icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
Kisah Cinta Di Negeri Gaib

Kisah Cinta Di Negeri Gaib

icon

Bab 1 Persiapan Untuk Berkemah

Jumlah Kata:1887    |    Dirilis Pada: 26/01/2022

ebelum b

tapi juga solehah dan sederhana, banyak pria yang mendekatinya, tapi dia memilih untuk berteman karena masih ingin sendiri. Mengingat kerja keras orang tuanya untuk membiayai dia kuliah dan masih memikirkan karir untuk masa depan. Pekerjaan or

cuma 5 hari kerja, saat itu

?" Pikiran Afifa karena merasakan jenuh. Dia setiap hari berangkat pagi pulang sore ba

eh. Dia bermimpi bertemu pria asing, tidak jelas wajahnya

," ucap kaget A

pa itu, dari seluruh saat aku berkemah tidak a

. Karena dia teman seperjuangan saat kuliah dan bekerja, juga teman masa kecilnya. Waktu SMP dan SMA mereka berdua beda sekolah, tapi tidak menjadikan mereka jauh, tetap saja masih saling berkomunikasi, dan bersama. mereka semakin seperti saudara saat

ngan jodoh, dekat dengan jodohnya, atau bahkan menikah. Karena Afifa tinggal di sebuah desa yang masih banyak or

seharusnya memikirkan yang belum pasti,"

h oval, bermata sipit, berkulit putih, bertubuh tinggi

am siapa y

ang hampir te

, bentuk tubuh seperti buah pir. Kenapa malam be

pu (Segara Anakan). Kamu ikut, kan?" jawab Andri

us melebar dan

u tersebut dan bersama

n berwajah segitiga mempunyai mata cekung, bibir bulat, dan Benesh bermata belo berwajah

berada disisi Afifa. Dia menjadi

jam berapa aku harus

gi," jawa

rsebut masih terdengar asing baginya. Dia pun juga semakin penasaran dengan te

an SMA. Keculi Benesh teman kuliah Afifa

untuk reoni juga menyambung silaturrahmi. Tidak terpikirkan oleh

mun dan Fahama ibunya, berkulit putih, berwajah oval, bermata bulat dan sedikit gemuk dengan bentuk badan seperti buah tomat. Mereka dengan berat hati mngizinkan putrinya. Baru pertama kali orang tua Afifa menasehati Afifa, agar tidak b

Pak?" tanya Fahama, ibunya Afifa kepada suaminya. Mungkin i

n pergi. Mungkin karena dia sudah terlanjur janji sama teman-temannya. Berdoa

enak, seperti gelisah tetang putri

u? Kamu melarang juga dia bersikeras. Sudah jangan memikirkan hal yang buruk t

i hal yang tidak diinginkan. Bapak Afifa seorang Indigo dan juga memiliki perasaan tidak enak tentang

ak Afifa membawa cangkul untuk ke sawah dan ibu Afifa pergi ke pasar untuk berjualan. Ibu Afif

tahu tentang

ma? Aku baru tahu na

penasaran tentang wilayah itu. Soal

erbeda dengan kita. Melihat kekhawatiran kamu, aku sebagai orang tua bisa merasakan,

melanjutkan jualan. Meski orang tua Afifa hidup se

an membawa barang-barang keperluannya. Disusul Andrian dengan menawarkan agar dia yang membawa ba

sh dan Ivar berada paling belakang sendiri, dalam perjalanan mereka berempat bersukaria

ian yang melihat Afifa terdiam d

as saat aku pamitan tadi, padahal aku serin

ahut Eben yang berbadan brick dan berkulit sawo matang, menengahi percakapan An

esh gadis bertubuh tinggi dan berkulit kuning langsat. Suara musik dikeraskan dan memberi s

rkumpul!" kata Benesh dengan nada semangat dengan tujuan agar Afif

kenapa kamu tiba-tiba meng

an Pulau tersebut, maka dari itu aku memiliki ide untuk kita pergi bersama," jawab Andrian dengan melirik Afifa lewat kaca

ar menjadikan semua t

h dengan tantangan, ketegangan, dan paling utama sangat romantis. Cinta sejati ada da

ahut Eben den

" sahut Be

t Afifa dari kaca spionnya, Afifa yang ikut tertawa men

ni. Dia seperti terus memperhatikan aku. Ah, kenapa

h untuk selfie. Kebiasaan anak muda masa kini selfie untuk di post

t selfie dong

andangan saat di situ sangat eksotis. Dari pohon-pohon rindang, sungai yang mengalir,

