He Is My Bodyguard (Mr. Key)
liki kesempatan berkunjung ke tempat itu lagi. Lengkungan senyum terbentuk begitu melih
lau mau berkunjung, Bi?
n wanita paruh baya itu, mengaj
. Lihat dirimu, tubuh kurus begit
a kesehatan, malah dibilang jarang makan? Semakin tua, sepertinya mata Emery ikut menua, sehingga tidak bisa melihat betapa gagah
? Apakah gadis gila it
ng sudah tidak muda itu masih sama kuatnya, seperti beberapa tahun lalu. Tenaga sebagai seora
i menjadi seorang perawat di rumah sakit jiwa
, siap untuk mengisap benda yang
g tersemat di kedua jemari Kendrick, terbakar sempurn
in mati m
ajam berkali-kali. Santai saja," Kendrick mengambil sebatang rokok yang baru, lantas mulai membakarnya. Kali ini Bibi
agus untuk mengurangi stress, apala
ah luka itu bukan apa-apa dibandin
dirawat Bibi Mery. Dia tidak pernah berpikir kalau gadis itu akan histeris hanya karena dia menyeb
Luka ini menjadi salah satu penyebab aku
Faktanya ada hal yang lebih penting. Alasan
na bisa kami yakin kamu tidak akan m
t seorang anak pembunuh sebagai ab
l yang sempurna. Kendrick menghembuskan kepulan asap rokok ke udara. Dia tidak be
unya menarik a
uga tahu kalau kamu hanya men
tetapi juga tidak bisa melakukan apa-apa. Dia hanya wanita biasa yang bekerja sebagai seorang perawat di
uhi janjiku, Bi. Juga belum bis
elalu memberikan dukungan penuh untuknya. Dulu, dia berjanji akan berjuang agar menjadi prajurit. Dia akan mendapatkan kekuasaan, lalu membu
arus menerima permin
n keningnya. Kenapa
k memintak
wal gadis yang kamu sebut
lalu menginjaknya. Dia pernah menebak alasan Bibi Mery memintanya unt
adi bodyguard si nona gila. Beritahu aku, a
itu juga kamu sudah masuk dalam permainannnya. Kamu harus
a Madison? Dia
i kediaman keluarga Madison. Peristiwa yang merenggut nyawa satu keluarga. Dia pernah bertanya siap
kamu akan tahu rahasia di b
ngguh, dia masih trauma saat mereka semua mengerumuninya. Tentu saja, perempuan gila pun tahu mana pria t
tkan untuk Kendrick. Cowok itu bisa menghadapi banyak orang, tidak akan mati jika terkena benda tajam at
ang duduk sendirian di tengah taman. Sepertinya taman itu sudah menjadi daerah
jarak dengan gadis itu. Hingga dia bis
akan terus mengingatkannya pada kerikil yang menyentuh
njang Alisha. Benar saja tidak ada alas kaki at
genakan gaun itu agar selalu ingat wajah ibunya. Dia berjuang
anvas di depannya. Alisha tampak tidak terganggu dengan kehadiran Kendric
alah gambaran khas keluarga Madison. B
ambut Alisha berwarna piran
sha Madiso
yang memanggil namanya. Bibi Mery selalu memanggilnya dengan sebutan Nona Mud
a itu tampak kosong, begitu pun dengan raut datar yang ditampilkan gadis i
u jauh dengan menyeb
s itu. Detik itu juga dia sudah tida