icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Kisah Cinta Di Negeri Gaib

Bab 5 Pesona Keindahan Malam

Jumlah Kata:1670    |    Dirilis Pada: 26/01/2022

a terhadap Andrian. Hati Aqeel menjadi gelisah untuk jawaban yang akan membuat dirinya kecewa, karena menyetujui permintaan Andrian. Dia khawatir, jika dia menampakkan diri akan membua

ngikuti kata hatinya, dan mem

bat saat masih remaja. Akan menjadikan perpecahan diantara mereka, jika sampai menolak kedua kalinya. Afifa takut kehilangan Andrian juga. Pikiran Afifa antara menerima dan menolak saat i

hari sudah semakin larut. Aku temui dia atau tidak?" Kegelisahan Afifa akan bayangan tersebut yang dikira adalah Andrian memb

malam yang sudah sangat larut?" tanya Afifa dengan muka terkejut. Bulu kuduk Afifa lalu berdiri. M

ti Andrian, tapi ternyata yang dia tuju adalah aku, Apa sebenarnya tujuannya? Ah, aku tidak boleh terlalu berpikir negatif

Dia memakai pakaian muslim saat itu, baju koko putih dan celana putih be

idak buruk juga. Kalau dia manusia bisa aku ... Ah, apa yang aku pikirkan. Fokus Afifa ..." gumam

at. Karena normalnya kita manusia biasa tidak bisa melihat hal gaib. Jika kita sudah lama berinteraksi dengan mereka, akan menjadi suatu kebiasaan seperti manusia pada umumn

opan dan bingung harus panggil apa? Antara buyut, kakek, atau lainnya. Karena umur dia

erkeliling dan akhirnya melihat ada tend

u, Kak?" tanya Afifa dengan

hat. Tapi dia makhluk pendusta juga, dikira aku tidak tahu dari tadi kamu mengikuti kami, kenapa tidak jujur saja padaku. Pakai alasan tersesat se

tadi mendengar dari teman yang duduk bersamanya saat Afifa mau masuk ke tenda dan memanggilnya. Dia mendengar dar

h jauh, Afifa?" pinta Aqeel

erus terang, membuat Afifa terkej

apanku, jika menerimanya ditakutkan tujuan makhluk itu tidak baik. Duh, apa yang harus aku

aik jika kita lanjutkan dan masih ada hari es

rsama Andrian. Lalu Afifa masuk ke tenda dengan cepat. Tapi saat Afifa mau masuk tenda, dipanggillah dia oleh Aqeel. Afifa pura-pura tidak dengar, namun kaki Afifa b

tangannya untuk menghentikan langkah Afifa. Aqeel khawatir, jika tidak saat ini tidak ada kesempatan lain untuk membawa

Afifa dengan terpaksa men

Ingin ditemaninya. Namun Afifa tidak tahu tujuan Aqeel yang sebenarnya. Dan Afifa saat itu tidak berani menolak, saat itu bingung dengan alasan yang jika salah bicara akan mem

ah, membuat Afifa terhenti dari langkahnya juga. Aqeel menatap Afifa dan memanggil ratusan kunang-ku

n-teman hanya satu? Inikah sihir yang dibuat Aqeel? Apa sebenarnya tujuan Aqeel?" Pikiran

nya di kelilingi kunang-kunang tersebut. Afifa terus menikmat

kewibawaan ada pada diri Aqeel. Ah, apa yang aku pikirkan, mungkin Aqeel penyihir yang tangguh? Aku harus semakin hati-hat

t dengan Afifa. Afifa menjadi canggung dan mengalihkan perhatian dengan mengangkat tangan dan mengarahkan jari telunjuknya kesalah satu bintang yang paling terang. Aqeel menghentikan gerakan dan menghormati sikap Afifa. Aqeel berpikir m

uk mengalihkan perhatiannya juga. Dia berharap makhluk itu

n santai, nada lembut, dan senyum simpul. Aqeel jadi berpikir, apakah

erfikir apakah ada Universitas di Negerinya? Atau

tanya Afifa semakin penasaran terhadap Aqe

ebagai dosen," jawab Aq

tentang Aqeel yang berbeda dengannya. Afifa berpikir benarkah yang dikatakan Aqeel semua benar. Dia lulusan Universitas dan b

in gelisah. Akhirnya dia beranjak keluar dari tendanya niatnya untuk menghibur diri, jika merasa lelah, dia akan bisa tidur. Aqeel melihat Andrian yang keluar dari tendanya. Melebarlah mata Aqeel. Dia cemas, jika keluarnya Andrian diketahui oleh Afifa akan merusak semua rencana yang dibua

at tenda teman-teman aku?" tanya Afif

bali mena

an kamu. Tapi, ternyata dia memilih jalan yang berbeda?" jawab Aqeel deng

ingin," sindir Afifa. Supaya membuat Aqeel tidak enak hati dan menyuruhnya masuk ke dala

