Terjerat Cinta Mafia

Terjerat Cinta Mafia

Yuhani

5.0
Komentar
Penayangan
31
Bab

Valerie tidak pernah membayangkan, akan menjadi alat untuk melunasi hutang ayah tirinya–Lukas. James, adalah pria yang ingin memilikinya, pria yang disegani, seorang casanova yang kejam. Valerie mencoba lari, mencoba bebas dari cengkraman James. Namun itu sulit, James tidak akan membiarkan Valerie lepas dari kungkungannya. Meskipun kini ia memiliki kekuasaan. Kekayaan, kekuasaan, nyatanya tidak cukup untuk melawan James. Obsesi pria kejam dan rasa benci Valerie, tanpa disadari berubah menjadi cinta. Cinta yang kejam dan kasar, apa mereka bisa bersatu, layaknya sepasang kekasih?

Bab 1 Menjadi Transaksi

"Kau mau membawaku kemana, Lukas?! Lepaskan aku!" teriak Valerie.

"DIAM! Ikuti saja apa kataku, Ibumu sudah tidak ada, maka kau harus berguna untukku!" desis Lukas, Ayah tiri Valerie.Seminggu setelah kematian Ibu kandung Valerie, Lukas dengan tega akan menjadikan Valerie sebagai alat untuk melunasi hutangnya, dengan menjual Valerie.

Kedua tangan Valerie diikat dan dibawa paksa oleh Lukas, ke sebuah club malam. Valerie sangat takut, karena ia tidak tahu apa yang akan terjadi di dalam sana. Lukas masih menutupi niat sebenarnya pada Valerie, membiarkan Valerie tahu ketika bertemu dengan pria yang akan membelinya.

Lukas mencengkram wajah Valerie, saat akan memasuki club malam tersebut, tatapannya tajam. "Bersikap baiklah, agar kau bisa menghasilkan banyak uang untukku!"

"Apa yang akan kau lakukan padaku? lepas, aku tidak mau!" Vale dengan menggeram kesal, takut, ketika Lukas terus menyeretnya masuk ke dalam club malam. Valerie terus memberontak, sehingga membuat Lukas semakin marah.

Plak! Lukas menampar Valerie.

"DIAM! Sudah aku katakan agar kau diam, Vale! Atau kau akan mendapatkan lebih dari tamparan ini. Dengar, meskipun aku Ayah tirimu, tapi kau harus tetap menuruti apa yang aku inginkan! Jika mau disalahkan, salahkan saja ibumu!" desis Lukas disertai senyum seringainya.

"Aku tidak mau... Ayah? kau sangat tidak pantas menjadi seorang ayah, meskipun itu hanya ayah tiri! kau lebih pantas disebut pria bajingan!" balas Vale tidak kalah sengit, tatapan Valerie penuh dengan kebencian terhadap Lukas– Ayah tirinya. "Lepaskan aku! kau sama sekali tidak berhak atasku!"

Valerie benar-benar marah, ia menyesal memasuki rumah itu, Valerie tidak pernah menyangka Lukas akan berbuat jahat padanya. Pantas, ibunya tidak pernah mengizinkannya untuk bertemu di rumah mereka. Valerie yang tinggal terpisah dengan Ibunya, di sebuah apartemen kecil di pinggiran kota.

Setelah pikirannya tenang dan bisa menerima kematian Ibunya, Vale merasa curiga dengan kematian Ibu kandungnya, kematian yang mendadak. Tapi Vale tahu, ia tidak bisa asal menuduh tanpa sebuah bukti. Hingga Vale memutuskan untuk mencari bukti, di rumah yang pernah ditinggali Ibu–Louisa dan Lukas. Namun bukan bukti yang didapat, Valerie justru disambut oleh Lukas dengan senyum liciknya.

Hingga kini Vale berada di sebuah club malam, diseretnya Vale memasuki ruang VIP, beberapa orang berpakain hitam menyambut mereka. Lukas terlihat senang, karena transaksi yang akan dilakukan, mungkin akan berjalan dengan lancar.

Namun berbeda dengan Valerie, ia semakin waspada dan takut, bertanya-tanya apa yang sebenarnya Lukas rencanakan?

Di ruang VIP, ada sosok seorang pria yang sedang duduk dengan santai, kakinya menyilang, sebatang rokok dihisap olehnya hingga asap mengepul di sekitarnya, serta beberapa botol minuman beralkohol dengan harga mahal pun berjejer rapi di atas meja.

Valerie menyadari satu hal, jika pria itu adalah sosok yang cukup disegani. Melihat begitu banyaknya pengawal serta Lukas yang begitu menghormatinya, begitupun dengan Lukas.

Pria itu tersenyum saat Lukas membawa orang cantik. Janji yang Lukas tepati terhadapnya. Lukas seolah tahu, apa yang disukai oleh pria itu–James.

