icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
Hati Seorang Perempuan

Hati Seorang Perempuan

icon

Bab 1 Chapter 1

Jumlah Kata:1369    |    Dirilis Pada: 06/01/2022

menunggu lebih lama lagi, karena perut Mega semakin lama akan semakin membesar

ngg

t, mendadak menjatuhkan bakinya karena terkejut. Istri mana yang tidak

sengaja. Saya akan sege

tamu Abimanyu. Senja melihat wajah Abi yang seketika pucat pasi melihat kemunculannya di r

uhh

elapak tangannya. Seketika darah segar pun mengucur deras karen

taga banyak banget ini darahnya. Kamu duduk

adar kalau telapak tangannya sudah berlumuran darah. Dibenaknya masih terngiang jelas kata-k

tampan dengan pakaian kerja formal abu-abu bertan

bungsu Abimanyu

ng sadar sedang ditanya, langsung merapatkan tangan kedada sambil memperkenalkan diri.

am, a-adik bungsu Mas Abi. Maaf say

kap santun dan mampu menahan diri dalam menghadapi masalah apapun sedari kecil. Jadi walaupun saat

calon kakak ipar kamu. Kalau dipikir-pikir nama kita ad

enyum sopan sambil me

atin. Kalau tidak dibersihkan deng

cairan alkohol. Senja cuma diam dengan pandangan kosong, bahkan dia seolah-olah

ni. Kami permisi dulu ya Pak Sugeng, Ibu Riani, Abi dan Senja. Kami menungg

u dan kedua mertuanya. Abi tampak begitu bingung dan salah tingkah saat harus menjelaskan mula

as mabuk berat Nja. Dan keesokan harinya Mas terbangun dikamar hotel dengan Ibu Mega yang juga tertidur pulas disamping Mas. Mas sendiri juga heran saat Ibu Mega malah menuduh Mas sudah menidurinya. Mas tidak ingat sama sekali

pada Abi. Karena dia tahu, apapun yang ditanyakannya pada suaminya itu, ti

atu apa gitu sama Mas, atau menampar Mas, bahkan memukuli M

lutut didepan Senja sambil menggenggam kedu

berjuang dengan segala cara untuk bisa menikahi nya, dan akhirnya perjuangan luar biasanya itu

sungan pernikahan mere

ega, kalau tidak selain karir kamu akan hancur, ka

teris saat membayangkan kalau anak laki-laki

nja Bu, jadi mana mungkin la

ampak frustasi memikirkan ke

s juga tidak akan kehilangan jabatan CEO yang sudah mati-matian Mas perjuangkan. Selain itu

mengurai benang kusut ini. Daripada tiga orang sama-sama tidak berbahagia, bukanka

paskan kebahagiannya sendiri demi membuat orang lain bahagia. Didikan kuat ibunya yang mengatakan all is well, begitu terpatri kuat dalam dirinya. Dia pe

at, dia pasti akan ngamuk-ngamuk saat proyek milyaran rupiahnya harus kandas begitu s

ata mengalami kecelakaan dan menewaskan semua penumpangnya, maka detik itu juga dia merasa bahwa di

nja terbiasa didi

ba juga kebahagiaan. Maka nikmatilah tiap prosesnya. Itu akan menjadikanmu kuat dan dewasa. Mungki

ri Semesta Alam. Mas bisa mendapatkan kamu setelah Mas harus bersaing mati-matian dengan para pengagum-pengagummu y

rah sekali mendeng

tunya, Nak. Ibu tidak mau melihatmu

putra sulungnya. Dan akhirnya mereka semua malah berakhir dirumah sakit karena

ja, dan ikatan mereka sebagai suami istri pun sudah putus secara agama. Hal- hal yang m

dih dan putus asa laki-laki yang dua bulan lalu telah sah men

erbakti pada orang tua dan menyayangi anak dan istri Mas kelak

sekaligus keinginan ibunya, hanya karena demi kesehatan ibunya. Tetapi jauh didalam lubuk hatinya, Abi sama sekali belu

