icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Pembalasan Janda Talak Tiga

Bab 8 Part 8

Jumlah Kata:1156    |    Dirilis Pada: 05/11/2022

kali, sesak juga dalam dada mende

datang dari arah pintu mas

menenteng banyak barang bawaan terpekur ka

u juga!" ucap Bu Nur. Wajah Sherly mendadak pias

ya!" aku berdiri menghampir

o kering, gak asik nanti

i sambut malah bengong!"

lama?" tanya

" aku melihat Bu Nu

k?" sesebapak keluar dari arah k

tanya sesebapak

ak mau kemana?" tanya Bu Nur sa

dibikin minum dulu, Bu!" perintah Bap

!" ucap Bapak Sherly

elakang, Sherly m

o ke sini, hah

ah, masa mau reunia

mnya padaku. Aku hanya tersenyum

ak!" ucap Bu Nur yang memb

. Saya juga m

ahnya. Aku tak lagi menolak, menuruti Bu Nur, sedangkan She

u, biasanya setiap teman Sherly yang data

au tau nama di

a? Biasanya kan be

ri Mas Dion, Bu

sambil menutup mulut, aku hanya

sambil menutup mulut, aku hanya

terkejut gitu?"

sini?" tanya Bu Nur

mi, Bu" aku

mantan istri silahturahmi ke

n lo! Sampai berani lo dat

ipat tangan ke dada dan memperhatikan sat

tan istri datang bersilah

datang ke sini, kan? Bukan hanya ingin bersilaturahm

ntas berdiri mengambil

erlalu. Ketika hampir sampai di pintu keluar, aku berbalik

ng ke dua. Maunya yang pertama! Gimana dong?" tanyaku. D

Gak akan bisa lo nikah lagi sama suami gue!" Sherly bangkit d

erai dan menikah dengannya!" ucapku enteng. Wajah Sherly memerah, aku yakin pere

o gak tau sekarang berhadapan deng

bukan tipe gue! Tapi kala

ntuk merebut suami ana

anak Ibu? Apa Ibu tidak tau, atau Ibu menutup

apatkan saya, Bu. Jika dia benar-benar mau, maka dia

di pipiku. Tetapi sebelum itu terjadi, ses

a dingin. Ketika menoleh rupanya

n tangannya dari

. Aku hanya tersenyum, me

kekerasan segera hubungi saya!" ucap

mobil, meninggalkan Rey yang masih terpaku menatap kepergian ku.

oleh sebuah motor. Aku berusaha untuk tetap tenang,

lip ku. Berhenti di tengah jalan hingga membu

g kepada seluruh orang kepercayaan ku. Berharap siapapun

full face menggedor pintu mobil. Suasana jal

au gak, gue pecahin ni

, rasa takut yang berlebihan membuat tubuhku men

ncari obat penenang. Aku se

tongkat bisbol. Aku meringkuk ketakutan. Ketika tongkat bisbol hendak dilayangkan, meski tidak terlalu jel

a pusing berlebihan. Sedikit menutup mata dengan t

ngin itu, aku mengenalny

pa aku ada

ecahkan kaca mobil agar bisa membawamu k

an bantal sebagai penyangga. Lalu menyerahkan seca

tanyaku tanpa menat

ah mematut diri di depan kaca, aku mengikuti langkah kaki Re

si. Beberapa bagian wajahnya memar, bahkan mas

nt. Dia hanya menatap sekilas, lalu kembal

a, dan keluarganya. Kemudian bereskan!" titahku pada Rey. Rey mengangguk, aku berlalu

bawa keluargaku!" aku

aku tidak puny

ia yang me

ambu

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Pembalasan Janda Talak Tiga
Pembalasan Janda Talak Tiga
“Kisah seorang istri yang tidak diterima karena ditalak tiga oleh suaminya setelah beberapa menit melakukan ijab kabul pernikahan, suasana masih ramai baju pengantinpun masih dikenakan. Suara riuh tamu undangan pernikahan terdengar seperti hujan angin di hati si pengantin perempuan. Apakah ini mimpi? Bukankah baru beberapa menit ini ijab kabul dilaksanakan? Bukankah riasan pengantin masih belum pudar, bahkan henna di tangan masih tergambar jelas. Hidangan untuk tamu undangan belum tersentuh. Ada apa? Sakit, sedih, nyesek bercampur aduk menjadi satu hingga melahirkan dendam kesumat dalam hati wanita tersebut. Sang janda pun tak tinggal diam dan betekad untuk membalas apa yang telah menimpa hidupnya.”