Skandal anak Sekolah

Skandal anak Sekolah

ArenLucu

5.0
Komentar
798
Penayangan
21
Bab

Rani, terjebak dalam kebimbangannya sendiri. Ketika menghadapi lika-liku indahnya masa SMA, dia malah terlelap dengan nafsu pubertasnya. Tanpa sadar melakukan hal di luar batas, bersama Alan, cinta pandang pertamanya. Ketika semua sudah terjadi. Rani mendapatkan satu hal yang menghantam jiwanya? "Lan! Garis dua!" Apa yang harus Rani lakukan pada kehamilannya? Dia masih anak sekolah?

Skandal anak Sekolah Bab 1 PROLOG

Hari ini.

Siswa kelas X di SMK Satu Nusa mulai memasuki awal sekolah baru pada jenjang tingkatan yang lebih tinggi.

Disinilah, katanya 'Masa Putih Abu-Abu itu adalah masa yang paling indah bagi semua alumni pelajar yang ada.' Tidak munafik, semua anak yang belum menjadi murid 'SMK/SMA' penasaran apakah rumor itu benar kenyataannya.

🌹🌹🌹

Bakhtiar Alan Albilal.

Yap! Rani ingat nama itu. Rani? Dia adalah pelaku utama dari cerita sakral yang ada di judul ini.

Entahlah, Rani juga tidak mengerti. Apakah itu yang dinamakan pubertas? Bisa-bisanya, Rani terus teringat akan cowok itu. Cowok teman sekelas PLS ( Pengenalan Lingkungan Sekolah ).

"Eh, Ran! Lo baru dateng?" tanya Kalista -- teman sebangku Rani-- begitu melihat Rani datang.

Rani duduk ke kursinya, lalu meletakkan tas ke meja. "Iya, Ta. Gue baru dateng. Tadi angkotnya agak lelet di jalan gara-gara sepi. Nggak tau deh, hari ini gue kesiangan sampe ketinggalan rombongan biasanya."

Kalista ber 'Oh' ria. "Untung aja lo nggak sampe bates Bel."

Kriiiing !

"Ad... duh.. kaget gue astaga, baru aja disebut," ringis Kalista.

Rani terkikik, "Yang sabar, Ta. Speakernya pas ada di atas kita."

"Pengen gue ledakin jadinya," cicit Kalista kesal.

"Selamat Pagi!"

Mendadak keramaian yang tadi merebak di area 'Kelas D' menjadi tenang. Pangeran Bima Pratama. Itulah nama yang tertera di nametag cowok berbadan tinggi yang tiba-tiba saja memasuki kelas setelah bel berbunyi.

"Kalian pasti sudah kenal saya, kan?" tanya Pangeran.

"SUDAH, KAK!"

"Si-" perkataan Pangeran terpotong.

Tok tok tok !

Seisi kelas langsung menoleh ke pintu. Terdapat satu siswa dan satu siswi yang berdiri dengan tampang lempeng disana.

"Permisi, Kak. Maaf telat," kata cowok itu.

Rani menghela napas. Itu Alan. Bakhtiar Alan Albilal. Cowok yang tiba-tiba membuat Rani terbayang-bayang hanya sejak kali pertama mereka bertemu. Tetapi ... bisa-bisanya Alan terlambat di hari pembinaan seperti ini?

Tak ayal, suasana kelas sepi seketika. Pangeran yang tadinya menoleh ke pintu, kini kembali menoleh ke hadapan isi kelas.

"Tadi sampai mana?" tanya Pangeran. Dia tidak menghiraukan kedatangan siswa dan siswi itu.

Seisi kelas masih ragu untuk menjawab. Karena memang, keadaannya secanggung itu.

"Ditanya ya di jawab dong!" tegas Pangeran.

Spontan ada satu murid yang angkat tangan sambil berdiri.

"Apa?" tanya Pangeran.

"Saya mau jawab pertanyaan, Kakak!" jawabnya.

