icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Tiada Kesempatan Kedua bagi Pengkhianat

Bab 2 

Jumlah Kata:866    |    Dirilis Pada: 29/10/2025

ukan ponsel pribadiku, tapi perangkat kecil terenkripsi. Aku melangka

pon dari

nya tenang dan profesional. "Protokolnya sud

kasih,

dak ada jalan untuk kembali. Setidaknya kamu ha

i diriku. Keluarga. Kata itu terasa hampa.

ing yang berbagi tempat tidur denganku. Seorang

icu protokolnya, aku ingin semuanya dihapus. Bukan hanya catatan publikku. A

a di uj

nghapusan yang kami siapkan untuk agen yang t

peranku. Tidak ada seorang pun, bahkan kontak

ingkuh,

keluar datar d

Dia berhenti sejenak. "Telepon dari perempuan itu beberapa bulan yang

erkata lebih bany

am. Selesaikan urusan pribadimu. Begitu kamu nai

bang kelegaan menyelimutiku. Re

tidak perlu memperebutkan aset atau mendengarkan kebohon

, Freddy. Unt

imu baik-

erangkat itu kembali ke dalam tasku te

siapa?" tanyanya, ma

memasang topeng kete

ngucapkan selamat ul

tar. Itu adalah kebohongan yan

. Lalu dia rileks, kecurigaannya memudar. Dia

Kamu tahu itu, kan? Aku

a yang akan terjadi jika aku bertanya padanya

akan mener

ng ceroboh. Aku bertanya padanya apa yang harus kulakukan jika dia selingkuh. D

yang pantas kamu dapatkan, pikirku. Kam

an mendekat. Dia memegang sebuah map di tan

ggu. Ada pembaruan mendesa

apnya langsung berubah

a a

iku, menciptakan ruang kecil dan p

rang bos dan bawahannya. Akting mereka sempurna

aku mengetahuinya. Beruntung aku punya jalan kelu

mundur dari manajer acara. "L

a lebar dan mempesona. "Selamat

ang cemerlang. Pertunjukan kembang api besar-besaran, hanya

atanya tertuju pada kembang api

edak-ledak. Sepuluh tahun.

mpingku bukanlah pria yang kunikahi. Pria itu amb

i oleh warna-warni yang berkedip. Dia

kan menyentuh bibirku

, kilatan kejeng

guku sekarang?" gumamnya

oleh campuran emosi yang kompleks. Aku melihatnya deng

rnya. Sebuah pesan dari

n ponselnya, tapi sudah ter

r dan lapar. Tatapan yang sudah ber

elipkan ponselnya

ra. "Ada masalah darurat dengan salah satu serve

," kataku pelan, suaraku m

," katanya, wajahnya memasang topeng pen

lum dia bisa mengarang lebih banyak keboh

u mudah. Dia pikir aku

, Alana. Aku akan

gkat dan tergesa-gesa di

dingin menetap di hatiku. Dia tidak akan me

akan men

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Tiada Kesempatan Kedua bagi Pengkhianat
Tiada Kesempatan Kedua bagi Pengkhianat
“Malam ini adalah perayaan sepuluh tahun pernikahan kami. Suamiku, Damar Adijaya, seorang taipan teknologi, memesan hotel termahal di Jakarta untuk sebuah pesta mewah. Dia menarikku mendekat untuk sorotan kamera, membisikkan betapa dia mencintaiku. Sesaat kemudian, aku melihatnya menggunakan kode rahasia yang kami ciptakan bersama untuk menggoda selingkuhannya, Kania, tepat di depan mataku. Dia meninggalkan pesta kami, berbohong tentang urusan pekerjaan darurat, untuk menemuinya. Kembang api perayaan yang dia siapkan? Itu untuk perempuan itu. Keesokan harinya, perempuan itu muncul di rumah kami, dalam keadaan hamil. Aku melihat dari jendela saat senyum perlahan mengembang di wajah suamiku. Beberapa jam kemudian, perempuan itu mengirimiku foto Damar yang sedang berlutut melamarnya. Dia selalu bilang padaku bahwa dia belum siap punya anak denganku. Selama sepuluh tahun, aku adalah istri yang sempurna dan suportif. Aku juga seorang ahli keamanan siber yang membangun arsitektur yang menyelamatkan perusahaannya. Sepertinya dia sudah melupakan bagian itu. Saat mobilku menuju bandara untuk rencana pelarianku, kami berhenti di lampu merah. Di sebelah kami ada sebuah Rolls-Royce, dihias untuk pernikahan. Di dalamnya ada Damar dan Kania, dalam balutan tuksedo dan gaun putih. Mata kami bertemu melalui kaca. Wajahnya pucat pasi karena terkejut. Aku hanya melempar ponselku ke luar jendela dan menyuruh sopir untuk jalan.”
1 Bab 12 Bab 23 Bab 34 Bab 45 Bab 56 Bab 67 Bab 78 Bab 89 Bab 910 Bab 10