icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
Cinta Lima Tahun, Hancur oleh Sebuah Panggilan

Cinta Lima Tahun, Hancur oleh Sebuah Panggilan

Penulis: Calm Spirit
icon

Bab 1 

Jumlah Kata:1771    |    Dirilis Pada: 07/11/2025

pria yang kucintai selama lima

epan kami, sebuah kehidupan bers

Citra, ditemukan dengan amnesia parah, dan pikiran

u untuk berpura-pura menjadi kekasih kakak

menghidupkan kembali masa lalu mereka, se

uk cinta mereka yang "bersemi kembali",

gih untuk Citra, berharap semua ini aka

u hanyalah "ban serep", "gadis penurut" yang akan

aanku, direduksi menjadi sebuah kem

dan terencana itu mereng

manfaatkanku sesuka hati, lalu kembali pa

bung, m

temu Laksmana, kakak

siapa pun. Segera." Kata-kata i

n dalam diam, menjawab: "Bagaimana kala

di dalam diriku, dipicu oleh rasa sakit dan

ku, sebuah tekad baru

jadi pendamping priamu, dan dia harus menj

lai, tapi sekarang, semua

li tidak tahu, pengant

a

rwarna krem dengan tulisan emas yang el

bersejarah di Puncak sudah dipesan, bunga-bunga sudah

Lima tahun membangun kehidupan yan

epon itu

ecelakaa

ipacarinya selama bertahun-tahun sebelum aku,

terakhir. Pikirannya terjebak di usia tujuh

bergegas

dalah sebuah guncan

ke apartemen kami, wajah

harus menund

jatuh. "Menunda

bilang guncangan apa pun bisa... fa

a semua ini. "Dia pikir... kau

idak bisa memberitahunya kebenaran

i merayapiku. "Jadi, apa artinya

mpurna. "Artinya, untuk saat ini, kita

agaimana?" Suarak

er... mereka menyarankan sebuah skenario. Bahw

ar. "Pacar Laksmana?

kuat. Kumohon. Aku butuh kau melakukan ini untukk

tabilitas setelah kehilangan orang tuaku di usia muda.

. dan

ni tidak mengubah apa pun,

idup kami, dijeda untuk

uaku. Mereka pikir itu yang terbai

akin

n bertemu denganm

-kata itu terasa sep

ingkat yang sangat canggung di mana Erlangga memegang tangannya dan aku berd

cerah dan polos, tertuju pada Erlangga d

adalah kabut pend

lama mereka, membawanya ke tempat-tempat favorit mereka dulu. Dia penuh perhatian, me

kembali". Foto-foto mereka tersenyum, dengan caption #CintaSej

a pada diriku sendiri ini hanya

ruang yang penuh makna, merindukan stabilitas yang coba kubangun dar

pesialisasi dalam pengobatan amnesia mutakhir. Aku menghabiskan berjam-jam meneliti, harapanku me

rosur itu, tanganku g

u kami, atau yang dulu menjadi ruang tamu kam

suatu yang tak terbaca di matanya. "Si

luar biasa! Tingkat keber

kannya ke meja kopi, sudah kembali menatap pon

i aku tetap berpegang teguh pada

ri laptop Erlangga. Dia meninggalkannya di kantornya di Adi

mencari file itu, aku mendengar suara-suara dari ruang rapa

apura itu, kau tidak akan me

yang dulu membuat jantungku berdebar. Sekarang

rapa minggu yang lalu. Si sok pahlawan it

ng lalu? Laksmana

-buru. Ini seperti mimpi, bung, bisa mengulang sem

anya. Darahku

"Dan Anisa? Bagaimana d

a. Dia benar-benar tidak punya tempat lain untuk pergi. Begitu 'mimpi' dengan Citra ini selesai, atau di

rima

ngapura itu masih ada d

i di bawahku, kota di

memanfaatkan amnesia Citra, bukan untuk melindunginya, tapi untuk m

aja itu, adalah sebuah pukulan fis

akna, kesetiaanku, cintaku – semua

ornya, mati rasa, air mata mengaburka

itama. Kaka

h, dia menjalankan cabang bisnis keluarga yang berbeda, yang lebih didorong oleh int

u baik-ba

ras dan patah-patah. "Aku harus meni

pribadi Aditama Group, yang biasanya menjadi tempat kontempla

tap. "Dan bagaimana kalau aku yang menikahim

enak mengalahkan keputus

kepada Erlangga. Dia mengabaikannya, terlalu sibuk memikat semua orang. Kemudian, saat mengunjungi apartemen Laksmana yang ternyata sangat minimalis untuk mengant

