icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Zina adalah Hutang!!! Kisah kasih Dzikra

Bab 3 Menjemput Syahid

Jumlah Kata:1703    |    Dirilis Pada: 20/12/2023

na kesyahidan. "...Nabi SAW bersabda, 'kesyahidan itu ada tujuh, selain gugur dalam perang, orang yang mati karena keracunan, tenggelam da lam air,

******************

an ambil uang mbok. " Ucap Dzik

rahat dulu di rumah. Titip Dzikra ya kang.

unkan tangga lantai bawah seda

k biaya Caesar dan rawat tertera nominal hampir 10jt. Di dalam rumah sakit sudah ada beberapa A

uangku tinggal 5jt di ATM. Semoga Ra

jam 8 pagi. Ia menyerahkan beberapa

simpan uangmu buat yang lain ya. Cuma ini

Allah ganti berlipat. " Samb

r paklek yang hantar ya!! " Kata pak

awab Dzikra sambil

t. Dzikra ingat betul manfaat sholat Dhuha bagus untuk kesehatan dan"Allah 'Azza wa Jalla berfirman: "Wahai Anak Adam, jangan sekali-kali kamu malas mengerjakan empat rakaat pada awal siang (shol

ukkan 10 hanya satu jam Dzikra terlelap sudah membuat tubuhnya sehat kembali. Dzikra

aran Ratih, Tito kelas 6 SD dan Tutik kelas 3 SD. Dzikra membuka kopernya, di dalamnya penuh makanan coklat, minuman dan baju. Dzikra mengisi pen

imakasih ya.. " Kata Tito

pamit dulu mbak Dzikra dan dapa

mbak juga buru-buru soalnya mau masak terus ke rumah saki

t mbak.?? " Tany

iran dek. " Ucap Dz

saja yang hantar kan baru

i ngrepotin ah

nti habis dhuhur mas Rudi kesi

u mbak" Pamit Tutik sa

bung di campur telur puyuh. Dzikra pun mengemas beberapa baju ganti simbok dan tikar untuk istir

tor terdengar di luar, benar saja Rudi

ama" Perintah Rudi sambil men

Biar mb bawa karpetnya. " Sambil mengulurkan tas

bawaannya kayak mau c

khlas ya jangan ngeluh nanti pahalanya di

in lihat aja uang Malaysia kaya apa. Lagi pula mbak

k kucing dapat ikan Rudi buru-buru menyambar dan menyembunyikan nya.

an tas yang di pakai Rudi. Darah muda memang selalu cepat men

ada janji soalnya" Kata Rud

Tuh wanginya sampai kemana-mana

bak" Rudi t

an ya, ya dah mbak masuk dulu. " Sambil m

elihat simbok terlelap di samping ranjang Ratih yang masih terlelap tak bergerak. Dengan Hati-hati Dzikra meraih tangan Rat

ulai merasakan kehadira

? Kok gak dibangun

, kata dokter b

k mau ambil resiko jika pecah ketuban terlalu lama

ti simbok lapar kan. " Ucap Dzikra s

duk kok sempet ma

ih sehat, Rudi ta

sedari kecil. Selesai makan Dzikra merapikan tempat makan, simbok pamit sholat di

terkantuk. Dzikra menutupnya dan beralih pandangan ke Ratih. Ia terkejut

i sini dek, m

kakaknya dengan penuh tak percaya tiba

u, Ratih cuma bisa nyusahin mbak, Ratih bikin m

ada hikmah dari semua ini, Ratih harus kuat demi mbak, de

baik Ratih mati mbak. Ratih m

pasti mengampuni. Jangan bicara

rai, senyumnya tersunggi

, kamu sadar Ratih." Si

bak? Aku kotor mbak. Aduh saki

jam 3 pagi itupun pembukaan

ek, mbak akan bimbing dan rawat an

t, sudah lama banget g

diam dan termenung jika di ajak bicara. Apa karena ada Dzikra atau mung

air ketuban dan memakaikannya mukena. Ratih di ajarkan Dzikra

m nifas. Maka hukumnya tidak sama dengan hukum nifas

yang keluar dari kemaluan seorang wanita, yait

haramkan keduanya. Maka sebelum bayi dilahirkan, belum ada darah nifas. Kalau pun ada darah yang

ada kewajiban bagi ibu-ibu untuk melakukan shalat dan puasa, bila t

ahami. Tapi kita tidak boleh menggeneralisir keadaan tiap orang. Ada wanita tertentu yang masih kuat dan tidak ada masal

us dilakukan pada

i yang terlalu payah, maka pasti di dalam syariah ada keringanan. Sebagaimana shalatnya ora

