icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

HIGH SCHOOL LOVE ON

Bab 5 COWOK CUPU

Jumlah Kata:3082    |    Dirilis Pada: 24/02/2024

lihat ekspresi wajah Devan yang diam saja di depan sebuah bangunan y

dengan santai segera saja mendekat

ndengus

in cowo modelan introvert kay

nggu kita aja di dalam mob

nya yang tak gatal. Ada

ian berdua aja deh di dalam mo

bil sih! Ah nggak asik banget deh Lo! Tadi katanya Lo mau ikut gue Dateng ke pesta

uk aja deh sana sama Justin," kata Deva

ta bea dengan kesal. Ia segera masuk saja ke dal

esta kaya gini malah nggak mau," ucap bea dengan heran. Kini gadis berambut pirang itu dengan cepat berlari menuju ke teman temannya. Berjoget dengan senang hati. Melep

alau gue ada disini," kata bea di d

nya Justin dengan muka

abuk?" Tanya B

it aja. Eh sekarang gue tanya Di mana co

ke sini katanya dia mau nunggu kita

dengan kesal. Lalu meminum minuman haram itu da

alam mobil Devan sa

e sama diri gue sendiri. Devan lo kan kabur dari rumah supaya bisa have fun di dunia luar. Terus pas di lua

ngan pelan. Melihat sekeliling dan berusaha mendap

arus bisa nih have fun di pesta itu. Ya pasti menyenangkan banget

engan cepat lalu ia keluar dari mobil sambil menghirup udara malam. Kedua mata keciln

an tegas. Kini ia menghembuskan nafas dengan tegas dan seg

ana ya?" tanya petugas yang

annya. Orang gue di ajak kesini sa

empunyai ide

r lagi mau ngambil hape di mobil. Saya itu

a petugas itu dengan ramah. Kini

melihat ke sana dan belum menemukan bea dan juga Justin. Masih terlihat

et kulit kamu," kaya wanita dengan rambut panjang

," kata Devan

," kata wanita itu d

acara tiup lilin

buruan ke atas. Acaranya bakalan di mu

evan lalu kini dengan cepat wan

lah melep

rta wanita itu masih menaiki tangga.

ada disini?" tanya

ara tiup lili," kata D

ilin di atas," kata bea dengan kesal. Ia seg

uga!" Kata bea sambil

a nih cowo?" Tanya per

ra saja menarik lengan Devan den

sih," kata perempua

gsung saja berjalan men

u ke atas coba?" Ta

tas. Kan di ngajak gue ngeliat acar

arang Lo jangan mau di ajak sama orang

" seru Devan deng

menghadapi oran

bersama teman taman

sini, bukan di atas. Hahaha dasar lo

anya tert

e naik ke atas mau ngapain

a kan Lo di culik, hahaha,"

. Selama ini Devano terlalu sering untuk memperhatikan buku dan buku. Itu membuatnya selalu tidak

a

i semuanya di perintah untuk menikmati

Seru bea dengan b

ari menuju ke meja y

annya mengambil sebuah cake coklat. Cupcake y

dia suka. Sementara Devano sungguh bingung sekali. Ia terdiam sa

jangan nggak makan," kata bea

mendeli kepa

aknya gorengannya," kata D

enak. Maka

kata bea lalu menggi

a bingung karena masih ban

lengan Devano dengan

makan," kata Devano

zir tuh makanan," ka

ah kenyang aja," kata Devano d

n mengunyah gorengan dan cabai di depan m

ar yang terdapat makanannya. Tangannya langsung saja mengambil makan ap

da disini. Gue makan aja sepua

akanan begitu banyaknya. Ia mengambil minuman bersoda. Makanan deng

ya gini gue baru suka!" Kata be

perempuan yang menjadi sorotan itu di mala

kepada perempuan itu. Setelahnya melihat Devano dengan mengg

a jijik gitu. Wkwkw abis Lo makannya banyak banget sih. Sampe belepot

e ini," kata Deva

ano dan bea merasa lelah dan energi mereka su

Justin mabuk berat. Kayaknya kita harus tarik dia keluar deh," kata bea

kata Devano dengan menaikk

a tapi ia tetapi saja berdiri dari s

ang" kata Devano dengan keras

gi Justin. Lalu tangan yang satunya me

! Dasar gila nih anak!"

