icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

DILEMA CINTA SEGITIGA

Bab 3 Keinginan Memiliki Cucu

Jumlah Kata:1445    |    Dirilis Pada: 18/12/2023

h tiba di halaman rumah kediamannya yang berlantai dua dengan pilar depan

an hari-harinya untuk tinggal di rumah yang dia beli. Ruma

nya itu adalah rumah utama. Ya! Rumah yang dia tempati bersama Sarah. Karena tidak

itu tidak semewah mansion milik tuan Carlos. Orang tua Marlon dan Sarah memang sudah percaya

ncar dari wajah mereka saat memandangi Marlon dan Sarah, padahal sekali pun keduanya tidak terlihat romantis atau bermesraa

at pag

Marlon sambil membungkukkan badannya

, Bi?" tanya Marlon meny

ah dia tinggal sejak dua hari lalu. Tidak ada yang berubah, teta

alam non muntah-muntah sampai badannya lemas, ta

rlon sambil menge

agi, Marlon berniat membicarakan hal penting. Marlon pikir itu tidak akan membu

." Pembantu it

. Kalau dia sudah mendingan, Bibi kabari aku.

, tapi tiba-tiba ketika baru mendapatkan be

, tu

langkah Marlon dan be

apa,

umi---pembantunya d

on Sarah akan datang ke sini. Sebenarnya saya sudah ingin telpon A

asa kesal. Hal seperti itu mengapa ju

berkunjung, maka Marlon akan mendapatkan banyak pertanyaan saat berj

rin-kemarin, karena hidupnya akan terus dipantau oleh orang s

, kapan mereka akan kemari?" tan

i dalam telepon tadi jam 10 me

lan Sarah dan papanya tadi pagi. Mu

ti arloji di lengan tangan

dibutuhkan lagi ak

i, Den. Mau meneruskan

*

a jam k

bahkan kedua orang tua Sarah mengatakan ba

gera melaporkan kepada Marlon, yang ketika i

hembuskan n

ju kamar Sarah yang masih satu lantai dengannya. Me

ni. Jadi aku tidak mau ada urusan ribet dengan mereka," ujar Marlon pel

mereka ke rumah, apalagi mengabarkan tentang kesehat

u menginginkan sandiwara kita terbongkar di de

h langsung menepiskan tangan

butuh bantuanmu!" Sarah b

ngkah Sarah yang terlihat sepert

n pelan tapi penuh dengan tekanan. Marlon juga tidak berniat menyentuhnya, hanya

engarnya,

ian menyusul Sarah dan

ampir? Gak terima?" tanya Marlon masih

ga kaya gerandong!" balas Sarah. Keduanya kini t

enyebutku ger

m lemah itu tertarik oleh tangan Marlon yang kekar dan akhirnya tubuhnya tidak

eduanya ters

wajah mereka hanya beberapa senti saja. Hidung mancung milik

sangat m

ng sangat wangi dan lemb

dan cuek itu memiliki wajah yang sangat tampan. Sarah yakin, d

Sarah, padahal Sarah tahu bahwa Marlon tida

muka publik, apalagi berpacaran karena takut ketahuan oleh orang tua mereka masing-masing.

. Sarah akui, dia tidak tahu menahu tentang kepribadian Marlon di luar sana yang serin

merasakan detak jantung Sa

ua bola mata Sarah hampir saja loncat kelu

t. Meskipun begitu, dorongan Sarah tidak ada artinya bagi Marlon.

otak

dalah benar. Sarah tidak tahu kenapa dia memiliki perasaan seper

sangat dekat dengan suaminya set

ah terlalu lama bersama dengan Marlon di atas. Sarah mer

menggaruk tengkuk kepa

hal ini bisa membuat aku terjebak pernikahan dengannya sampai tua. Tapi gak mungkin kalau dia menyukaiku, akh! Ma

tu melihat Sarah. Marlon dapat melihat dengan jelas

kan kedua tangannya,

l wanita yang tela

," ujar Sarah memeluk mamanya

, di saat yang bersamaan tuan Carlos da

on pada tuan Carlos. Tuan Carlos menerima jabatan tangan tuan Jameson.

duduk di tempatn

g tampak memandangnya dengan tatapan tajam. Ma

n pun pagi tadi juga tidak sempat bertemu denga

ke sini? Ada apa?" tan

mi menyuguhkan minuman dan kue. Se

lian menikah 3 tahun yang lalu, rasa-rasanya kami semua menginginka

arah saling

ir di siang bolong, me

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
DILEMA CINTA SEGITIGA
DILEMA CINTA SEGITIGA
“Pernikahan yang Marlon jalani selama ini bersama Sarah, hanyalah sebuah permainan bisnis bagi keduanya. Di belakang keluarganya, mereka berdua memiliki kekasih masing-masing. Tanpa Marlon sadari, Sarah berusaha untuk menjatuhkan nama Marlon agar bisa bercerai dengan cepat. Tapi siapa sangka bahwa lambat laun Sarah merasa cemburu dengan hubungan Marlon bersama Natalia. Tak ayal Marlon dibuat pusing dengan kedua wanita tersebut yang tidak ingin berpisah dengannya. Antara Pacar dan istri, Marlon merasa bingung memilihnya.”
1 Bab 1 Kepastian Hubungan2 Bab 2 Kembali Ke Rumah3 Bab 3 Keinginan Memiliki Cucu4 Bab 4 Salah Sasaran5 Bab 5 Jangan Sampai Lupa6 Bab 6 Pindah Ke Apartemen7 Bab 7 Bertemu di Cafe8 Bab 8 Aku Cemburu9 Bab 9 Maaf Mengecewakanmu10 Bab 10 Harus Lebih Berhati-hati11 Bab 11 Lampu Merah12 Bab 12 Utusan Marlon13 Bab 13 Agak Kesal14 Bab 14 Drama Bersama OB15 Bab 15 Memangnya tidak Kesepian 16 Bab 16 Bagian Rencana17 Bab 17 OB Baru18 Bab 18 Dasar Kegatelan!19 Bab 19 Sudah Puas Kamu 20 Bab 20 Tania Berharap21 Bab 21 Antara OB dan OB