"Pertanyaan apa?"

"Tadi ... Kakak nanya 'sampai mana', kan?"

Pangeran mengangguk.

"Itu .... Kak! Kita sampai di .. Kakak nanya 'kalian tau nggak saya siapa?'. Begitu," jawab siswa itu.

Pangeran menghela napasnya. "Nama lo siapa?"

"Saya Taufiq, Kak!"

"Oke! Lanjut. Lo duduk lagi aja. Jadi-"

"Permisi, Kak. Saya masih ada disini!" ucap Alan sekali lagi.

Pangeran mendengkus dengan cukup keras. Kali ini dia memutar badan untuk melangkah menghampiri dua murid yang sedang telat itu.

Satu kelas hanya kembali menyimak apa yang akan terjadi. Pangeran terlalu menyeramkan untuk dibicarakan.

"Lo siapa? Seenaknya banget jam segini baru dateng, sekolah nenek lo?" tanya Pangeran sedikit kasar.

"Saya Bakhtiar Alan Albilal, Kak! Nama saya ada di daftar pembinaan siswa baru di 'Kelas D'," jawab Alan se-sopan mungkin.

"Kalau gue coret mau nggak?"

"Jangan, Kak! Maaf, saya salah," ucap Alan.

"Lo sadar, ngaku gih! Lo salah apa?" tanya Pangeran lagi.

Lanjutkan Membaca

Buku serupa

Mengandung Anak Tuan Serigala

Mengandung Anak Tuan Serigala

Linsing
5.0

Fang Yi Lan adalah seorang mahasiswi jenius dari jurusan kedokteran. Walaupun memiliki otak yang jenius, tetapi Yi Lan benar-benar buruk dalam menilai seorang pria. Di hari ulang tahunnya yang ke-20, Yi Lan tidak sengaja memergoki kekasihnya sedang berselingkuh dengan adik tirinya. Belum cukup sampai disana, Ayahnya malah menyuruhnya untuk merelakan kekasihnya untuk adik tirinya itu. Selain itu, dia malah dipaksa untuk menerima lamaran dari seorang pria hidung belang. . Yi Lan tentu saja tidak bisa menerima keputusan Ayahnya. Dia langsung memberontak sejadi-jadinya. Dia merasa takdirnya benar-benar kejam dan tidak adil. Dengan segala daya upaya, Yi Lan akhirnya berhasil melarikan diri dari rumah Ayahnya. . Di dalam pelariannya, Yi Lan tidak sengaja bertemu dengan seorang pria yang sedang terluka parah. Pria itu berwajah sangat tampan dan dingin. Tubuhnya juga terlihat sangat kekar dan kuat. Tetapi sayangnya, ketika pria itu pingsan, pria itu tiba-tiba berubah wujud menjadi seekor serigala hitam yang berbulu lebat. . Yi Lan benar-benar terkejut saat melihat perubahan pria itu. Dia refleks langsung berusaha untuk melarikan diri. Tetapi sayangnya, hati nuraninya sebagai seorang dokter melarangnya untuk meninggalkan pria itu. Karena dibebani oleh rasa iba, Yi Lan akhirnya menolong pria itu. . Setelah luka-lukanya diobati, pria itu akhirnya kembali berubah wujud menjadi manuisa. Tetapi sayangnya, bukannya berterima kasih kepada Yi Lan, pria itu malah mengigit leher Yi Lan sampai meninggalkan jejak. Setelah itu, pria itu langsung memperkos4 Yi Lan dengan ganas. . " Wangimu benar-benar enak Nona..., mulai malam ini, kau adalah pasanganku, aku akan membuatmu mengandung anak-anakku... !!" . Yi Lan hanya bisa menangis histeris saat diperkos4 oleh pria itu. Dia merasa nasibnya benar-benar sangat buruk. Kesialan menimpanya tanpa henti. Seandainya memungkinkan, dia ingin mati sekarang juga.

Bab
Baca Sekarang
Unduh Buku