icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

BILIK LAIN DI RUMAH SUAMIKU

Bab 5 WANITA HAMIL

Jumlah Kata:922    |    Dirilis Pada: 10/12/2021

nsel pria itu berbunyi

tnya?" tanya Mas Yusuf pa

ini aku melihat Mas Yusuf sehat-sehat saja. Dan lagi bukankah

-janga

ana aku wanita biasa. Perlu kejelasan terhadap sebuah

, aku terdiam dan berusaha mencerna

an, Dok?" ta

Sakit apa sampai dok

a tak pergi menjauh saat bertelepon? Apa dia

macam apa

m, nanti saya hubungi lagi. Saya tu

ngaduk nasi goreng di piring, b

uf kini kembal

. Melihat dua matany

a saling sapa

tai sambil kembali menyendok m

ggak. Sih.

api aku ngerti mana yang wajib dan nggak. Mana yang ditinggal

a tersinggung karena mend

Menghadapi orang seperti

ahan aku akan mengingatkannya bagaimana seorang muslim bisa mendapat pahal

cap salam. Tak harus mondok untuk membi'ahkan diri

enapa dia membahas mengenai hukum. Dia bahkan tak lagi menyematkan panggilan 'Dik'

anna. S

mah Papa dan Mama, ya." Pria i

em

ik Hanna sedang ulan

ini aku mulai bisa membaca karakternya, cara bicaranya b

a, belum pernah sampai membuatku penasaran lantaran memi

ya datar. Seolah tak c

rah dengan rumah Papa. Mas juga ingin lebih dek

Aku yakin ini ada kaitannya

ak. Kamu terus menolakku. Bahkan sejak bangun tidur sampai sekarang, tak kulihat

a keluarga saja. Katanya sekalian mau icip rumah baruku." Aku bicara

meyakinkan mereka. Yang pentin

bunyikan di sana. Dan dia sedang sakit. Itu kenapa Mas Yusuf meminta dokter datang membaw

cewa di wajah suamiku. Yakin, deh. Kali ini Mas Yusuf pasti tenga

s. Tampaknya Mas sangat kh

raan, Dik." Mas

dengan percaya diri menjawab telepon di depanku. Dia pikir, Hanna

al, di dalam asrama kami dididik hidup dengan keras, mandiri dan berinteraksi dengan banyak manusia. Dan aku .

u yang membulat. Seolah p

hasianya nanti, dan menjadi sebab perpecahan kami hingga kami berpisah, aku masih bisa

berbunyi. Dahiku mengerut men

n membukanya. Namun,

usuf lanjutkan makan." Aku

pun men

tahun, sepantaran denganku. Cantik, dan mataku menyipit melihat tangannya memegangi perut yang agak buncit. Hamil atau hanya kelebihan

ipanggil tadi untuk memeriksa perempuan cantik

dapat jawaban siapa wanita di bilik lain lantai dua, sekaran

siapa kamu

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka