icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

PAMANKU SUAMIKU

Bab 6 Kabar duka

Jumlah Kata:1319    |    Dirilis Pada: 02/08/2023

as dengan seksama, sedang berpikir apa yang harus

rdik Aruna, ''Gue enggak bisa lama-

n wajah Ardan yang kembali dengan sikap s

ang gue adeknya'' potong Ard

ya. Enggak sabaran amat sih!?'' seru Aruna menghardi

a... Entar tunggu dulu!'' seru Aruna teringat sesuatu, dia meminta Ardan menunggu dengan kode tangannya, ''Maaf

walau cuma di dalam hatinya, ''Rapet amat ... Dia, kunci pintu ... Ampun, dah!'' seru Ardan di dalam hatinya masih dengan intonasi yang sama, ''Tampang gue serem b

di lahirkan dan dibesarkan selama puluhan tahun. Ardan terperangah mendengar suara pintu terkunci sampai dua kali membuatnya mengelus dada samb

mengeluarkan bunyi. Ternyata, Aruna menelefon ke nomor handphone ayah tirinya

apa Aruna saat handphone ayahny

a tapi sayangnya beliau sedang tidak di tempat.

segera membuka pintu yang terkunci dengan tangan memegangi smartphone di telinganya. Dia menatap A

dan!'' seru Ardan memotong ucapan Aruna yang terdiam dengan dahi mengernyit, ''Makanya, ini yang mau gue omongin... Gimana?... Masih enggak percaya... Perlu bukti yang kek gimana lag

mang...'' ujar Aruna terbata-bata, dia masih bim

uinya empat tahun yang lalu saat pernikahan orang tuanya. Saat itu wajah Ardan memang terliha

cuma di cepol ala kadarnya. Belum lagi kumis dan janggutnya yang menutupi hampir sebagian dari wajahnya, jika dulu kumis dan janggutnya sangat tipis, tapi sekarang kumis dan janggutnya tebal sekali sampai seperti

a, Aruna bisa duduk dan menyimak dengan baik dengan apa yang akan di katakan Ardan selanjutnya. Aruna sempat terlihat gugup dan wajahnya juga sampai terperangah ketika Ardan menjelaskan semua yang terjadi, tadi, saat di Rumah Sakit, semuanya pada Aruna. Aruna yang se

ekarang!'' seru Aruna menjawab sam

ue di suruh jemput orang, ama abang sekarang. Tapi, katanya elu bia

a jalan sendiri sekarang...'' ujar Aruna lagi dan

enatap Ardan dengan wajah bertanya. ''Pesen abang lagi, katanya,

. Yang mana?'' ta

ta abang yang masih suka ngasih

!'' Aruna meny

..'' sahut

na, dia jadi lebih bing

penting sekarang gue turutin dulu deh,

na sambil mengeluarkan gawainya dan

e!'' seru Ardan yang juga me

annya pada Ardan. Setelah semua selesai Aruna masuk ke dalam kamar mengambil jaket dan semu

elm?!'' seru Ardan berta

nanti malah di tilang polisi, lama

motor sendiri?'' tanya Ardan

erius, ''Emang kenapa

ilin ojek online aja!'' ujar Ardan kemudi

na menolak dengan sopan, dia tidak mau merepotkan Ardan

in gue!... Gue lebih tua dari elu, jadi nurut!'' seru Arda

ang sedang dipikirkannya sekarang. Aruna tampak biasa saja tapi tan

segera mengetik di sesuatu di gawainya memanggil Ojek Online untuk Aruna. Sepuluh

rdan bertanya dengan bergumam sendirian. ''Responnya... Apa ya... Ada respon, tapi kok samar banget'' tanya Ardan lagi masih dengan kesendiriannya bergumam, ''Cuma melongo doang?!... Mukanya juga datar aja...'' Ardan masih saja bergumam sendi

g dan ragu-ragu menyampaikan kabar duka pada Aruna. Di jalan dia sempat membayangkan bagaimana Aruna akan menangis sejad

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
PAMANKU SUAMIKU
PAMANKU SUAMIKU
“Orang tuanya meninggal karena kecelakaan. Sebelum meninggal, dia meminta sesuatu. Mereka berdua akhirnya menikah karena permintaan terakhir dari kakak laki-laki juga ayah tiri. Suami yang menurut kabar burung adalah seorang mafia, kini resmi menjadi suaminya. Berbekal kesulitan yang hidup yang telah membentuk karakternya selama sembilan belas tahun. Dia berhasil menaklukan suami dan mengetahui sebuah rahasia yang membentuk rumor tentang suaminya. Baru saja selesai satu masalah datang masalah lain... Seorang gadis cantik dan menawan datang dan dengan lantang mendeklarasikan diri sebagai calon NYONYA RUMAH. Belum sempat diselesaikan masalah wanita gebetan suaminya, datang lagi masalah lain... Seseorang dari masa lalu suaminya, yang telah mengubah tujuh tahun hidup suaminya hingga meninggalkan rumah. Bisakah Aruna melindungi rumah tangganya yang baru seumur jagung? Persoalan gangster, mafia yang telah menjerat suaminya, bisakah diselesaikan? Ini adalah Novel keduaku yang terbit, baca juga Novel pertamaku WANITA UNTUK MANUSIA BUAS. Novel ketiga juga lagi otw menuju penerbitan dari script, MENJEMPUT ISTRIKU. Selamat membaca, semoga kalian suka.”