icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Kisah Cinta Di Negeri Gaib

Bab 4 Tujuan Di Segara Anakan

Jumlah Kata:1590    |    Dirilis Pada: 26/01/2022

m itu. Ditepi laguna ditengah hutan. Mereka semakin menikmati kebersama

hoam,

masih bisa berkeliling menikmati tempat ini,"

awab Eben dan

ih duduk dengan santai dan dilihat oleh Afifa. Afifa

masuk ke tenda? Malam suda

engan keindahan alam yang begitu eksotis," jawab Andri

luan," ucap Afifa sambil berdir

ta Andrian yang spontan memegang tangan Afifa dan dengan muka yan

di aku lihat kamu termenung. Atau tempat ini tidak seperti yang kamu ing

h Andrian berbinar, dan terlihat raut mukanya oleh Afifa. Afif

u juga tidak fokus. Raga kamu disini, tapi pikiran kamu entah kemana.

isah," jawab Afifa dengan melirik Aqeel yang d

ga ada pemikiran tertentu, dikarenakan ada sesuatu," kata Andr

fa mendengar per

nya. Tidak aku sangka, dia dari tadi mengikuti aku. Ah, aku berpikir terlalu berlebihan. Mungkin bukan aku, tapi teman aku, disini kan ad

mu melamun. Ada apa,

gi kita akan berkemah bersama. Sepertinya ini momen yang terindah bagi kita. Tidak tahu kedepa

n, "Kamu mau nikah

, setelah ini ada yang nikah. Kita kan tidak tahu pribadi merek

a membuat An

k Afifa berkemah, agar dia bisa menyatakan cintanya, melamarnya, dan untuk menikahinya. Dulu Afifa menolaknya

ar Afifa. Selama ini mereka berdua tidak pernah miskomunikasi. Walau mereka jarang bertemu dan bersama karena pekerjaan mereka masing-masing. Andrian sangat sediki

n?" tanya Andrian dengan raut muk

drian?" jawab Af

belum siap jawab, tidak perlu jawab sekarang, kok. Lain waktu kalau kamu sudah siap, tapi jangan kelamaan. Maaf, aku bukan ora

Andrian kecewa atau lainnya, "Baik Andrian, kalau aku sudah siap

mereka menjadi canggung. Andrian mengalihkah pembicaraa

, terus kamu meminjamkan buku kamu ke aku. Lalu aku masukin kedalam tas, kita sama-sama ditegur,

saat datang bulan. Memang aku niatkan untuk berlama-lama di toilet. Karena sikap kamu waktu itu, kita berdua jadi disuruh bersihin toilet sekolah be

di sekolah. Kenapa tidak jujur sama guru bah

u ada yang dengar aku sakit perut disebabkan datang bulan. Karena dulu semua masih bersikap kekana

a agamanya jadi banyak yang iri padanya saat itu. Andrian memang dari SMA sudah dekat denga

enda masing-masing, karena udara

haannya. Andrian berubah sikap saat bertemu dengan Afifa. Andrian mengalami kecelakaan saat itu, cukup parah lukanya. Afifa yang sedang berjalan menuju sekolah melihatnya dan membawanya ke Rumah Sakit terdekat. Diambillah H

a, Afifa menjelaskan, dia sudah menghubungi keluarganya, namun tidak ada yang menjawab. Terlihat kekecewaan di wajah Andrian te

aat itu. Hanya ada Afifa dan Andrian saat itu. Orang tua Afifa pergi karena pekerjaan dan sudah mengurus administrasinya. Begitulah Andrian bert

au menolong anaknya, dan menemaninya sampai mereka datang. Orang tua Andrian memberika

adalah teman aku." Afifa menuju

tanya ibu Andrian. Terhentilah lang

Bapak aku petani, Bu?" Ibu Andrian lalu m

terima kasih kami kepada orang tua kamu. Kami tidak ingin hutang bud

leh ibunya dan membuatnya tersenyum.

bu masih merendahkankannya!" kesal Andrian kepada ibunya yang ber

udi. Lagi pula dia hanya orang biasa, sangat lucu k

." Mendengar Sang Ayah berkata, Andrian terus memiringkan badan, memejamkan mata, dan berpura-pura tidur membelakangi orang tuanya.