"Tuan, saya membawa seorang wanita, yang pasti anda suka,," ucap Lukas dengan sopan.

"Kau benar-benar menepati janjimu, Lukas." Suara pria itu terdengar dingin tatapannya datar, menatap Vale dengan seringai yang terbit di wajahnya, membuat Vale merasa takut.

Siapa pria ini? tanya Vale, berbisik dalam hatinya.

"Dengan begitu, apa hutangku lunas, Tuan James?" tanya Lukas penuh kehati-hatian.

"Hutang?" desis Vale, Lukas hanya tersenyum padanya.

James yang masih melihat Valerie dengan tatapan penuh gairah, seolah ingin segera menyentuh wanita yang diberikan oleh Lukas.

"Kau menjadikanku jaminan hutan, Lukas? atas dasar apa aku lakukan itu padaku?!" Lukas tidak menjawab, ayah tirinya hanya bisa tersenyum senang, karena hutang dengan jumlah yang banyak itu, akan hilang. "Pria bajingan, brengsek! aku tidak mau, aku menolak, lepaskan aku! Tuan aku tidak ada hubungan dengan dia jadi tolong lepaskan aku!" Vale meronta, ia tidak mau dijadikan alat untuk melunasi hutang Lukas.

"Jangan melawan, Vale! Bersikap baiklah!" geram Lukas pada Vale yang berusaha untuk pergi.

"Aku mengirim sejumlah uang ke rekening kamu, sebagai bonus, dan wanita ini menjadi milikku sepenuhnya!" ucap James, membuat Valerie membulatkan kedua matanya.

"Terima kasih, Tuan James, Anda memang sangat pengertian, hanya saja, Vale akan memberontak, anda perlu mengawasinya dengan benar. Pastikan Vale diikat, agar tidak melarikan diri, dan jangan khawatir, anak tiriku ini, masih perawan, dan tentu saja, Vale menjadi milik anda sepenuhnya, " ucap Lukas sebelum meninggalkan ruangan VIP itu, tanpa peduli pada Valerie yang terus meronta meminta lepas dari masalah Lukas, dari transaksi yang merugikan dirinya.

"Nona Valerie... Kau sungguh cantik, tapi kau masih perlu dipoles sedikit, agar terlihat lebih baik, sehingga kau bisa membuatku puas," ucap James pada Vale dengan senyum liciknya. "Persiapkan dia, aku ingin merasakan tubuhnya malam ini juga!" perintahnya pada tangan kanannya.

Tubuh Valerie bergetar, ia benar-benar takut saat ini, ia tidak mau berakhir di tangan pria kejam di hadapannya. Vale yang terus memberontak, berteriak meminta pertolongan, meminta agar ia lepas dari jerat pria bernama James, tapi itu hanya sia-sia.

"Diamlah, Nona, jangan sampai kami memukul anda, agar kau diam. Kau tidak ingin memiliki tubuh penuh luka bukan? karena jika begitu Tuan James akan semakin menambah luka di tubuh Anda. Tuan James tidak suka melihat tubuh wanita miliknya lecet sebelum digunakan!" Seorang wanita yang ditugaskan untuk mempersiapkan Valerie, datang dengan tatapan sinisnya. Wanita itu mengingatkan agar Valerie tidak membuat James semakin marah, karena akibatnya akan semakin fatal.

"Aku tidak peduli, aku bahkan memilih mati daripada harus menjadi pemuas nafsu pria bjingan itu!" geram Vale.

Mendengar perkataan Vale membuat wanita tersenyum dengan liciknya, karena baru kali ini ada wanita yang penuh dengan perlawanan. "Nona, Anda sungguh membuatku kesal, proses ini akan lama, dan aku tidak mau membuat tuan James menunggu lebih lama lagi, jadi aku terpaksa melakukan ini padamu! Segera bawa dia, ingat jangan sampai ada luka sedikitpun ditubuhnya, jika wanita ini berontak, suntikan saja obat bius padanya!"

Jarum suntik benar-benar dimasukkan pada lengan Valerie. Kesadarannya pun perlahan mulai menghilang.

"Lukas, kau brengsek!" batin Valerie, menggeram marah.

