bab 1 Sengaja dan tidak2 Bab 2 Berlatih3 Bab 3 Berperang 4 Bab 4 Melepas kepergian5 Bab 5 Kejutan6 Bab 6 Amulet hijau7 Bab 7 Mimpi8 Bab 8 Kabar buruk9 Bab 9 Naga terakhir10 Bab 10 Keraguan11 Bab 11 Penobatan12 Bab 12 Sahabat kecil13 Bab 13 Permintaan yang sulit14 Bab 14 Kepergian Raja Fasco15 Bab 15 Desakan 16 Bab 16 Guru besar mengetahui semua17 Bab 17 Astro elemen18 Bab 18 Arcane circle 19 Bab 19 Wabah20 Bab 20 Meragukan Ratu Erina 21 Bab 21 Sihir penyembuhan22 Bab 22 Arcane circle hitam23 Bab 23 Wabah telah berakhir 24 Bab 24 Perayaan25 Bab 25 Perjalanan26 Bab 26 Desa Wawels 27 Bab 27 Penangkapan28 Bab 28 Pria misterius29 Bab 29 Cemburu30 Bab 30 Rencana rahasia31 Bab 31 Emperor Knight 32 Bab 32 Tragedi33 Bab 33 Kuil Agung34 Bab 34 Hari pernikahan35 Bab 35 Teh herbal beracun36 Bab 36 Ana Lincoln si gundik37 Bab 37 Bayi Iraqis38 Bab 38 Tuduhan39 Bab 39 Hukuman mati kedua kalinya40 Bab 40 Kelahiran si kembar41 Bab 41 Sangkar emas yang mengerikan42 Bab 42 Kepulangan Duke Hamburgh 43 Bab 43 Pria berjubah hitam44 Bab 44 Penghinaan dari para pelayan45 Bab 45 Teka teki pembunuh46 Bab 46 Rumor besar47 Bab 47 Hilangnya Sir Gabriel 48 Bab 48 Pencarian49 Bab 49 Di balik rumah rahasia50 Bab 50 Terseret dalam rencana jahat51 Bab 51 Tak terkendali52 Bab 52 Permintaan Iraqis53 Bab 53 Keputusan lady Ana54 Bab 54 Kunjungan55 Bab 55 Rahasia56 Bab 56 Penasaran57 Bab 57 Perpisahan58 Bab 58 Pelarian59 Bab 59 Janji Setia60 Bab 60 Kejutan61 Bab 61 Rencana lady Ana62 Bab 62 Penyebab Kegagalan63 Bab 63 Amarah