il, tapi terasa si

ku, suaraku bergetar. "Ken

bertahun-tahun, Nisa. Atas kekuatanmu, bakatmu, kesetiaanmu. Aku tidak

informasi tentang klinik Singapura itu kepada Erlangga beberapa minggu yang

kukannya. Laksmana adalah

eh rasa sakit dan kebutuhan mendadak yang membara untuk... bu

ara mengejutkan tegas. "Kita menikah

guk perlaha

s menjadi pend

rangkat, tapi di

ayahku sudah tiada, Erlangga... Erlangga harus

m di matanya. Dia melihat balas dendam sim

a saat, dia ber

ku mengemasi

Laksmana di Menteng. Untuk membuat peran kita l

SCBD, rumah Laksmana elegan, penuh dengan buku d

seketika, suaranya campura

h ke rumah Laksmana? Bukank

ngin, jauh. "Kita harus meyakinkan, ingat?

a mendengar kejengkelannya. "Tapi ini hanya pura-pu

anku, Angga. Seper

epon sebelum di

semua berjalan sesuai keinginanku. Dan E

itu. "Sebentar lagi, sayang. Ini semu

marah. Aku tahu ini ber

wa yang telah disiapkan Laksmana untuk kami tandatangani, s

ku, tapi sekarang bercampur dengan sesuatu yang

n telah

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Cinta Lima Tahun, Hancur oleh Sebuah Panggilan
Cinta Lima Tahun, Hancur oleh Sebuah Panggilan
“Pernikahanku dengan Erlangga, pria yang kucintai selama lima tahun, tinggal hitungan minggu. Semuanya sudah siap untuk masa depan kami, sebuah kehidupan bersama yang terencana dengan indah. Lalu telepon itu datang: kekasih masa SMA Erlangga, Citra, ditemukan dengan amnesia parah, dan pikirannya masih meyakini bahwa dia adalah kekasih Erlangga. Erlangga menunda pernikahan kami, memintaku untuk berpura-pura menjadi kekasih kakaknya, Laksmana, dengan alasan "demi Citra." Aku menahan siksaan dalam diam, melihatnya menghidupkan kembali masa lalu mereka, setiap gestur cintanya kini hanya untuk Citra. Instagram Citra menjadi kuil publik untuk cinta mereka yang "bersemi kembali", dengan tagar #CintaSejati di mana-mana. Aku bahkan menemukan sebuah klinik canggih untuk Citra, berharap semua ini akan berakhir, tapi Erlangga mengabaikannya. Lalu, aku tak sengaja mendengar percakapannya: aku hanyalah "ban serep", "gadis penurut" yang akan menunggu, karena aku "tidak punya pilihan lain." Lima tahun hidupku, cintaku, kesetiaanku, direduksi menjadi sebuah kemudahan yang bisa dibuang begitu saja. Pengkhianatan yang dingin dan terencana itu merenggut napas dari paru-paruku. Dia pikir aku terjebak, bahwa dia bisa memanfaatkanku sesuka hati, lalu kembali padaku, dan mengharapkan rasa terima kasih. Aku limbung, mati rasa. Dan kemudian, aku bertemu Laksmana, kakak Erlangga yang pendiam. "Aku harus menikah, Laks. Dengan siapa pun. Segera." Kata-kata itu lolos begitu saja dari mulutku. Laksmana, yang selama ini hanya menonton dalam diam, menjawab: "Bagaimana kalau aku yang menikahimu, Anisa? Sungguhan." Sebuah rencana berbahaya dan nekat menyala di dalam diriku, dipicu oleh rasa sakit dan keinginan membara untuk sebuah pembalasan. "Baiklah, Laks," kataku, sebuah tekad baru mengeraskan suaraku. "Tapi aku punya syarat: Erlangga harus menjadi pendamping priamu, dan dia harus menjadi waliku dan menyerahkanku di pelaminan." Sandiwara akan segera dimulai, tapi sekarang, semua berjalan sesuai keinginanku. Dan Erlangga sama sekali tidak tahu, pengantin wanitanya adalah aku.”
1 Bab 12 Bab 23 Bab 34 Bab 45 Bab 56 Bab 67 Bab 78 Bab 89 Bab 910 Bab 1011 Bab 1112 Bab 1213 Bab 1314 Bab 1415 Bab 1516 Bab 1617 Bab 1718 Bab 1819 Bab 1920 Bab 2021 Bab 2122 Bab 2223 Bab 2324 Bab 24