icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Pemilik Hati Tuan Mafia

Bab 3 Part (3) Bunga yang pergi

Jumlah Kata:643    |    Dirilis Pada: 21/06/2023

mar Ibunya, gadis yang berusia

nita yang sedang terba

a yang aku dapatkan."

yang sedang diba

, "Pintarnya, anak Ibu sudah bes

ingin menja

hnya, ia tak suka jika

esar itu menyenangkan?"

agar bisa memperhatika

besar, aku harus berpisah dengan kalian. Aku i

anak, hanya ingin bers

los itu masih tak menyadari jika Ibunya sedang sa

a benar-benar tak mau berpisah, setelah itu beralih meleta

u Dahlia semakin memburuk dan ia harus dilarikan ke r

ambulans menjemput Ibunya. Ia menyus

melihat Ibunya yang terbaring lemah masuk

angan, tubuh Ibunya penuh dengan alat bantu.

ya menepuk p

ikan bahwa semu

k bisa bertem

a menyingkirkan rasa takut yang

dengan Ibu?"

lebih dar

lu ada di pikiran

menatap Ibunya. Mulai mengusa

h dan kita akan pergi jalan-

an seragam sekolah berdiri di

elum berangkat sekolah. Membawa

ia hanya bisa

i aku akan kembali dengan cepat.

sa berpaling menghapus sendunya. Ia tak t

n Ayahnya, dan mereka se

, sebelum j

t Dahlia untuk

dan sedang menunggunya. Di perjalanan ia sangat se

gapi karna ia sendiri masih

rumah. Dahlia melihat ad

dapati neneknya sudah berada di

a langsung berlari memeluk c

uara ambulans perlahan mulai terdengar, Dahlia melepa

para petugas rumah sakit membawa tubuh I

unya, tangannya membuka kain

ahlia telah mencium pipinya, at

nempatkan telinganya di dada Ibun

Ini tidak mungkin!

ahi pipinya, sembari menunduk

a mengguncang tubuh y

ibu bangun!

an sangat erat, menolak fa

ar, dan menenangkannya agar Ayahnya bisa m

dengarkan ne

nahan tubuh Dahlia y

u harus bangu

lasan neneknya dan mul

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Pemilik Hati Tuan Mafia
Pemilik Hati Tuan Mafia
“Lahir dengan takdir yang tak beruntung, membuat Belle harus selalu menerima kenyataan pahit. Namun, semua tak berakhir begitu saja. Belle menemukan cahaya, tentang sebuah pembalasan kepada mereka yang telah berani menorehkan luka. Belle bangkit dari keterpurukannya bersama Albara. Cinta, persahabatan, keluarga, Belle tak lagi mempercayai semua itu. Hanya satu, Albara sang penyelamat hidup yang terus mendukungnya. Akahkah keduanya hidup bersama? Apa Belle bisa menerima Albara sepenuhnya? Siapa lagi yang akan memberinya luka pedih?”