icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Bukan Lagi April Mayo: Kembalinya Sang Pewaris

Bab 4 

Jumlah Kata:677    |    Dirilis Pada: 29/10/2025

dang Bima

uar dari hidupku, aku mengirim s

a. Aku akan ke sana malam

rakhir yang akan kukirimkan padany

at tinggal, Bima. Aku doakan yang t

bang panik, ketakutan purba yang belum pernah kurasakan selama bertahun-tahun. Aku mencoba meneleponnya.

eperti burung yang terperangkap. Dia tidak

ang mengganggu di sampingku. "Penghulu sudah

ang kuberikan pada Alya. Cincin yang direbut Clara dari tangann

i tangannya dan melemparkannya ke lantai. Cincin itu berg

amku, mendorongnya, mel

buku. "Pikirkan tentang merger!

nyalah mata kosong Alya dan

uan Aditama, tapi ibu Anda telah memberikan pe

a, hanya sedikit. Otot-ototku menegang, inderaku menajam, geraman rendah bergemuruh di dadaku. Para

iranku berpacu, kembali ke malam lain, tujuh tahun yang lalu, ketika aku berlari seperti ini,

. Aku ingat kehangatannya saat dia meringkuk di dekatku di dekat a

rnah meninggalkanm

Clara mempermalukannya. Tapi dia tidak akan meninggalkanku. Ke mana dia akan

tu atau dua hari, lalu aku akan menemuinya, menghujaninya dengan permintaan maa

ampu-lampu rumah kecil kami muncul di antara pepohonan, sebuah

kuat hingga membuat lututku lema

ewaan yang tegas. Kali ini aku akan tegas. Dia tidak bisa seenaknya men

h siap, kata-kata omelan sudah di ujung lidahku. Aku berhara

di sofaku, menonton televisiku, seorang gadis k

Ada yang bisa saya bantu?" ta

rputar. "Di mana dia?" tuntutku, suaraku serak

Alya," gagapnya. "Kami baru pindah hari ini. Pemilik rumah bilang penyewa sebelumnya pergi terbur

ma di ruang kosong tempat hatiku dulu bera

berlutut di jalan masuk yang

. Dia benar-ben

-

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Bukan Lagi April Mayo: Kembalinya Sang Pewaris
Bukan Lagi April Mayo: Kembalinya Sang Pewaris
“Selama tujuh tahun, aku melepaskan kehidupanku sebagai pewaris perusahaan demi sebuah rumah sederhana bersama pria yang menyelamatkanku dan putra kami. Aku memilih cinta di atas sebuah kerajaan. Pilihan itu hancur berkeping-keping pada malam saat dia pulang dengan aroma parfum wanita lain. Dia menyebut perselingkuhannya sebagai "merger bisnis", tetapi berita utama menceritakan kisah yang sebenarnya. Dia memilih kekuasaan di atas keluarganya. Ibunya memanggil kami ke kediaman keluarga hanya untuk mengumumkan bahwa selingkuhannya sedang mengandung "satu-satunya pewaris yang sah". Di depan semua orang, dia menawariku pekerjaan sebagai pembantu dan berkata putraku boleh tinggal sebagai anak yatim piatu yang diadopsi. Pasanganku, pria yang rela kutinggalkan segalanya untuknya, hanya berdiri di samping ibunya dan tidak mengatakan apa-apa saat ibunya secara terbuka menghapus kami dari hidupnya. Putraku yang berusia lima tahun menatapku, suaranya bergetar, dan mengajukan pertanyaan yang meremukkan kepingan terakhir hatiku. "Mama, kalau Tante itu punya bayi... lalu aku ini apa?" Tetapi pukulan terakhir datang di hari ulang tahunnya. Selingkuhannya menipu kami untuk menghadiri pesta pertunangan mereka, di mana dia mendorong putra kami hingga jatuh ke lantai dan menyangkalnya. Saat keluarganya menyerangku, putraku memohon bantuannya, memanggilnya "Tuan". Pada saat itu, wanita yang dikenalnya telah mati. Aku menggandeng tangan putraku, berjalan keluar dari kehidupan itu selamanya, dan menelepon kerajaan yang telah kutinggalkan. Sudah waktunya dunia mengingat nama asliku.”
1 Bab 12 Bab 23 Bab 34 Bab 45 Bab 56 Bab 67 Bab 78 Bab 89 Bab 9