icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Pras and his destiny

Bab 8 Ikut campur

Jumlah Kata:1728    |    Dirilis Pada: 27/12/2021

satu kaki menyilang dikaki satunya lagi. Menunggu Pras yang masih belum datang juga. Sedangkan terakhi

Baju lengan panjang oversize warna coklat tua berpadu dengan celana jeans

voicenya. Ia berjalan bersama Andreas

anjak dan menyapa Andreas dengan anggukan kepala seraya tersenyum tipis. Pras tak me

ju, jas, sepatu, koper yang ukuran

ndreas ikut ke Hongkong, Pras selalu memb

lam P

andasan pacu yang sebentar lagi tak lagi tampak karena mereka sudah di atas udara. Laurent te

ng wajah Pras dengan telu

Pras tertarik sebelum kembali dudu

hitamnya sambil menyamankan posisi duduknya. Pras melirik sebelum meno

sendiri. Ia mulai menyadari jika Pras bersi

au sekedar menganggap Laurent

kamu, Rent?" Pras membuka

i perempuan- bookingan?" B

dua

sann

lah.

Pras b

ent bersedekap dengan sombongnya sambil memiringkan tubuh menatap pria

ya kan bil

k?" Laurent t

um aku nikmat banget." Laurent membuka lembar buku

t, harus total bermain

ik Laurent diam-diam. Ia melihat wanita itu begit

ngan masih membaca buku. Pras membuang pandangan dan memejamkan mata. Laurent melirik. Ide isen

edua mata Pras terbuka dan i

oda Laurent sambil memainkan jarinya di tangan Pras

ketus. Laurent menelan ludah

yang berprinsip,"

*

thouse, tapi ada tiga kamar dan dua kamar mandi. Laurent menempati kamar yang ada disudut. Sedangkan kamar

warna gelap." Pras berjalan menuju kamar mandi. Ia ingin menyiram tubuhn

esini untuk melayani kamu seperti--" Laurent belum

ra di mana, kan? Andreas, sud

bir kesal. Namun segera ia tepis dan berjalan kedalam ka

sih nihil. Secepatnya tim ka

tau itu pasti susah.

r kamar dan menyiapkan berkas-berkas peker

na, sepatu, kaus kaki, hingga ke cel

ak-kotak bak roti sobek Pras yang terpampang nyata dengan handuk yang melilit

n juga bajunya ke kamu?" Laurent b

ya dua sendok kecil. Saya ng

kamar Pras yang hanya terkekeh. Wanita itu menuju dapur dan membuka kitchen set sudah p

ertiga. Andreas juga sudah rapih dengan berganti

Laurent." Andreas me

usin. Sayang sekali kalau berakhir di panti

ok kok." Andreas mencomot biskuit dari dalam

gidik. "Ngg

ri kamarnya sudah dalam keadaan rapi. Laurent sempat terhipnotis sejenak. Lalu

k P

as seraya meli

ena tim butuh saya di sana untuk membantu melacak

n mata. Itu hanya

at sekarang." Pras be

pulang sekitar--" Pras menata

Ia mengedipkan sebelah matanya menggoda Laurent.

Ide

i di hadapan Pras sambil menangkup wajah dengan rahang tega

rjalan kembali ke Pantry dan membuka kulkas. T

senyum di depan p

Pras mengangguk dan berjalan

ulkas karena ia juga akan memasak untuk makan siang se

*

saat Andreas berbicara dengan tetap berdiri didekat mej

jah Pras tak menunjukan ekspresi apapun. Lalu Andrean mengambil kembali d

memeriksa pekerjaannya, hasil rapat deng

part

pendek dan kaos berwarna hitam. Ia asik meny

menjadi 'Maid' karena Pras akan mem

purna. Masih setengah jam lagi sebelum Pras kembali. Ia bergegas mengambil t

h ke dollar hongkong dengan meminta pegaw

at es krim mangkuk yang menggiurka

s. Ia menata roti perancis yang ia beli dengan isi tuna, ayam, cream cheese

Pras pasti sibuk. Anggaplah ia sedang

urent memukakan pintu lalu kemba

lu melepaskan sepatu dan menuju ke dalam kamar. Laurent mend

aku mau mandi dulu." Pras

mbil menuju ke pantry. Pras menahan

mpau sore untuk Pras. Ia tak makan karena

ent menuju ke kamarnya dan mengamb

engan kedua mata tak lepas menata

kai jeans panjang a

, Ia fokus mengikat

i Lau

Laurent samb

ngar semakin berat dan serius.

lan menuju pintu. Dengan cepat Pras mena

ikut." Kedua mata

campur aja urus

paskan. Namun cengkr

na di sini saya yang bertanggung jawab atas diri

-jalan sebentar, Pr

aya kalau kamu send

ongkong. Sama kaya kota

gu di sini!

dan meminum air putih sebelum ia be

ku bisa

Ia meninggalkan makanan yang masih ada dia

ya antar. Mobil

ekeliling aja Pras, lepas ih!" Omel Laurent

jemarinya namun berganti mengecup kening L

Pekik

enyum dan berjalan lebih dahulu

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Pras and his destiny
Pras and his destiny
“Pras. Pria dengan usia dewasa yang merupakan CEO perusahaan besar dengan kehidupan luar biasa kaya raya. Namun, hidup dengan takdir yang tak banyak bagi seorang laki-laki akan sanggup menjalani. Ia menjadi duda diusia empat puluhan dan mandul sehingga tak akan bisa memberikan keturunan bagi wanita manapun. Hingga ia tak ingin menjadikan pernikahan sebagai tujuan hidupnya lagi. Kegagalan dengan mantan istrinya dulu sudah membuat dirinya tak ingin berurusan dengan wanita. Apalagi jatuh cinta. Takdir lain dihidupnya membawa ia mengenal wanita bayaran pria kelas kakap, yang memiliki alasan tersendiri kenapa ia menjalani profesi terselubung bernama Laurent. Pras akhirnya mau tak mau dekat dengan wanita tersebut karena ia juga memesan jasa Laurent, hingga pertemuan demi pertemuan terjadi. Mendadak Pras takut jika Laurent tau kekurangannya maka ia akan kehilangan wanita yang sudah mengacak-ngacak hatinya sehingga muncul benih cinta. Dan juga Laurent yang takut jika Pras akan tau rahasia pada dirinya kemudian beranjak pergi. Atau justru keduanya mampu menerima takdir kehidupan bersama-sama?”