FREE FALL
enggelengkan kepalanya saja. Membuat Ryu menghela napasnya kasar. Ki
u hidup hidup dari bumi ini kalo sampe dia berani beraninya nyentuh dan ngapa ngapain Leah. Ini juga ken
a Ryu juga melempar senyumnya itu pada kedua teman Yoanne yang sukses diriny
k, walaupun bukan mereka yang diajak bicara dan ditatap Ryu secara langsung tapi mereka juga bisa menangkap pesona mata hazel
esies cowo kayak g
han lagi untuk mencari tahu siapa cowo barusan pun mengejarnya dengan cepat. Tidak Yoanne kira, nyatanya pesona Ryu ti
di kampus kita yan
get, tap
ne menguak fakta fakta lainnya yang tak banyak orang tau, udah pingsan kali teman temannya itu. Tapi patut
tkan suasana itu. Apa sih yang ngga teman temannya lakukan demi cowok seganteng dan se
ru aja seperti dapet angin segar tapi malah ada aja hambatannya lagi. Nih di
a bilang ke dia." Ucapnya yang langsung dibarengi deng
lo
rar ke
chat L
adi bilang ke gue suruh bohong ke L
g hari ini mau
gg
an Leah adalah ke club, tak pernah terbesit dipikirannya sama sekali kalo Leah bakal begini. Dengan tanpa arah Ryu tanpa berpikir panjang, melajukan mobilnya pergi ke sembarang club hanya untuk bisa menemui Leah. Iya,
lainnya. Bahkan kalo bisa dibilang Ryu hanya masuk dan melihat lihat saja, ketika dirasa tidak ada so
ukkan pukul 8 malam sekarang. Tapi anehnya dia sama sekali belum bisa menemu
dengan rencananya tadi kini Leah sedang bersama dengan Jesse. Leah yang sebenarnya tidak terlalu menyukai tempat
n. Gelengan kepalanya sudah mewakili semuanya. Kepalanya sudah cukup pusing karena berada di tempat yang banyak orangnya seperti
ma sekali untuk menyodorkan minumannya pada Leah. Dengan tingkat kepedeannya yang tinggi, kemenangan pasti ada padanya nanti.
dak mau menerima tawaran minum dari Jesse. Mengambil segelas wine yang ada di depannya itu dengan ragu. Dengan kebera
na. Tapi tiba tiba saja matanya itu menangkap sosok wajah yang dengan postur yang sangat dirinya kenal betul. Yakin kalau itu hanya halusinasinya saja, bukannya berhenti meminum setiap wine yang diberikan Jesse padanya, Leah malah semakin meneguknya l
ol di tempat yang seperti ini apabila berlama lama. Dicobanya berdiri, baru saja kakinya itu hendak menopang berat badannya tiba tiba saja dengan mudah badannya terhuyung ke samping. Tapi untung