Kalau tidak bisa berbaring, boleh dengan isyarat saja. Pendek kata, selama kewajiban sh

an dzikra terkejut karena perawat masuk dan memeriksa

menuju ruangan operasi, simbok

ya. " Begitula

erus mengalun. Tiba-tiba dokter keluar dan meminta pendonor darah. Ya simbok telah mengajukan diri, Dzikra dan Ratih berbeda golongan darah. Simbok keluar dari

al mungkin tapi Tuhan berkendala lain. K

gar bagai kilatan

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Zina adalah Hutang!!! Kisah kasih Dzikra
Zina adalah Hutang!!! Kisah kasih Dzikra
“Setibanya di tanah air Dzikra harus di hadapkan dengan kenyataan bahwa ia adalah anak yang di lahirkan di luar nikah. Ia ke negeri jiran Malaysia menjadi tulang punggung setelah ayahnya meninggal. Ratih adiknya pun hamil di luar nikah sebelum ia lulus dan depresi berat. Terpaksa Dzikra membesarkan Bayu seorang diri karena adiknya meninggal pasca melahirkan dan ibu nya Dzikra meninggal di tabrak lari orang yang tak bertanggungjawab. Sanggupkah Dzikra menjadi single parent untuk Bayu yang hijrah dari kampungnya karena di usir, di anggap pembawa sial. Di tengah keputus asaan Dzikra bertemu ibu Diah pemilik sekolah daycare terbesar di bekasi dan menampung Dzikra dan Bayu. Dzikra juga bertemu ustadz Wahyu sebagai guru spiritual bu Diah dan teman anaknya Sultan. Benih cinta mulai muncul namun tiba-tiba bu Diah meminta Dzikra menikah dengan Sultan anaknya yang dingin dan sombong yang telah menjalin kasih dengan Sherin. Sherin pun hadir sebagai saudara tiri dan sekaligus musuh Dzikra. Siapakah yang akan memenangkan hati Dzikra?? Rian pun mulai mencari Bayu dan tertarik dengan kakak Ratih tersebut, Dzikra. selamat membaca..”
1 Bab 1 Kejutan untuk Dzikra2 Bab 2 Masa lalu simbok3 Bab 3 Menjemput Syahid4 Bab 4 Hanya sekejab5 Bab 5 Pulang6 Bab 6 Lagi-lagi sendu7 Bab 7 Hijrah mencari ayah8 Bab 8 Awal yang baru9 Bab 9 Tolong10 Bab 10 Sang penolong11 Bab 11 Harapan itu terus ada12 Bab 12 Mungkinkah berjodoh13 Bab 13 Rekam jejak keluarga Dzikra14 Bab 14 Ada sesuatu15 Bab 15 Antara Evan, Dzikra dan Sherin16 Bab 16 Kecemburuan Dzikra dan pengakuan evan17 Bab 17 Kejutan di rumah wahyu18 Bab 18 Ayu menjadi Dzikra19 Bab 19 Di lamar20 Bab 20 Pernyataan Cinta Wahyu21 Bab 21 Ketahuan saling cinta22 Bab 22 Segera menikah23 Bab 23 Rencana jahat24 Bab 24 Sah25 Bab 25 Malam pertama26 Bab 26 Kejujuran Ayu27 Bab 27 Selingkuh28 Bab 28 Ayah kandung Bayu29 Bab 29 Lingerie30 Bab 30 Pura-pura gila31 Bab 31 Nyaris terlambat32 Bab 32 Kecurigaan Sultan33 Bab 33 3 bulan saja34 Bab 34 PDKT dr. Adrian Wisnutama Sp. Kj35 Bab 35 Kecurigaan Dzikra dan Ayu36 Bab 36 Dendam padam37 Bab 37 Semakin genting38 Bab 38 Tes DNA39 Bab 39 Sekamar bertiga40 Bab 40 Kritis41 Bab 41 Janji suci42 Bab 42 Cek in43 Bab 43 Perubahan Sultan44 Bab 44 Terbakar cemburu45 Bab 45 Gagal lagi46 Bab 46 Hamil