nemani sampai anak mereka sembuh. Namun orang tua Andrian hanya pekerjaan yang mereka pikirkan. Andrian mulai meneteskan air mata. Dan mengingat Afifa dan keluarganya yang mau

aan menumbuhkan benih-benih cinta yang begitu dalam terhadap Afifa. Bahkan sampai menginjak dewasa Andrian tidak mau menerima perempuan mana pun. Andrian hanya tertuju kep

lalu saat di kagetin Eben yang mel

kirkan sampai seserius b

a?" Alih Andrian sambil m

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Kisah Cinta Di Negeri Gaib
Kisah Cinta Di Negeri Gaib
“Bermula tujuan Andrian melamar Afifa di Pulau Sempu ( Segara Anakan). Dia juga mengajak Ivar, Eben, dan Benesh untuk berkemah di Pulau Sempu (Segara Anakan). Takdir berkata lain di tempat tersebut, Afifa dipertemukan makhluk astral, Aqeel namanya. Afifa sendiri adalah seorang indigo. Afifa mampu melihat, mendengar, berkomunikasi, bahkan mampu menyentuh makhluk astral tersebut. Karena kepribadian Afifa yang berbeda dari manusia lain, dia membuat Aqeel jatuh cinta kepadanya. Aqeel membuat Afifa tidak mudah keluar dari negeri tersebut. Banyak peristiwa yang di alami Afifa selama di negeri gaib. Sementara Andrian yang sangat mencintai Afifa, dia setia menanti dengan harapan Afifa kembali. Setelah kejadian hilangnya Afifa dia tidak mau menikah dengan siapa pun. Akankah Afifa bisa kembali dari negeri tersebut? Bagaimana cara Afifa terbebas dari negeri gaib?”
1 Bab 1 Persiapan Untuk Berkemah2 Bab 2 Perjalanan Yang Penuh Tantangan3 Bab 3 Tragedi Di Segara Anakan4 Bab 4 Tujuan Di Segara Anakan5 Bab 5 Pesona Keindahan Malam6 Bab 6 Perjalanan Menuju Alam Gaib7 Bab 7 Tugu Pembatas Dua Alam8 Bab 8 Kepanikan Teman-Teman Afifa9 Bab 9 Ikhtiar Dan Doa10 Bab 10 Rumah Dipenuhi Kegelapan11 Bab 11 Kebiasaan Dan Peraturan Alam Gaib12 Bab 12 Pernyataan Cinta Aqeel13 Bab 13 Penolakan Cinta Membawa Bencana14 Bab 14 Kalung Mutiara Permata Hijau Zamrud15 Bab 15 Guna-Guna16 Bab 16 Gunung Roraima, Venezuela17 Bab 17 Kelahiran Anak Afifa18 Bab 18 Guru Privat19 Bab 19 Siasat20 Bab 20 Buah Dari Pengkhianatan21 Bab 21 Amarah Membabi Buta22 Bab 22 Cinta Buta Pangeran23 Bab 23 Cemburu Membawa Petaka24 Bab 24 Penculikan Afifa25 Bab 25 Tipu muslihat Afifa26 Bab 26 Hancurnya Sebuah Kehormatan27 Bab 27 Terbebasnya Afifa Dari Alam Gaib28 Bab 28 Kepulangan Afifa Di Tanah Kelahirannya29 Bab 29 Usaha Pangeran Menemukan Afifa30 Bab 30 Terbongkarnya Kejahatan Pangeran Kedua31 Bab 31 Kematian Pangeran Kedua32 Bab 32 Pertemuan Afifa Dengan Andrian33 Bab 33 Clara Berkhianat34 Bab 34 Peragaan Busana35 Bab 35 Krisis Di Perusahaan Andrian36 Bab 36 Pernikahan Clara Yang Mendadak37 Bab 37 Pernikahan Afifa Dan Andrian38 Bab 38 Terbukanya Hati Nurani39 Bab 39 Cinta Bersemi40 Bab 40 Buah Dari Kesabaran