nti Mas mau membahas beberapa hal

a itu adalah hari terakhirnya bisa menatap wajah cantik nan ayu mantan ist

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Hati Seorang Perempuan
Hati Seorang Perempuan
“Senjahari Semesta Alam dengan ikhlas merelakan dirinya diceraikan oleh suaminya sendiri demi menikahi Mega Mentari--anak perempuan pemilik perusahaan yang mengaku dihamili oleh suaminya sendiri, Abimanyu Wicaksana. Sementara itu Halilintar Sabda Alam-- kakak sulung Mega Mentari. Pemilik beberapa perusahaan properti raksasa negeri ini, jatuh cinta pada pandangan pertama dengan Senja, yang diperkenalkan oleh mertuanya sebagai adik bungsu Abimanyu. Abimanyu yang merasa dijebak sebagai kambing hitam dalam masalah hamilnya Tari, terus berusaha mencari kebenaran yang sesungguhnya agar bisa meraih kembali hati Senja. Sementara Sabda yang awalnya jatuh cinta pada Senja, menjadi salah faham saat secara tidak sengaja memergoki Abimanyu memesrai Senja bukan seperti seorang kakak terhadap adiknya, melainkan seperti seorang laki-laki yang tengah mabuk asmara. Sabda yang gelap mata malah akhirnya menjebak Senja dan menanamkan benihnya dirahim Senja. "Saya mohon, jangan memperlakukan Saya seperti ini. Saya punya salah apa pada Bapak? Laki-laki sejati tidak akan menggunakan kekuatannya untuk memaksakan dirinya terhadap seorang perempuan. Saya mohon jangan mengotori saya. Demi Allah saya bersumpah, saya tidak seperti apa yang ada dalam pemikiran, Bapak." (Senjahari Semesta Alam) "Salah kamu adalah, karena kamu telah menjadi duri dalam daging dalam rumah tangga adik saya! Kamu fikir saya tidak tahu akan hubungan terlarang kamu dengan Abimanyu? Kalian berdua itu incest, dan itu amat sangat menjijikkan! Kita lihat saja, setelah ini kamu masih bisa memandang dunia dengan kepala tegak, atau kamu akan melata seperti ular di kaki Saya!" (Halilintar Sabda Alam)”
1 Bab 1 Chapter 12 Bab 2 Chapter 23 Bab 3 Chapter 34 Bab 4 Chapter 45 Bab 5 Chapter 56 Bab 6 Chapter 67 Bab 7 Chapter 78 Bab 8 Chapter 89 Bab 9 Chapter 910 Bab 10 Chapter 1011 Bab 11 Perangkap mulai dipasang.12 Bab 12 Noktah dalam noda13 Bab 13 Salah Paham14 Bab 14 Memulai hari baru.15 Bab 15 Terjebak perangkap sendiri. 16 Bab 16 Dilema17 Bab 17 Dendam salah alamat.18 Bab 18 Benci tapi peduli19 Bab 19 Dipecat tanpa alasan.20 Bab 20 Tidak mengerti perasaan sendiri.21 Bab 21 Masih ada jalan.22 Bab 22 Murid rasa guru.23 Bab 23 Bohong putih.24 Bab 24 Masalah baru.25 Bab 25 Pemaksaan.26 Bab 26 Rahasia telah terkuak.27 Bab 27 Mulai cinta.28 Bab 28 Mengidam.29 Bab 29 Mengidam aneh.30 Bab 30 Cemburu.31 Bab 31 Pandai bersilat kata.32 Bab 32 Laki-laki aneh.33 Bab 33 Kesalahan berujung kebingungan.34 Bab 34 Salah paham (lagi).35 Bab 35 Pertemuan tak terduga.36 Bab 36 Rencana jahat.37 Bab 37 Eksekusi perencanaan jahat.38 Bab 38 Salah sasaran (konten dewasa).39 Bab 39 Terselamatkan.40 Bab 40 Rekonsiliasi dengan calon mertua.41 Bab 41 Cemburu dan drama penculikan.42 Bab 42 Sesal kemudian tiada berguna.43 Bab 43 Mencoba ikhlas.44 Bab 44 Pernikahan.45 Bab 45 Malam panjang (end).46 Bab 46 Langit Sabda Alam dan Bintang Sabda Alam (epilog).47 Bab 47 Penantian panjang (extra part 1).48 Bab 48 Extra Part 2 (the ugly duckling