api sampe sini malah mabuk," uca

h payah menarik tubuh Justin sa

lnya. Gue cape nih," Kat

mobil lalu bea segera memasukkan

ir deh," kata b

uk di samping k

ni nggak ada yang nganter gue pulang dong! Gu

" kata Devano

i udah jam berapa coba

tin ke rumahnya. Masalah pulang gampang deh," ka

a senang karena jalanan masih sepi. Itu

no dengan wajah ketakutan. Jantungnya sangat b

kmati hidup!" Kata bea dengan santai

Devano dengan wajah takut. Bea mala

Harusnya tuh Lo senang dong,"

epan!" Kata Deva

h truk berwarna kuning yang bes

shh

us dan tidak mee

ta Devano dengan mengelus

ggak asik tahu," kata bea tertawa puas di

" Devan menggeleng gelengk

anya bea dengan serius setela

h ya nggak lah," kata De

gitu maksud gue!" Ka

ong?" Tanya Devano

apa nggak? Enak kan kabur dari rumah

etawa bebas di depan orang. Sebelumnya mana bisa gue ngelakuin itu. Ahahah

a amou. Gue itu kaya ibu peri banget ya," kata be

bukan ibu peri!" Ka

wa dan memukul lenga

ue mau istirahat nih," nya Justin

Nyusahin aja emang!"

ngan cepat membawa Jus

ih nih Anak ," Bea t

gera saja memencet bel Dnegan cepat. Justin di letakkan beg

buka denga

a pembantu rumah tan

i nih mabuk," kata

n ke dalam kamarnya yuk," ka

.bibi sama.devano aja ya yang goto

ju ke posisi. Ia segar saja membawa Justi

yang begitu mewah. M

I?" tanya Devano penasaran set

r kota," kata bibi samb

bibi itu ibunya Justin," kata

. Saya terus yang ngurusin den Justin. Padahal udah gede tapi harus

lang dulu ya," kata bea dengan

yak ya non bea," kat

berjalan menuju keluar rumah. M

kan biasanya ada tuh yang pagi pagi

Tanya bea den

ini, masa kita mau jalan sampe

Gue nggak tau mau minta tolong sama siapa,

reka berdua yang sellau ingin tahu dunia luar. Ada cerita di b

t tuh," kata Devano

untung. Tetapi wajah bea kini menjadi berubah saat banyak ibu ibu yang masuk ke dalam a

bea yang ekspresi.wajahnya

h anak," kata Devan

tutup karena ia menghir

bau. Mohon maaf nih karena saya itu ibu ibu yang lagi berjuan

ya nggak biasa aja," kata

an sekarang," kata ib

ti dan bea Devano turun da

bea dengan memberikan uan

utannya. Gue nggak bawa dompet soalny

ngkot. Gara gara ko tuh gue di galakkan s

a kan. Pasti baru pertama kali naik angko

a kali. Lo kan cowo introv

ali," kata Devano sambil mengg

anti ada yang marah lagi, kena mara

. Pasti orang tua Lo juga bakalan mara

ai aja kali, wkwkw udah ah! Dah," kata be

olah lo! Jangan telat

saja dengan santai. Seakan tidak ada beban di pikirannya. Devano merasanya ingin menjadi

embuka gembok pintu gerbang itu lalu dengan pelan menutupnya

kamarnya dengan sembunyi sembunyi. Kini

uk banget lagi," kata D

n cepat lalu tertidur pulas. Tak di sangka

h, mana tidur cuma tiga jam l

ke pintu. Karena suara sang ma

. Devan masih ngantuk mah,"

m berapa? Jam tujuh!" Kata

mau mandi dulu," kat

evan mempersiapkan untuk sekolah Devan. Mula

anget sih telat sekolah,

evan terlihat panik begi

. Nanti kalau kamu telat. Kamu berangkat

han kemana sih m

ma. Supir itu lagi bersih bersih kebun

i orang aja untuk tukan

elesin kamu supaya bisa jadi model terk

a selama ini sang mama banyak sekali mengeluarkan biaya un

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
HIGH SCHOOL LOVE ON
HIGH SCHOOL LOVE ON
“Siswa SMA yang pintar dan berprestasi itu sangat di puji puji oleh semua guru. Namun bagi siswa lain tak ada yang berani mendekatinya. Karena sifatnya yang tertutup dan pendiam. Ia hanya akan berbicara jika perlu saja. Hal yang paling di sukainya adalah kegiatan memotret. Sekecil apapun itu dalam mata seorang Devano akan tampak indah jika di foto olehnya. Sayangnya kedua orang tua sama sekali tidak mendukung bakat anaknya sendiri. Sang papa hanya terobsesi menjadikan Devano juara matematika internasional seperti dirinya. Sementara sang Mama ingin sekali menjadikan Devano selebgram. Kedua orang tuanya sering cekcok karena masalah itu. Devano terus di forsir untuk mengikuti berbagai les. Les bahasa, les matematika bahkan les model. Semuanya Devano lakukan. Ia sama sekali tidak bisa menolak keinginan kedua orang tuanya. Hingga pada akhirnya ia bertemu dengan seorang perempuan yang berbeda dari yang lain. Siswi pindahan bernama Bea Miller. Kedatangannya membuat satu sekolah terpana karena kecantikannya yang blasteran Jerman dan Indonesia. Sayang seribu sayang meski cantik tapi Bea benar benar badung sekali. Bahkan kepindahannya ke sekolah karena ulah buruknya di sekolah sebelumnya. Ternyata Bea baru menyadari bahwa Devono adalah tetangganya. Bahkan hanya melewati satu rumah saja. Mereka berdua sudah bisa ketemu. Saat itu Bea pergi dari rumahnya secara diam diam untuk menghadiri konser. Saat mengendap endap dan berhasil keluar rumahnya. Ia berjalan melewati rumah Devano. Tak sengaja telinganya mendengar suara ribut ribut di rumah itu. Kaki Beapun berhenti karena penasaran dan ia melihat di samping rumah itu terlihat Devano yang pergi secara diam diam. Mungkin saja menghindari orang tuanya yang sedang bertengkar. Akhirnya dari situlah mereka mulai berteman. Meski sebelumnya Devano sangat risih dengan tingkah bar bar Bea. Tapi Devano senang sekali karena bisa menemukan teman seperti Bea. Mereka sangat berbeda sekali. Bea terlihat ekstrovert sementara Devano benar benar introvert. Perbedaan itu justru membuat mereka seperti menemukan teman yang selama ini mereka cari. Mereka sering bertemu di taman komplek rumahnya. Pertemuan mereka juga selalu di atas jam dua belas malam. Karena tidak ingin orang tua mereka tahu. Mereka membahas apapun yang mereka suka. Devano juga menjadi banyak berbicara ketika bersama Bea. Mengungkapkan semua yang ia rasa kepada Bea. Karena Bea bisa menjadi pendengar yang baik. Terkadang mereka juga belajar bersama. Bea hanya akan belajar jika ada ujian saja. Bea sangat senang sekali mendapatkan nilai ujian yang tinggi karena Devano yang mengajarkannya. Hal itu membuat Bea ingin sekali memberikan hadiah kepada Devano karena ia senang mendapatkan nilai yang bagus. Akhirnya Devano ingin meminta sebuah hadiah yaitu sebuah permintaan. Permintaan Devano sangatlah mudah bagi bea. Devano ingin sekali satu hari saja pergi ke pantai. Selama sehari penuh. Dari pagi sampai malam hari. Karena selama ini hari hari Devano penuh kesibukan belajar. Bea menyetujui itu dan berjanji akan mengabulkan permintaan itu. Bea berusaha untuk berbohong kepada orang tua Devano. Bea berbohong akan ada acara perkemahan khusus di sekolahnya dan Bea berhasil berbohong kepada mama dan papa Devano. Mereka berdua akhirnya menikmati suasa pantai yang indah sampai malam hari. Malam harinya Devano pulang dan orang tuanya sama sekali tidak curiga. Hingga keesokan harinya Devano sakit. Orang tuanya menjadi sangat marah sekali. Karena Devano sakit. Itu menyebabkan Devano tidak bisa mengikuti lomba matematika tingkat nasional. Mama papa Devano marah hingga mereka tahu penyebab semuanya itu adalah karena Bea. Anak badung yang satu kelas dengan Devano. Devano akhirnya pindah ke sekolah baru atas keinginan orang tuanya. Sementara Bea merasa terpukul sekali karena berpisah dengan teman seperti Devano. Tapi perpisahan itu justru membuat keduanya menjadi lebih baik. Devano yang awalnya tidak bisa menolak keinginan orang tuanya. Kini Devano berhasil menjadi dirinya sendiri. Itu semua karena motivasi dari Bea saat dulu sekolah SMA. Sekarang Devano menjadi seroang fotografer internasional yang jasanya sangat mahal. Sementara Bea kini menjadi sangat pintar sekali. Ia menjadi menteri luar negeri.”
1 Bab 1 SEKOLAH MENYEBALKAN2 Bab 2 PAPAH SELALU MEMUKULKU3 Bab 3 BERTEMU CEWEK AJAIB 4 Bab 4 PERGI KE TEMPAT HARAM5 Bab 5 COWOK CUPU6 Bab 6 KEBERSAMAAN INDAH BERSAMAMU7 Bab 7 BUNUH DIRI 8 Bab 8 SEMUA SALAH DI MATA PAPAH9 Bab 9 PENGALAMAN BARU 10 Bab 10 PERSAINGAN NILAI11 Bab 11 11. CEWEK LUCU DAN UNIK12 Bab 12 12. PINGSAN UPACARA13 Bab 13 PERHATIAN BANGET14 Bab 14 AKANKAH MEREKA15 Bab 15 PAPA MARAH TERUS16 Bab 16 SHOW17 Bab 17 BOLOS18 Bab 18 DIMANA