searchIcon closeIcon
Batalkan
icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Winters Tale

Cerita Penggenjrotan

Cerita Penggenjrotan

Neilsen_Tzy
Warning!!! Khusus 18+++ Di bawah 18+++ alangkah baiknya jangan dicoba-coba.
LGBT+ R18+Cerita MenegangkanPerkosaanKencan OnlineBudak seksualCabul Urban
Unduh Buku di App

Rasanya tidak pernah ada kesedihan yang mampu membuat seorang Elice Danurdara menumpahkan air matanya sedemikian rupa seperti saat ini. Di mana bukan hanya tangisannya yang tampak memilukan, tapi isakan yang berulang kali mengguncang pundaknya juga turut membuktikan bahwa ia begitu terluka. Layaknya dunianya sudah hancur lebur tanpa ada sisa.

“Aku benar-benar mencintaimu, Elice. Sungguh. Aku benar-benar mencintaimu.”

Elice ingin mengenyahkan suara itu dari benaknya. Tapi, semakin banyak minuman yang ia teguk, maka semakin kuat pula suara itu menggema. Tidak mampu ia singkirkan. Betapa pun ia menginginkannya.

“Dasar kau bajingan, Ariel!”

Elice meremas gelas di tangannya dengan kuat. Benda bening yang terbuat kaca itu seolah menjelma menjadi sosok sumber rasa sakit hatinya. Ia butuh pelampiasan. Dan mungkin dalam waktu dekat, pelampiasan itu akan berubah bentuk menjadi kepingan pecahan beling.

“Ssst.”

Ternyata gelas kosong itu masih bernasib mujur. Ada satu tangan yang mendadak saja melepaskan benda itu dari genggaman tangan Elice. Layaknya seorang pahlawan yang sedang menyelamatkan korban tak berdosa dari pembantaian membabi buta.

Elice menoleh. Mengerjapkan mata dan menghentakkan kepalanya sekali. Berusaha untuk menerangkan sedikit penglihatannya yang sedikit kabur. Dampak dari minuman yang ia teguk dan berkat lampu berkelap-kelip yang menerangi tempat tersebut.

Ada seorang pria. Berpakaian rapi perpaduan antara jas hitam dan kemeja tanpa dasi. Dua kancing teratas di sana tampak terbuka. Sedikit menampilkan kulit bewarna perunggu yang terlihat berkilat lantaran setipis keringat yang membasahinya.

“Aku Garett. Dan kau?”

Tangan itu menyisihkan gelas Elice ke jarak yang aman dari jangkauannya. Lalu ia menawarkan jabat tangan. Tanda perkenalan yang justru disambut oleh dengkusan oleh Elice. Tangannya naik dan mengibas.

“Pergi dan tinggalkan aku sendiri. Aku tidak ada urusan denganmu.”

Pria yang mengaku bernama Garett itu tersenyum miring. Tampak tidak canggung sama sekali ketika jabat tangannya diabaikan. Bukannya diterima, yang ada justru sebaliknya. Ditolak. Dan itu terang-terangan terjadi di hadapan seorang bartender yang sedang meramu minumannya. Ia mendengkus geli. Memberikan isyarat pada Garett dan pria itu hanya mengangkat bahunya sekilas.

“Sepertinya kau sedang memiliki masalah yang cukup besar.”

Ekspresi geli di wajah sang bartender semakin menjadi-jadi. Ia menggeleng berulang kali dan memutuskan untuk angkat kaki dari sana. Tidak ingin melihat pertunjukan yang mungkin akan dimulai sebentar lagi.

“Masalah yang seharusnya tidak pernah datang untuk membuat seorang wanita secantikmu menangis seorang diri seperti ini.”

Elice memejamkan matanya. Sekarang sepertinya ia berhasil mengusir suara Ariel yang sejak tadi seolah terus menggema di benaknya. Tapi, nahas. Hilangnya suara Ariel justru digantikan oleh suara lainnya yang sok peduli dengan keadaannya sekarang.

“Kau tidak bisa pergi dari sini?” tanya Elice dengan nada sengit. “Apa kau tidak tau pintu keluar?”

Garett tertawa. Tidak merasa tersinggung sama sekali. Alih-alih ia justru melakukan sesuatu yang membuat Elice membelalakkan mata.

Garett menarik satu kursi bundar di sana. Duduk. Tepat di sebelah Elice. Dan melihat itu, Elice menggeram.

Elice tidak ingin menambah daftar kekacauannya hari itu. Cukup kejadian dengan Ariel yang membuat ia berantakan. Ia tidak ingin berurusan dengan orang asing yang gila malam itu.

Kursi yang Elice duduki berputar. Cukup memberikan sinyal bahwa dirinya akan segera pergi dari sana. Tapi, Garett tidak membiarkan Elice untuk meninggalkan dirinya.

Elice mendapati kursi yang ia duduki kembali berputar ke posisi semula. Ia melihatnya. Ada tangan Garett yang melakukan hal tersebut.

“Kau.”

Mata Elice sekarang bukan lagi membesar. Alih-alih justru melotot. Dan seharusnya itu sudah lebih dari cukup untuk memberikan isyarat bahwa ia tidak suka dengan apa yang telah Garett lakukan.

Garett menyeringai. Ia menunjukkan jam di tangannya. “Masih jam sebelas, Nona. Masih terlalu pagi untuk pulang sekarang.”

“Apa pedulimu? Bahkan kalaupun aku memutuskan untuk pulang jam tiga pagi, kau tidak ada hak untuk melarangku.”

Seringai di wajah Garett semakin menjadi-jadi. Matanya fokus pada berkas merona bewarna kemerahan yang timbul di pipi Elice. Entah itu karena pengaruh minuman atau mungkin karena pengaruh marah padanya. Tapi, Garett tidak peduli apa penyebabnya. Yang ia pedulikan hanya satu. Warna yang terkesan alamiah itu membuat ia betah memandang wajah Elice berlama-lama. Tampak menarik.

“Aku memang tidak ada hak untuk melarangmu, Nona,” ujar Garett seraya memajukan sedikit tubuhnya. Mengikis jarak di antara mereka berdua dan ia memanfaatkan fakta itu untuk menatap lekat pada kedua bola mata Elice. “Tapi, sejujurnya saja. Aku tidak tega melihat wanita sepertimu harus menangis seorang diri di tempat seperti ini.”

Lagi-lagi, Elice mendengkus.

“Bahkan lebih dari itu. Tidak seharusnya seorang wanita sepertimu menangis.”

Mendengar hal itu, mata Elice spontan berkedip sekali. Lalu satu senyum muncul di bibirnya. Membentuk ekspresi yang membuat Garett mengerutkan dahi. Lantaran senyum itu tampak aneh di matanya.

“Kalau kau ingin merayu wanita,” ujar Elice kemudian. “Carilah wanita lain, Tuan. Aku sudah muak mendengar kata-kata manis dari kaum pejantan seperti kalian.”

Garett tak mampu menahan kesiap takjubnya. Ia terbahak dan tampak tidak tersinggung sama sekali.

“Hahahahaha.”

Tawa yang menyebalkan bagi Elice. Dan ia tidak berencana untuk mendengarkan tawa itu di sepanjang malamnya. Ia akan pergi dari sana. Sebelum emosi di dalam dadanya beranakpinak dan tak mampu ia kendalikan lagi. Siapa yang akan menjamin kalau Elice tidak tersulut untuk memecahkan gelas kosong miliknya tadi di kepala pria itu?

Hanya saja, untuk kedua kalinya, keinginan Elice untuk pergi dari sana harus gagal. Kali ini bukan karena Garett memutar kembali kursi yang ia duduki. Alih-alih lebih dari itu. Sekarang dengan terang-terangan Garett menahan satu tangan Elice.

Elice melotot. Melihat bagaimana dengan beraninya Garett memegang pergelangan tangannya. Ia berusaha menarik lepas tangannya, tapi Garett justru membawanya untuk semakin mendekat padanya.

Baca Sekarang
Bound by Destiny

Bound by Destiny

V
Dicampakkan dan dipermalukan, Elice Danurdara tak pernah mengira bahwa ia akan tetap bertahan pada hidup. Nyaris menyerah. Hingga malam itu mengantarkan dirinya pada satu pembuktian gila. Bahwa dirinya masih berharga. Garettinus Hardiyata namanya. Pria asing yang membuktikan pada Elice bahwa di mat
Romantis R18+MenegangkanBalas dendamKehamilanCEOPria Sejati
Unduh Buku di App
Pesona mantan istri

Pesona mantan istri

Moeza
Sebagai wanita aku dinyatakan mandul dan tidak mungkin akan memiliki keturunan, Suamiku William tidak keberatan dengan tidak adanya anak diantara kami, dia berjanji akan selalu mencintaiku apapun keadaanya, tapi semua itu hanyalah tipuan belaka. Suamiku memiliki wanita simpanan dibelakangku bahkan
Miliarder MenegangkanPengkhianatanBalas dendamCEOMenarikTampanTempat kerja
Unduh Buku di App
Puncak Nafsu Ayah Mertua

Puncak Nafsu Ayah Mertua

Cerita _46
Aku masih memandangi tubuhnya yang tegap, otot-otot dadanya bergerak naik turun seiring napasnya yang berat. Kulitnya terlihat mengilat, seolah memanggil jemariku untuk menyentuh. Rasanya tubuhku bergetar hanya dengan menatapnya. Ada sesuatu yang membuatku ingin memeluk, menciumi, bahkan menggigitny
Cerita pendek Hubungan rahasiaBudak seksualCEOPria Sejati
Unduh Buku di App
Gairah Terkutuk

