icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Cinta Kedua CEO Jelita

Bab 7 BERTEMU ORANG TUA YOLA

Jumlah Kata:1063    |    Dirilis Pada: 20/07/2022

n bersisian dengan Dirga yang meletakkan tan

da mobil yang semalam ia pinjam dari

nya berbunyi seolah tengah meyakinkan

sa menjadi bunglon, Yola. Kau percaya sekarang?" tukas Dirga dengan kedua tangan

gkat sebelum melirik ke arah Yola yang perlah

ada orang tuamu? Apa yang kiran

pengaman, begitu juga dengan Dirga yang tengah memanaskan si besar b

a di perusahaan retail milikmu sebagai setengah bayaran yang telah disepakati oleh kita berdua, hum? Bagaim

u, Yola m

ak lurus ke arah depan hingga membuat D

atanya sambil m

*

ka bertemu dengan entah siapa itu?" tanya Dirga

mengamati kristal swarovsky di tangannya yang nampak i

arga Poernama. Hubunganku dengan Raden

sela Dirga sejenak s

di pengusaha atau apa?" tawar Dirga seolah-olah hal

mencari cara untuk mencela dan dirimu harus tampil dengan cukup mey

. La

Raden adalah pihak yang bersalah dan

sebelum menggaruk dagu lalu memandang Yo

an aku dan kau menginap di apartemenku? Kau menyuruhku untuk mengatakan hal itu kepada orang tuamu? Bukankah itu malah mengindikasikan bah

kuknya, "Jadi?" tanyanya meminta saran yang lebih jitu da

n dan membuat Raden serta Irene berada dalam posisi

ya di atas sabuk pengaman dan menarik serta bermain di a

a salahnya untuk menc

benar membantunya untuk keluar dari situasi yang cukup sulit den

leh kepada Yola secara sekilas s

pi

ada orang tuamu tentang video panas yang

menunduk dan wajah

ku membanting ponsel

ing, Yola?" ucap Dirga dengan tidak habis

, Dirga. Itu adalah saat yang seharusnya membuat

ingnya sebelum mengg

m hal ini yang bersalah adalah Raden dan bukan dirimu kare

ahu," jawabn

baiki reputasi dan citraku saja selama peluncura

mudian menggeleng ser

ini," keluhnya sambil menginjak pedal gas untuk men

*

a dengan Dirga yang berada di samping dirinya sebelum melangkah menuju

l memandang sekitar dan memasang gaya yang cukup ke

p memegang ucapannya agar dapat berubah m

mui pada malam hari di bar, Dirga," pujinya dengan apa

merogoh tasnya sendiri, "Kau nam

ngangkat kedua bahunya

bunglon selama bayarannya imbang denga

us sebelum melangkah maju setelah memberikan sebu

at papa mencurigai dirimu," bisik Y

ang kemudian di gemaka

agi sebelum terden

ar sebuah sua

anya untuk menemukan sang papa tengah duduk di pinggir kolam renang sementara di sekeli

serta hadiah-hadiah yang telah diberikan oleh

Dirga mengekor di belakang dirinya, menyaksikan seluruh ke

n memandang putrinya sebe

n tangan yang melayang di udara, bersiap untuk menampar pipi putriny

, Tuan," katanya hingga memb

a dir

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka