icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Keluar dari Kepompong

Bab 4 

Jumlah Kata:642    |    Dirilis Pada: 22/08/2025

i ke hotel, di mana dia bila

ihatnya memegang kalung berlian mer

ernya. Ujung jarinya menyentuh logam yang ding

mu pantas mendapat

satu kalung Hello Kitty murah untuk dirinya yang asli, da

idak merasakan kepahi

g, mengecup lehernya dan be

dorongnya menjauh, suara

riknya hingga terjatuh ke karpet. Tangannya yang berp

Dia tidak bisa melepaskan diri. Sambil menatap langit-langit, dia gemetar saat be

ongak sambil mengerutkan ken

nya dengan ejekan. "Apakah m

ir memberitahunya bahwa

an mengakui, "Tentu saja itu menjijikkan. Jika Anda melihatnya, Anda akan merasakan

a lagi. Dia diam-diam membet

lannya. "Gadis Salju ini aneh sekali. "Dia sangat bersemangat p

k untuk menjawab. "Salju

ut, Felix menutup telepon dan mengirim pesan. "S

ix menelepon kembali. "Aku

ak kunjung muncul, Nathan paham bahwa malamn

atakan hal-hal itu di depanny

denyut, dan terus menelepon kontak berlab

maaf dan pesan menyentuh hati,

a. Dia mengambil sesuatu dari m

dan kalung Hello Kitty tertumpah kel

terlintas di pikiran Nathan. Dia

elam, mereka diikat bersama. Emma ora

rang-orang mengejeknya. "Kamu dan gadi

, jadi kau berutang budi p

pasti lapar sekal

l, ibunya berencana untuk

, Nathan mendorongnya

berhasil atau apakah dia kembali. Dia

riksa obrolannya dengan Emma, men

Emma belum pernah bersikap sed

nya untuk tidak menghubunginya, di

nya. "Apakah Anda sudah menetapkan tanggal untuk kembali?

itu akan membuatnya be

an Emma sebagai pengisi waktu l

m taksi, meli

idak menghubunginya, tapi sekarang dia

keluar dari taksi, bermaksud m

an mendongak untuk melihat sosok yan

dia berbicara dengan tidak percaya. "Lo

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Keluar dari Kepompong
Keluar dari Kepompong
“Setelah tiga tahun di luar negeri, Emma Fowler kembali ke tanah airnya dan mendapati dirinya dikirim ke ranjang Nathan Tate sebagai pendamping. Malam penuh gairah mereka mengungkapkan bahwa Nathan sama sekali tidak mengenalinya. Dia sungguh terpesona dengan perubahan dalam dirinya. Emma memilih untuk tidak mengungkapkan identitas aslinya dan malah mengirimkan pesan diam-diam, menanyakan apakah janji pernikahan yang pernah dibuatnya masih berlaku. "Aku selalu menganggapmu sebagai saudara," jawabnya dengan dingin. Kata-katanya menusuk hati Emma. "Janji-janji itu sekadar untuk menenangkan hatimu saat kamu menjalani pengobatan di luar negeri. Kita sudah selesai. Jangan hubungi aku lagi." Emma dengan tenang mematikan ponselnya, memutuskan kerinduan sepuluh tahun lamanya. Namun pada hari dia berencana pergi, mata Nathan berkaca-kaca saat dia berlutut di depannya, memohon dengan suara lirih. "Emma... jangan tinggalkan aku. Kamu bilang kamu akan menikah denganku..." Dia melepaskan genggamannya tanpa ragu. "Kamu bilang aku seperti saudara bagimu..."”
1 Bab 12 Bab 23 Bab 34 Bab 45 Bab 56 Bab 67 Bab 78 Bab 89 Bab 910 Bab 1011 Bab 1112 Bab 1213 Bab 1314 Bab 1415 Bab 1516 Bab 1617 Bab 1718 Bab 1819 Bab 1920 Bab 2021 Bab 2122 Bab 2223 Bab 2324 Bab 2425 Bab 25