n. Karena dia sedang menyetir. Mereka memamerkan perjalanannya ke media sosial. Dari Instragram sampai di youtube kebetulan

unyi. Dia melihat notifikasi ada

fifa?" ta

n sudah sampai mana, dan sering-

orang tua aku, kalau hilang kayaknya

tua tidak memperhatikan kita, hanya diungkapkan sam

tan di antara mereka berdua. Dia pun membalas whatsapp ibunya dan

ng tuanya. Afifa berpikir inikah arti mimpinya dan tempat tersebut adalah Pulau Se

itakutkan senin tidak bisa masuk kerja, dan juga untuk beristirahat

h bersama. Jadi jangan khawatir. Kita akan tepat waktu baik sampai di Pu

i, tapi kamu bicara tent

rang yang disiplin dan tidak bisa kalau tidak b

bini aku," sahut Eben deng

karir. Lagi pula mana mau Afifa bersama

ah panas-panas, badan aku terasa panas," kat

Nesh?" t

uru, ha ha ha!" sindir

rian terhadap Afifa. Mereka sadar perlaku

dan berkata, "Kita semua adalah sahabat. Andrian bersikap sepert

kan keningnya, dan mengatakan semua

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Kisah Cinta Di Negeri Gaib
Kisah Cinta Di Negeri Gaib
“Bermula tujuan Andrian melamar Afifa di Pulau Sempu ( Segara Anakan). Dia juga mengajak Ivar, Eben, dan Benesh untuk berkemah di Pulau Sempu (Segara Anakan). Takdir berkata lain di tempat tersebut, Afifa dipertemukan makhluk astral, Aqeel namanya. Afifa sendiri adalah seorang indigo. Afifa mampu melihat, mendengar, berkomunikasi, bahkan mampu menyentuh makhluk astral tersebut. Karena kepribadian Afifa yang berbeda dari manusia lain, dia membuat Aqeel jatuh cinta kepadanya. Aqeel membuat Afifa tidak mudah keluar dari negeri tersebut. Banyak peristiwa yang di alami Afifa selama di negeri gaib. Sementara Andrian yang sangat mencintai Afifa, dia setia menanti dengan harapan Afifa kembali. Setelah kejadian hilangnya Afifa dia tidak mau menikah dengan siapa pun. Akankah Afifa bisa kembali dari negeri tersebut? Bagaimana cara Afifa terbebas dari negeri gaib?”
1 Bab 1 Persiapan Untuk Berkemah2 Bab 2 Perjalanan Yang Penuh Tantangan3 Bab 3 Tragedi Di Segara Anakan4 Bab 4 Tujuan Di Segara Anakan5 Bab 5 Pesona Keindahan Malam6 Bab 6 Perjalanan Menuju Alam Gaib7 Bab 7 Tugu Pembatas Dua Alam8 Bab 8 Kepanikan Teman-Teman Afifa9 Bab 9 Ikhtiar Dan Doa10 Bab 10 Rumah Dipenuhi Kegelapan11 Bab 11 Kebiasaan Dan Peraturan Alam Gaib12 Bab 12 Pernyataan Cinta Aqeel13 Bab 13 Penolakan Cinta Membawa Bencana14 Bab 14 Kalung Mutiara Permata Hijau Zamrud15 Bab 15 Guna-Guna16 Bab 16 Gunung Roraima, Venezuela17 Bab 17 Kelahiran Anak Afifa18 Bab 18 Guru Privat19 Bab 19 Siasat20 Bab 20 Buah Dari Pengkhianatan21 Bab 21 Amarah Membabi Buta22 Bab 22 Cinta Buta Pangeran23 Bab 23 Cemburu Membawa Petaka24 Bab 24 Penculikan Afifa25 Bab 25 Tipu muslihat Afifa26 Bab 26 Hancurnya Sebuah Kehormatan27 Bab 27 Terbebasnya Afifa Dari Alam Gaib28 Bab 28 Kepulangan Afifa Di Tanah Kelahirannya29 Bab 29 Usaha Pangeran Menemukan Afifa30 Bab 30 Terbongkarnya Kejahatan Pangeran Kedua31 Bab 31 Kematian Pangeran Kedua32 Bab 32 Pertemuan Afifa Dengan Andrian33 Bab 33 Clara Berkhianat34 Bab 34 Peragaan Busana35 Bab 35 Krisis Di Perusahaan Andrian36 Bab 36 Pernikahan Clara Yang Mendadak37 Bab 37 Pernikahan Afifa Dan Andrian38 Bab 38 Terbukanya Hati Nurani39 Bab 39 Cinta Bersemi40 Bab 40 Buah Dari Kesabaran