. Aku juga tidak tahu terhadap perasaanku sendiri. Kenapa hati aku s

-benar risau saat itu. Afifa menjadi risih dengan sikap Aqee

ifa dengan hati-hati. Dia memberanikan bertanya seo

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Kisah Cinta Di Negeri Gaib
Kisah Cinta Di Negeri Gaib
“Bermula tujuan Andrian melamar Afifa di Pulau Sempu ( Segara Anakan). Dia juga mengajak Ivar, Eben, dan Benesh untuk berkemah di Pulau Sempu (Segara Anakan). Takdir berkata lain di tempat tersebut, Afifa dipertemukan makhluk astral, Aqeel namanya. Afifa sendiri adalah seorang indigo. Afifa mampu melihat, mendengar, berkomunikasi, bahkan mampu menyentuh makhluk astral tersebut. Karena kepribadian Afifa yang berbeda dari manusia lain, dia membuat Aqeel jatuh cinta kepadanya. Aqeel membuat Afifa tidak mudah keluar dari negeri tersebut. Banyak peristiwa yang di alami Afifa selama di negeri gaib. Sementara Andrian yang sangat mencintai Afifa, dia setia menanti dengan harapan Afifa kembali. Setelah kejadian hilangnya Afifa dia tidak mau menikah dengan siapa pun. Akankah Afifa bisa kembali dari negeri tersebut? Bagaimana cara Afifa terbebas dari negeri gaib?”
1 Bab 1 Persiapan Untuk Berkemah2 Bab 2 Perjalanan Yang Penuh Tantangan3 Bab 3 Tragedi Di Segara Anakan4 Bab 4 Tujuan Di Segara Anakan5 Bab 5 Pesona Keindahan Malam6 Bab 6 Perjalanan Menuju Alam Gaib7 Bab 7 Tugu Pembatas Dua Alam8 Bab 8 Kepanikan Teman-Teman Afifa9 Bab 9 Ikhtiar Dan Doa10 Bab 10 Rumah Dipenuhi Kegelapan11 Bab 11 Kebiasaan Dan Peraturan Alam Gaib12 Bab 12 Pernyataan Cinta Aqeel13 Bab 13 Penolakan Cinta Membawa Bencana14 Bab 14 Kalung Mutiara Permata Hijau Zamrud15 Bab 15 Guna-Guna16 Bab 16 Gunung Roraima, Venezuela17 Bab 17 Kelahiran Anak Afifa18 Bab 18 Guru Privat19 Bab 19 Siasat20 Bab 20 Buah Dari Pengkhianatan21 Bab 21 Amarah Membabi Buta22 Bab 22 Cinta Buta Pangeran23 Bab 23 Cemburu Membawa Petaka24 Bab 24 Penculikan Afifa25 Bab 25 Tipu muslihat Afifa26 Bab 26 Hancurnya Sebuah Kehormatan27 Bab 27 Terbebasnya Afifa Dari Alam Gaib28 Bab 28 Kepulangan Afifa Di Tanah Kelahirannya29 Bab 29 Usaha Pangeran Menemukan Afifa30 Bab 30 Terbongkarnya Kejahatan Pangeran Kedua31 Bab 31 Kematian Pangeran Kedua32 Bab 32 Pertemuan Afifa Dengan Andrian33 Bab 33 Clara Berkhianat34 Bab 34 Peragaan Busana35 Bab 35 Krisis Di Perusahaan Andrian36 Bab 36 Pernikahan Clara Yang Mendadak37 Bab 37 Pernikahan Afifa Dan Andrian38 Bab 38 Terbukanya Hati Nurani39 Bab 39 Cinta Bersemi40 Bab 40 Buah Dari Kesabaran