icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
Nafsu Kakak Tiriku

Nafsu Kakak Tiriku

Penulis: Tere Bina
icon

Bab 1 Hampir Ternoda

Jumlah Kata:1317    |    Dirilis Pada: 07/06/2023

ra

kh

a tiba-tiba terjatuh di depannya. Botol minuman k

asih tampak terkeju

a malam-malam sebelumnya kita lihat." Pak Ilham, orang tu

aily menarik diri yang sebelumnya menempel

ng diri di rumah besar yang terletak tepat di samping rumahnya. Dan seti

menatap tubuh pria yang tergel

iap berpakaian mukenah untuk melakukan s

ya. Atau kalau tidak begitu sebentar lagi ia akan terbangun dengan

dengan Pak Ilham melangkah menuju mushola kec

lakukan sholat Lail kalau tidak ada halangan. Sep

doa yang ia langitkan. Sebab diantara banyaknya doa yang i

ng ia inginkan. Kebaikan orang tuanya bai

lam hari untuk melakukan sholat malam, bermunajat pada Allah untuk dikar

unkan dan menemani Laily bermu

ik untuk menghadap Allah dan

*

Nak. Untuk menentukan n

tup, Laily dan Bapak bercengkrama di mushola kecil

bingun

tara nama Imroatul

suka dengan waktu malam. Saat hamil Laily, ibu

an ia berniat akan memberinya nama Laily. Yang artinya malam." Pak Ilha

mberi nama Imroatul Laily yang artinya wanita ma

ang kali didengarnya namun tak bosan untuk didengar

Nur Laily." Pak Ilham tersen

apa,

k dengan wanita gak benar. Sedangkan kalau Nur Laily dengan arti cahay

rti nama yang diberikan Almarhum Ibu dan seperti kei

m segera berseru men

*

eperti biasa Laily menyiapkan

eletakkan mangkuk sayur sempat terhenti saat meliha

ya. Yaitu dengan seorang janda anak dua. Ist

orang janda dengan anak dua, tentu Pak Ilham tak akan meni

Aku sudah lapar!" ucap pria yang usiany

ali melanjutkan langkah

ayur yang dibawanya, tiba-tiba Nand

dari genggaman Nando, namun pria yang berstatus s

, Li." Nando berdesis di akhir kalima

itu membuat i

ia sudah memakai pakaian yang tertutup bahkan lon

kenapa Nando masih saja menat

t itu berani masuk ke d

sin,

Laily saat yang lain hadir u

tah kenapa tiba-tiba selera makannya mendad

nya Nanda adik dari Nando. Yang u

cuci piring." Laily beralasan sambil

*

ja. Dia gak bisa malam ini," jelas Maryam, istri kedua Pak Ilham saat Laily menget

abis sholat Laily

Bapak kamu semb

Setelah berpamitan ia la

rumahnya dan pria pemabuk itu, tanpa seng

mabuk dengan tangan memegang botol

ahnya tatkala pria pemabuk i

an rasa takut. Seharusnya tadi ia mengikut

ak diluar pagar rumahnya, Laily memberanikan diri untuk tetap pergi dan melakukan sho

kat dengan rumah Laily pikir. Bahkan sangat dekat hanya me

gan rasa ketakutan pada pria pemabuk

at Laily takut dan seram menatapnya. Ditambah rambutnya ya

ahnya saat ia merasakan ada ses

k menemukan siapapun.

kan sholat Lail yang istiqomah dikerjak

rasat tidak nyaman. Oleh karena itu, dalam sujud terak

kedua dari sholatnya, tiba-tiba lampu musholla padam. Dan b

eriak namun tak bisa. Sumpala

dibaringkan dengan pak

wanan dan menepis kasar saat tangan

ia itu, sebab keadaan g

eriak apalagi tangan pria itu sudah m

ahu dirinya terlalu lemah, untuk melawan kekuatan laki-lak

menggoda, Laily. Aku

hati saat mengenali suara itu

teriak minta pertolongan. Air

menyingkap mukenah Laily dan hampir m

gh

aily tersebut terpelanting jatuh kes

__

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Nafsu Kakak Tiriku
Nafsu Kakak Tiriku
“Nando---saudata tiri Laily diam-diam punya hasrat terpendam pada saudari tirinya tersebut. Entah kenapa setiap kali melihat Laily---adik tirinya, pria itu kerap tak bisa menahan diri untuk memiliki gadis ayu nan berwajah shalihah tersebut. Hingga dorongan birahinya pada suatu malam membuat pria itu nekat hendak menodai sang adik ketika ingin melaksanakan ibadah. Untung saja ada sosok seorang seorang pria pemabuk bernama Abdi yang menolongnya. Fatalnya, Abdi malah dijatuhi fitnah, hingga terpaksa pria pecandu alkohol tersebut harus menikahi Laily---wanita yang sudah jadi sasaran sang kakak tiri.”
1 Bab 1 Hampir Ternoda 2 Bab 2 Fitnah 3 Bab 3 Tinggal Serumah 4 Bab 4 Sebuah Nasehat5 Bab 5 Hinaan 6 Bab 6 Mengabdilah 7 Bab 7 Jalan Kita Berbeda8 Bab 8 Bunga Lily 9 Bab 9 Kenapa Harus Senyum 10 Bab 10 Sentuh Hatiku! (Pendosa)11 Bab 11 Ayah Biologis 12 Bab 12 Rasa yang Abu-Abu13 Bab 13 Mau Jadi Imam 14 Bab 14 Luapan Amarah 15 Bab 15 Pergilah!16 Bab 16 Membuat Jatuh Cinta 17 Bab 17 Bahagiamu Menunggu di Sana 18 Bab 18 Siasat Abdi19 Bab 19 Keberanian Laily 20 Bab 20 Menjadikan Sama 21 Bab 21 Bukan Tentang Pengabdian 22 Bab 22 Luka yang Disembunyikan 23 Bab 23 Bawa Aku ke Jalanmu24 Bab 24 Fajar Bermula 25 Bab 25 Keberhasilan 26 Bab 26 Cemburu 27 Bab 27 Terus Cintai Aku28 Bab 28 Takut Kehilangan 29 Bab 29 Peluk Aku30 Bab 30 Doa Pendosa 31 Bab 31 Diagnosa yang Salah 32 Bab 32 Kabar Baik dan Buruk33 Bab 33 Sengaja Dil3nyapkan 34 Bab 34 Dunia Melumpuhkanku35 Bab 35 Kembalilah Keasalmu36 Bab 36 Tanpamu37 Bab 37 Ternyata Hamil 38 Bab 38 Gelang Pelaku 39 Bab 39 Cahaya yang Redup 40 Bab 40 Musuh Sejak Dulu41 Bab 41 Pertarungan 42 Bab 42 Cahaya Fajar (Tunggu Aku di Keabadian)43 Bab 43 Kehilangan 44 Bab 44 Mengenang 45 Bab 45 Hanya Rindu