icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Pras and his destiny

Bab 9 Laura

Jumlah Kata:1202    |    Dirilis Pada: 27/12/2021

da di pusat kota. Salah satu tujuan wisatawan juga. Sore sudah semakin menghilang berganti menjad

pergelangan tangan Laurent dan b

al Laurent. Ia kesal juga, ka

elana sependek itu. Bahaya. Ini bukan Jakarta. Di Jakart

ak salah, makan mie di kedai pinggir jalan gini. Kamu seorang milyader

sambil meminum teh hangat itu di gelasnya. Lau

mata Pras menyipi

ab Laurent, padahal

tang. Dua porsi mie sap

nado suka yang pedas-pedas, kan?

oritenya itu. Laurent pun sampai mengeluarkan ekspresi senang.

mbali ingat beberapa kali lalu itu mencium dan melumat bibir Laurent demi pera

beli milkshake, ini

pa milk

i pada air dingin biasa." Ia menatap Pras, mengambil ti

gini." Laurent mengambil tisu lagi dan bergant

as bertanya.

terkekeh, lalu dengan lembut Laurent meng

jemarinya yang mengelap bibir merah Pras. Ia m

ak lagi napsu dengan makanan dihadapannya. Namun napsu lainnya yang

gannya terlepas. Ia beranjak d

telahnya ia segera berlari mengejar Laurent yang berada di tengah ram

ET

n Laurent diantara banyak o

di aku lihat Laur

. Laurent melepaskan pelukan erat

t menatap sedih, kecewa, dan marah. Pras meng

ncari-cari. Ia kehilangan sosok wanita yang sepintas mir

u

nnya terasa nyeri, kencang juga pukulan Laurent. Tapi itu tak mengapa, Laurent tak boleh me

*

sil permintaan Pras. Mereka sudah kembali ke apartemen sejak dua jam lalu

Pantry sudah rapih. Ia tak mau menatap Pras. Saat meletakkan piring berisi

nnya. Napsu makannya beberapa hari ini sedang menggila. Mungk

i aku yang cuci." Laurent masuk ke dalam kamar da

ecewa, Rent.' ucap dalam hati Pras

*

lam kantung laundry karena jam enam pagi petugas laundry akan datang me

n tak memakai celana pendek, padahal jelas ia memakainy

ngat. Pandangannya menerawang ke langit yang masih gelap.

g, ayo ketemu." Laurent berucap sendiri. Bulir air ma

endu menatap Laurent, namun, berganti menjadi ekspresi l

s berjalan menuju Pantry. Laurent hanya m

s berbelok menghampiri Laurent dan merebut cangkir milik wanita itu. Ia meminum teh milik La

sambil meletakan ca

lebih manis k

ir Laurent sekilas. Lalu melepaskannnya.

ent." Pras lalu berjalan kembal

terdengar. Sedangkan Pras suda

n dan menahan rindu dengan benda kenyal mili

enam

aruh nasi di atas dua piring dan menyiapkan air putih dua gelas. Su

am," Lede

ndreas menatap Pras yang menahan senyum.

Pras," sap

ulai memakan sarapannya. Laurent memotong roti perancis ra

iang, semua sudah lebih rapi dan sel

Mengkode Andreas untuk m

agih." Pras berbicara sedikit kencang, supaya Laure

Pak?" Bis

Jawab Pras sa

an bersiap. Pras berjalan menghampiri Laur

ngkarkan dasi di leher Pras yang menatapnya lekat. Laurent cember

ent kembali duduk

ala Laurent. Tangan wanita itu menepiskan kasar. Ia tak mengan

nt beranjak dan merapihkan piring dan g

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
1 Bab 1 Dingin dan Sepi2 Bab 2 Laurent3 Bab 3 Gala dinner4 Bab 4 Talk5 Bab 5 Mencari tahu6 Bab 6 Sisi lain7 Bab 7 Tujuan baru8 Bab 8 Ikut campur 9 Bab 9 Laura 10 Bab 10 Khawatir berujung ... 11 Bab 11 Perpisahan12 Bab 12 Jejak Laura 13 Bab 13 Menghindar14 Bab 14 Deal with the devil15 Bab 15 Maid but ...16 Bab 16 Kehadiran Jevan17 Bab 17 Sehari bersama18 Bab 18 Tempat tumbuh19 Bab 19 Emosi Laurent20 Bab 20 I love you (21+)21 Bab 21 Stalker22 Bab 22 Titik terang23 Bab 23 Promises24 Bab 24 Holding hand25 Bab 25 Tak mudah26 Bab 26 Pertemuan27 Bab 27 Twins28 Bab 28 Awan mendung29 Bab 29 Mommy wake up30 Bab 30 Come back31 Bab 31 Keluarga adalah rumah32 Bab 32 Menata (21+)33 Bab 33 Family vacation34 Bab 34 Lembaran baru35 Bab 35 Cemburu (21+)36 Bab 36 Family visit37 Bab 37 Alexander 38 Bab 38 Cibiran 39 Bab 39 Kegalauan40 Bab 40 Pil pahit kejujuran 41 Bab 41 Bertindak42 Bab 42 Spy43 Bab 43 Kado terbaik44 Bab 44 Mulai menyelidiki45 Bab 45 24 746 Bab 46 Roma - Italy47 Bab 47 Tertipu48 Bab 48 Menyukai Alex 49 Bab 49 Rencana lain (1)50 Bab 50 Rencana lain (2)51 Bab 51 Alex gundah52 Bab 52 Empat mata53 Bab 53 Kesepakatan54 Bab 54 Penolakan Alex55 Bab 55 Menjaga jarak 56 Bab 56 Nasehat Laurent57 Bab 57 Surat Kaleng58 Bab 58 Alex & Jessie59 Bab 59 Mommy pelacur 60 Bab 60 Bukan Gossip61 Bab 61 Pras dan takdir barunya62 Bab 62 Murka63 Bab 63 Tentang Lily64 Bab 64 Luapan rindu65 Bab 65 Kecurigaan66 Bab 66 Red dragon lainnya67 Bab 67 Strategi68 Bab 68 Kesendirian69 Bab 69 She is back70 Bab 70 Obat rindu71 Bab 71 Gelato72 Bab 72 Tertekan73 Bab 73 Kejutan74 Bab 74 Belinda75 Bab 75 Dendam masa lalu76 Bab 76 Tersekap77 Bab 77 War invitation78 Bab 78 Chasing her79 Bab 79 Saling mengejar80 Bab 80 Tragedi81 Bab 81 Menyerah82 Bab 82 Muncul kembali83 Bab 83 Tak peduli84 Bab 84 Mulai kembali85 Bab 85 Tatapan (21+)86 Bab 86 Back to school87 Bab 87 Ladies day88 Bab 88 Keluarga bagi Pras89 Bab 89 A thousand years90 Bab 90 You and me (21+)91 Bab 91 Hadiah mencengangkan92 Bab 92 Lily melahirkan93 Bab 93 Takdir akhir bagi Pras