icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Lima Tahun, Cinta yang Memudar

Bab 4 

Jumlah Kata:457    |    Dirilis Pada: 30/07/2025

ia bersandar di dinding untuk menopang tubuhnya, me

n, tetapi matanya terus melirik ke arahn

"Kayla, antar

tah, cara untuk

g mabuk keluar dari klub. Mereka sedang berjalan melewati

gan sengaja menjatuhkan diri ke dalam

lihat Cheryl meronta-ronta di air mancur dan

g sudah biasa dia l

ngkeramannya terasa memar. "Sudah kuperingatk

anya berdenyut. Alkohol, demam, stres yang

aknya, menariknya ke

an penyangkalannya. Jari-jar

ng tidak akan pernah kau lupakan

rongnya ke da

eledak di kepalanya saat dia tenggelam. Dia memerintahkan pe

n melihat Brama mengangkat Cheryl keluar, mem

Brama sedang duduk di samping tempat tidur, ek

ritahuku kau sakit?" ta

. "Apakah itu akan menghentikanmu?" ta

tegang. Dia menyalakan sebatang

k pembicaraan. "Ka

id

ernah berbohong p

osong dari harapan. Dia tahu itu sia-sia. Dia

ah map tebal ke tempat tidur. "Ulang tahun Cheryl minggu dep

nan, musik. Jari-jarinya gemetar. Dia teringat bagaimana Yudha menyimpan sebuah

Suara tajam Brama

isiknya. "Anda pasti

i persiapan. Saat dia bergerak, ponselnya tergelincir

lak. Napasnya terc

an kepala bersandar di bahu seorang pemuda. Seorang pri

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Lima Tahun, Cinta yang Memudar
Lima Tahun, Cinta yang Memudar
“Selama lima tahun, aku adalah bayangan Brama Wijaya. Aku bukan hanya asistennya; aku adalah alibinya, perisainya, orang yang membereskan semua kekacauannya. Semua orang mengira aku jatuh cinta padanya. Mereka salah. Aku melakukan semuanya untuk kakaknya, Yudha-pria yang benar-benar kucintai, yang membuatku berjanji di ranjang kematiannya untuk menjaga Brama. Lima tahun itu telah berakhir. Janjiku telah terpenuhi. Aku menyerahkan surat pengunduran diriku, siap untuk akhirnya berduka dengan tenang. Tapi malam itu juga, Cheryl, pacar Brama yang kejam, menantangnya dalam balapan jalanan mematikan yang tidak mungkin dia menangkan. Untuk menyelamatkan nyawanya, aku mengambil alih kemudi untuknya. Aku memenangkan balapan itu tetapi menabrakkan mobil, dan terbangun di ranjang rumah sakit. Brama menuduhku melakukannya untuk mencari perhatian, lalu pergi untuk menenangkan Cheryl yang pergelangan kakinya terkilir. Dia memercayai kebohongan Cheryl saat wanita itu berkata aku mendorongnya, lalu membenturkan tubuhku ke dinding begitu keras hingga luka di kepalaku robek dan berdarah lagi. Dia hanya diam menonton saat Cheryl memaksaku menenggak gelas demi gelas wiski yang sangat membuatnya alergi, menyebutnya sebagai ujian kesetiaan. Penghinaan terakhir datang di sebuah lelang amal. Untuk membuktikan cintanya pada Cheryl, dia menempatkanku di atas panggung dan menjualku untuk satu malam kepada pria lain. Aku telah menanggung lima tahun neraka untuk menghormati permintaan terakhir seorang pria yang telah tiada, dan inilah upahku. Setelah melarikan diri dari pria yang membeliku, aku pergi ke jembatan tempat Yudha meninggal. Aku mengirimkan satu pesan terakhir untuk Brama: "Aku akan pergi bersama pria yang kucintai." Kemudian, tanpa ada lagi yang tersisa untuk diperjuangkan, aku melompat.”
1 Bab 12 Bab 23 Bab 34 Bab 45 Bab 56 Bab 67 Bab 78 Bab 89 Bab 910 Bab 1011 Bab 1112 Bab 1213 Bab 1314 Bab 1415 Bab 1516 Bab 1617 Bab 1718 Bab 1819 Bab 1920 Bab 20