icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Tiga Puluh Delapan Perceraian, Satu Pengkhianatan

Bab 3 

Jumlah Kata:847    |    Dirilis Pada: 07/11/2025

bakar di dada dan leherku perlahan mulai sembuh

g menjengu

ana saat pemeriksaanku, untuk me

akan menangis, atau berteriak, atau mengancam

i, ponselku send

esan dar

ku sup ayam spesialnya. Di

o semangkuk sup

an

malam. Dia memegang tang

ursi di samping tempat tidurnya, t

can malam ini untuk mene

gku pulang kare

saku. Sebuah foto. Clara, wajahnya menengadah, men

Tangan Clara menyelin

u, merasakan tekanan yang tajam dan m

hanya menghapus pesan-

gurus administrasinya sendiri. Aku naik taksi

diri di ambang pintu. Bram ada di sebelahny

pergi," kata Bram sebelum aku bisa

rumah Bram, yang berarti ini rumah

ekali ini. "Clara, tidak. Ini rumahku d

alau kau tidak membiarkanku masuk, aku akan lari ke

tak berday

i di dekat gerbang. Matan

au sudah

h permintaan maaf. "Dia hanya akan tinggal beberapa hari

arah Clara, yang sekarang men

araku tenang, ta

ke

jut. "Kau... kau

nyum pahit menyentuh bibirku

ini. Aku hanya tamu sement

masuk ke dalam rumah se

i," katanya, mengerutkan hid

umah tangga. "Sofa ini jelek sekali

besar yang tergantung di ruang tamu. Itu ada

n jari tajam, "yang paling jelek d

h tangga menatap

lu mengangguk kecil,

ya. Aku sudah mend

Aku berbalik tanpa sepatah kata pun

u akan memudahkannya. Aku akan

engan barang-barangku. Pakaian, buku, perleng

marku, menyeret koper, ru

ersenyum robek. Buku-bukuku ditarik dari rak dan dilempar bertumpuk.

ngan sangat hati-hati, kuraw

sejenak, hanya men

h semua itu, senyum puas dan

ekeliling ruangan, "dan kau... kali

Aku sudah selesai

anku, menghalangi jalanku

terbuka. Dia melihat set cat minyak berde

au pamer betapa berbakatnya dirimu?

adalah dinding yang tidak bisa dia

bergerak m

ut karena marah

engayunkannya ke kepalaku. Aku terhuyung mundur, menghin

kehilangan keseimb

tangannya di dadaku

diri di puncak

nya!" teriaknya, su

Lalu benturan keras dan hebat saat

arat berantakan di bawah, kepalaku membentur la

arah hangat membasahi rambu

, serangkaian

ganku

alah Bram, berlari masuk melalui pintu depan

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Tiga Puluh Delapan Perceraian, Satu Pengkhianatan
Tiga Puluh Delapan Perceraian, Satu Pengkhianatan
“Hari ini adalah ulang tahun pernikahanku yang kelima. Ini juga hari di mana suamiku, Bram, memintaku bercerai untuk ke-38 kalinya. Dia melakukan ini demi Clara, teman masa kecilnya. Wanita yang menabrakkan mobilnya di hari pernikahan kami, membuatnya tidak akan pernah bisa punya anak. Sejak saat itu, Bram terus membayar utang rasa bersalah, dan akulah harga yang harus dibayarnya. Selama lima tahun, aku menahan siklus perceraian dan rujuk yang tak berkesudahan. Tapi kali ini berbeda. Clara mendorongku dari atas tangga. Bram menemukanku bersimbah darah dan berjanji akan menuntut keadilan. Dia bersumpah akan membuat Clara membayar perbuatannya. Tapi beberapa hari kemudian, polisi menelepon. Rekaman CCTV insiden itu telah terhapus secara misterius. Tidak ada bukti, tidak ada kasus. Malam itu, Clara menyuruh orang menculikku. Saat anak buahnya merobek pakaianku di belakang sebuah van, aku berhasil menelepon Bram. Dia menolak panggilanku. Aku melompat dari van yang sedang melaju. Dan saat aku berlari menyelamatkan diri, berdarah-darah di aspal yang dingin, aku bersumpah. Kali ini, tidak akan ada rujuk yang ke-39. Kali ini, aku akan menghilang.”
1 Bab 12 Bab 23 Bab 34 Bab 45 Bab 56 Bab 67 Bab 78 Bab 89 Bab 910 Bab 1011 Bab 1112 Bab 1213 Bab 1314 Bab 1415 Bab 1516 Bab 16