Lanjutkan Membaca

Buku lain oleh Yuhani

Selebihnya

Buku serupa

Menikah Akibat Salah Culik

Menikah Akibat Salah Culik

Sonya Carter
4.8

For 18+ & 21+ Kirana Pratama berusia 25 tahun-driver ojol tersentak kaget saat diberitahu berapa jumlah uang untuk melakukan operasi dan biaya perawatan Malin Pratama ayahnya yang menderita radang otak. Dia mencoba meminjam dari pimpinannya, tetapi yang di dapat dia diberhentikan dari pekerjaannya karena tidak mampu membayar pinjaman terdahulu sekaligus selalu kurang setoran. Sepulang dari tempatnya bekerja, dia dihadang dua mobil berisikan beberapa pria tidak dikenal. Dia pun diculik, lantas dipertemukan dengan Rasta Emilio billionaire muda presiden direktur Emerald Company berstatus duda satu anak. Pria itu mengira dia adalah Chloe Bianco putri tunggal Karan Bianco yang pernah menghinanya di depan para pengunjung di satu club malam. Rasta lantas memperkosanya. Saat itulah pria tersebut tersadar sudah salah sasaran karena tidak menemukan tanda lahir disalah satu pergelangan tangan kanan gadis malang itu, dan juga sang gadis masih perawan. Sang presdir bergegas membawanya ke Austin Hospital karena terjadi pendarahan di liang oasenya sekaligus terluka di beberapa bagian akibat dianiayanya. Masalah tidak sampai di sana, Kirana terpaksa bekerja di rumah bordil sebagai pramusaji karena kepalang meminjam sejumlah uang ke Koh Ahong pemilik tempat tersebut yang adalah tetangganya. Saat itu dia difitnah mencuri arloji milik Hansen salah satu pengunjung yang ternyata teman satu clubnya Rasta. Dia nyaris digilir oleh Hansen dan beberapa pria setelah dicekokan minuman, tapi Rasta cepat menyelamatkannya. Namun kembali kemalangan di dapat, sebab Rasta tergoda mengintiminya, membuat kebenciannya ke pria tersebut semakin besar. Dia bertekad akan membalas dendam ke sang presdir, tapi ternyata dia mengandung benih pria tersebut. Apa yang terjadi selanjutnya?

Bosku Kenikmatanku

Bosku Kenikmatanku

Juliana
5.0

Aku semakin semangat untuk membuat dia bertekuk lutut, sengaja aku tidak meminta nya untuk membuka pakaian, tanganku masuk kedalam kaosnya dan mencari buah dada yang sering aku curi pandang tetapi aku melepaskan terlebih dulu pengait bh nya Aku elus pelan dari pangkal sampai ujung, aku putar dan sedikit remasan nampak ci jeny mulai menggigit bibir bawahnya.. Terus aku berikan rangsang an dan ketika jari tanganku memilin dan menekan punting nya pelan "Ohhsss... Hemm.. Din.. Desahannya dan kedua kakinya ditekuk dilipat kan dan kedua tangan nya memeluk ku Sekarang sudah terlihat ci jeny terangsang dan nafsu. Tangan kiri ku turun ke bawah melewati perutnya yang masih datar dan halus sampai menemukan bukit yang spertinya lebat ditumbuhi bulu jembut. Jari jariku masih mengelus dan bermain di bulu jembutnya kadang ku tarik Saat aku teruskan kebawah kedalam celah vaginanya.. Yes sudah basah. Aku segera masukan jariku kedalam nya dan kini bibirku sudah menciumi buah dadanya yang montok putih.. " Dinn... Dino... Hhmmm sssttt.. Ohhsss.... Kamu iniii ah sss... Desahannya panjang " Kenapa Ci.. Ga enak ya.. Kataku menghentikan aktifitas tanganku di lobang vaginanya... " Akhhs jangan berhenti begitu katanya dengan mengangkat pinggul nya... " Mau lebih dari ini ga.. Tanyaku " Hemmm.. Terserah kamu saja katanya sepertinya malu " Buka pakaian enci sekarang.. Dan pakaian yang saya pake juga sambil aku kocokan lebih dalam dan aku sedot punting susu nya " Aoww... Dinnnn kamu bikin aku jadi seperti ini.. Sambil bangun ke tika aku udahin aktifitas ku dan dengan cepat dia melepaskan pakaian nya sampai tersisa celana dalamnya Dan setelah itu ci jeny melepaskan pakaian ku dan menyisakan celana dalamnya Aku diam terpaku melihat tubuh nya cantik pasti,putih dan mulus, body nya yang montok.. Aku ga menyangka bisa menikmati tubuh itu " Hai.. Malah diem saja, apa aku cuma jadi bahan tonton nan saja,bukannya ini jadi hayalanmu selama ini. Katanya membuyarkan lamunanku " Pastinya Ci..kenapa celana dalamnya ga di lepas sekalian.. Tanyaku " Kamu saja yang melepaskannya.. Kata dia sambil duduk di sofa bed. Aku lepaskan celana dalamku dan penislku yang sudah berdiri keras mengangguk angguk di depannya. Aku lihat di sempat kagett melihat punyaku untuk ukuran biasa saja dengan panjang 18cm diameter 4cm, setelah aku dekatkan ke wajahnya. Ada rasa ragu ragu " Memang selama ini belum pernah Ci melakukan oral? Tanyaku dan dia menggelengkan kepala

Bab
Baca Sekarang
Unduh Buku