Gairah Terkutuk

Xii Zii
Liana menyeret Hart ke dalam hidupnya, dipaksa menjalani status sebagai budak. Namun, siapa sangka kalau ternyata budak itu adalah seorang dari masa lalunya. Hart menyembunyikan jati diri dan statusnya hingga akhir. Masuk ke dalam kehidupan Veronica rupanya telah ia rencanakan sejak awal, segalanya
Romantis R18+Budak seksualJeniusMiliarder
Unduh Buku di App
AKU DIHAMILI SUAMIKU

AKU DIHAMILI SUAMIKU

Sischa Daniasri
Bagaimana jadinya jika seorang perempuan yang tangguh dan juga bar-bar mendapatkan kenyataan pahit kedua orang tuanya meninggal dihari kelulusannya? Kisah ini dialami oleh Alexa Banderas seorang gadis yang berusia 18 tahun. Alexa tidak tahu kalau selama ini kedua orang tuanya mengalami masalah pelik
Romantis Balas dendamKehamilanCEOLicik
Unduh Buku di App
Terjebak Suami Bayaran

Terjebak Suami Bayaran

Olivia Shea
Terlahir dari sendok emas menjadikan Samantha Connors memiliki sikap angkuh sebagai Nona Muda keluarga Connors. Tidak sedikit pria yang berusaha mendekatinya, tetapi gadis itu terlalu sombong, tidak ingin mengenal pria yang memiliki kekayaan di bawah kekayaan keluarganya. Hingga ketika sang kakek me
Romantis R18+Cinta yang dipaksakanKehamilanCEOTampan
Unduh Buku di App
Trapped in Love with The Jerk CEO

Trapped in Love with The Jerk CEO

Inezh Seflina
Kisah cinta Miranda Harper dan Carlos Graves belum sepenuhnya berakhir. Kegagalan yang mereka alami nyatanya tak membuat keduanya menemukan pengganti yang sepadan. Takdir pun bagai tak ingin memisahkan mereka terlalu lama sehingga mereka kembali dipertemukan tanpa sengaja. Melihat Miranda untuk pe
Romantis R18+Cerita MenegangkanCinta pada pandangan pertamaCEOPria SejatiJenius
Unduh Buku di App
Putri delapan tahun: Feniks terlahir kembali

Putri delapan tahun: Feniks terlahir kembali

Gilang Nashiruddin
Mungkinkah seorang gadis berusia delapan tahun memiliki kenangan akan kehidupan sebelumnya? Apa yang akan Anda lakukan jika suatu hari, setelah bangun di atas ranjang, Anda menemukan diri Anda berusia delapan tahun lagi dan Anda teringat akan semua rasa sakit dan penghinaan yang Anda derita di tanga
Sejarah KeluargaZaman KunoPTSDPengkhianatanPesulap WanitaMantan istri
Unduh Buku di App
Ipar Jadi Pacar

Ipar Jadi Pacar

Stefani Wijanto
Warning, area 21+ Rheana menikah dengan Andre, perempuan itu mengharapkan pernikahan yang indah. Namun, pada malam pertama, dia mendapatkan kejutan. Andre menikahinya karena syarat supaya mendapatkan warisan keluarga. Andre juga berterus terang tidak mencintai Rheana. Perempuan yang dicintai lelak
Romantis R18+Hubungan rahasia
Unduh Buku di App
Dendam Istri Muda

Dendam Istri Muda

shena
Lita terhempas oleh kenyataan pahit setelah sepuluh tahun pernikahannya dengan Khalid berakhir tragis bersama dengan kehilangan sang buah hati. Nyawa bayi yang malang itu pun terlepas di tangan pengasuhnya sendiri, seorang gadis remaja yang sebelumnya diselamatkan oleh Lita beberapa bulan lalu. Me
Romantis R18+KeluargaBalas dendamPerangkapPengurus rumahLicikJeniusUrbanTempat kerja
Unduh Buku di App

Sedang Tren

Mandul Dark Secret of Lady CEO Bujang Lapuk ( Malam Pertama dengan Om Perkasa ) Test system Luka Hati Istri Yang Ditinggalkan Let Me
Winters Tale novel gratis tanpa aplikasiDownload Winters Tale novel PDF Google DriveWinters Tale gratis tanpa beli koin dan offlineWinters Tale
Yuk, baca di Bakisah!
Buka
close button

Winters Tale

Temukan buku-buku yang berkaitan dengan Winters Tale di Bakisah. Baca lebih banyak buku gratis tentang Winters Tale novel gratis tanpa aplikasi,Download Winters Tale novel PDF Google Drive,Winters Tale gratis tanpa beli koin dan offline.