icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Istri Tercampakkan, Legenda Hukum Bangkit

Bab 2 

Jumlah Kata:662    |    Dirilis Pada: 29/10/2025

ngun, sisi tempat tidurnya dingin dan tidak tersentuh. Aroma samar parfum mahalnya masih ter

ng telah dia tunda. Segala sesuatu yang lain-pakaian desainer yang dibelikan Baskara untuknya tanpa menanyakan ukuran atau gayanya, perhiasan yang tergeletak tak tersentuh di d

pintu berbunyi. Bunyinya mengagetkan di rumah y

ngsing, mengenakan setelan celana putih tajam yang mungkin harganya lebih mahal dari anggaran belanja bulanan Eva. Rambut pirangnya

ia Ha

anya sehalus sutra. "Kamu

gan. Dia hanya melihat me

u untuk sarapan untuk membahas beberapa d

Baskara menggema dari lorong. "

bertahun-tahun tidak Eva lihat ditujukan padanya. Dia memeluk Aurelia dengan h

ngan Baskara. "Aku sedikit khawatir tentang masalah hak kekayaan intelektu

sudah mengurusnya. Aku sudah menarik semua yurisprudensi yang relevan.

enunduk bersama di atas tablet yang dikeluarkan Aurelia dari tas desainernya. Baskara benar-benar terserap, fokusnya mutlak. Fokus yan

ama. Pasangan kuat Jakarta. Dia, jaksa brilian. Dia,

ng dalam dan dingin. Dia adalah orang luar di sini. Seorang pengganti. Peran yang dengan bod

pan dan berjalan kembali ke ka

s, kamu bahkan ingat aku minum kopi dengan satu sendok gula d

pernah kau lupakan," jawa

membuatkan kopi untuknya setiap pagi. Hitam, dua sendok gula. Fakta sederha

menoleh ke belakang. Dia memanggil taksi ke bandara,

rkas untuk kasus pertamanya kembali. Sebuah pengambilalihan paksa yang brutal dan berisiko tinggi. Kliennya di ambang ke

n yang familier, perburuan kelemahan, strategi yang terungkap di benakny

unga dan menunggu suami

udah mula

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Istri Tercampakkan, Legenda Hukum Bangkit
Istri Tercampakkan, Legenda Hukum Bangkit
“Selama tiga tahun, aku menyerahkan hidupku sebagai "Nemesis," pengacara tak terkalahkan itu, demi menjadi istri sempurna untuk jaksa bintang Jakarta, Baskara Wijoyo. Aku menukar berkas-berkas hukumku dengan buku resep, percaya aku bisa menyembuhkan pria yang kucintai. Di hari jadi pernikahan kami, dia pulang mabuk, menciumku dengan putus asa, dan membisikkan nama wanita lain. "Aurelia," bisiknya. "Aku tahu kau akan kembali padaku." Tapi putusan akhir pernikahan kami jatuh di sebuah restoran. Ketika seorang pelayan menumpahkan seteko kopi panas, Baskara tidak ragu sedetik pun. Dia melompat untuk melindungi mantan kekasihnya, Aurelia, dari beberapa tetes kopi. Sisa kopi panas dari teko itu menyiram lenganku, menyebabkan luka bakar tingkat dua. Dia panik hanya karena bekas kemerahan kecil di tangan Aurelia, dan langsung membawanya ke klinik pribadi. Dia bahkan tidak pernah melirik kulitku yang melepuh. Dia hanya menyodorkan kartu kreditnya padaku. "Naik taksi saja ke UGD," katanya. "Nanti aku telepon." Saat itulah istri yang berbakti itu mati. Aku berjalan keluar dan tidak pernah menoleh ke belakang. Tiga bulan kemudian, aku berdiri di seberangnya di ruang sidang, mewakili pria yang dia tuntut dalam kasus terbesar dalam kariernya. Dia tidak tahu bahwa ibu rumah tangga pendiam yang dia buang adalah legenda hukum yang dikenal sebagai Nemesis. Dan aku akan menghancurkan rekor sempurnanya yang tak terkalahkan.”
1 Bab 12 Bab 23 Bab 34 Bab 45 Bab 56 Bab 67 Bab 78 Bab 89 Bab 910 Bab 1011 Bab 1112 Bab 1213 Bab 1314 Bab 1415 Bab 1516 Bab 1617 Bab 1718 Bab 1819 Bab 1920 Bab 2021 Bab 21