icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

SABDA CINTA

Bab 2 Pergi Sehat Pulang Selamat

Jumlah Kata:2115    |    Dirilis Pada: 29/12/2021

gikutinya. Entah rencana apa lagi yang Ricko lakukan kali ini

tadi ngikutin aku terus, nggak

las. Sudah berkali-kali dia berusaha untuk mengelabuhi Sabda, tapi tetap

pasti rencananya akan berhasil. Cinta menatap jalanan dengan senyum menyeringai, beruntung karena keadaan sedang mendukungnya, jalana

ih saja bebal, lihat sendiri akibat

a. Cinta langsung memberhentikan motornya dengan perlahan, wanita itu masih tak percaya dengan apa yang saa

ipis, Cinta yakin kalau saat in

ucap Cin

tornya, pria itu be

u tidak berubah, selalu sa

ka bertemu, Sabda tak pernah berbicara. Bahkan Cinta mengira jika Sabda bisu. Suara Sabda terdengar sangat sejuk ditelinga Cint

s ngebut-ngebut, kamu nggak takut terlu

mungkin jika dia sudah tak ada di dunia ini lagi, aya

ong," jawab

eningnya, pria itu

ayahmu sudah berpesan padaku agar aku menjagamu dengan baik. Pergi sehat, pulang selamat. Karen

kesal, tak suka de

apa sama ayahku sampai-sampai kamu menyetujui per

kamu sekarang adalah tanggung jawab

rdebat dengan pria itu tak ada gunanya. Cinta berniat pergi dar

ci motorku, lancang sekal

pria itu langsung memasukkan k

n ke mana, iku

erkali-kali seperti sedang menahan amarah. Masih tak ter

indaklah sesuka hatimu seperti ayahk

a sudah pergi dari hadapannya. Dengan

ke mana?" tanya

jawab Ci

wajah Sabda la

*

nganya. Mungkin, Cinta sudah terbiasa dengan situasi seperti ini. Ber

bih baik kamu pulang

s, membuat Cinta meng

ppy dulu sama temanku, semoga betah ya," u

tengahnya ke atas, membuat Sabda gele

g dulu aku kenal? Kenapa sa

s untuk melihat Cinta. Pria itu memandang Cinta dengan perasaan tak menentu. Ada rasa sesak dalam dadanya

untuk meminum air yang Sabda tak tahu itu air apa. Awalnya t

knya, mendekati Cinta yang tengah bersama teman-temannya. Tang

terlempar pada masa lalu. Ya, dia sangat ingat siapa pemilik senyuma

kita p

k denger!"

s saja tidak dengar karena

isik Sabda tepat

ain deketin ce

ikenalnya dari atas sampai bawah. Dari cara berpakaian saja

ra membopong Cinta yang saat

g sama elo! Cewek gue

tidak ada urusannya dengan anda, saya hanya

mendekat, menatap

nalan dulu, gue Farel, kekasihny

ecut. "Hanya keka

sedangkan elo bukan siapa-siapanya.

nta, Sabda langsung mundur beberapa l

nya. Asal anda tahu bahwa Cint

ntuk mencerna apa yang diucapkan oleh Sabda. T

sa nipu gue,"

urusan saya. Jika anda ragu dengan kata-kata saya, bisa anda

ak percaya jika inilah makanan sehari-hari Cinta. Baru satu tempat ya

sam

gikutinya. Entah rencana apa lagi yang Ricko lakukan kali ini

tadi ngikutin aku terus, nggak

las. Sudah berkali-kali dia berusaha untuk mengelabuhi Sabda, tapi tetap

pasti rencananya akan berhasil. Cinta menatap jalanan dengan senyum menyeringai, beruntung karena keadaan sedang mendukungnya, jalana

ih saja bebal, lihat sendiri akibat

a. Cinta langsung memberhentikan motornya dengan perlahan, wanita itu masih tak percaya dengan apa yang saa

ipis, Cinta yakin kalau saat in

ucap Cin

tornya, pria itu be

u tidak berubah, selalu sa

ka bertemu, Sabda tak pernah berbicara. Bahkan Cinta mengira jika Sabda bisu. Suara Sabda terdengar sangat sejuk ditelinga Cint

s ngebut-ngebut, kamu nggak takut terlu

mungkin jika dia sudah tak ada di dunia ini lagi, aya

ong," jawab

eningnya, pria itu

ayahmu sudah berpesan padaku agar aku menjagamu dengan baik. Pergi sehat, pulang selamat. Karen

kesal, tak suka de

apa sama ayahku sampai-sampai kamu menyetujui per

kamu sekarang adalah tanggung jawab

rdebat dengan pria itu tak ada gunanya. Cinta berniat pergi dar

ci motorku, lancang sekal

pria itu langsung memasukkan k

n ke mana, iku

erkali-kali seperti sedang menahan amarah. Masih tak ter

indaklah sesuka hatimu seperti ayahk

a sudah pergi dari hadapannya. Dengan

ke mana?" tanya

jawab Ci

wajah Sabda la

*

nganya. Mungkin, Cinta sudah terbiasa dengan situasi seperti ini. Ber

bih baik kamu pulang

s, membuat Cinta meng

ppy dulu sama temanku, semoga betah ya," u

tengahnya ke atas, membuat Sabda gele

g dulu aku kenal? Kenapa sa

s untuk melihat Cinta. Pria itu memandang Cinta dengan perasaan tak menentu. Ada rasa sesak dalam dadanya

untuk meminum air yang Sabda tak tahu itu air apa. Awalnya t

knya, mendekati Cinta yang tengah bersama teman-temannya. Tang

terlempar pada masa lalu. Ya, dia sangat ingat siapa pemilik senyuma

kita p

k denger!"

s saja tidak dengar karena

isik Sabda tepat

ain deketin ce

ikenalnya dari atas sampai bawah. Dari cara berpakaian saja

ra membopong Cinta yang saat

g sama elo! Cewek gue

tidak ada urusannya dengan anda, saya hanya

mendekat, menatap

nalan dulu, gue Farel, kekasihny

ecut. "Hanya keka

sedangkan elo bukan siapa-siapanya.

nta, Sabda langsung mundur beberapa l

nya. Asal anda tahu bahwa Cint

ntuk mencerna apa yang diucapkan oleh Sabda. T

sa nipu gue,"

urusan saya. Jika anda ragu dengan kata-kata saya, bisa anda

ak percaya jika inilah makanan sehari-hari Cinta. Baru satu tempat ya

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka