icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

WANITA BUTA DAN SUAMI BAYARAN

Bab 5 5. HARI PERTUNANGAN

Jumlah Kata:2011    |    Dirilis Pada: 08/07/2022

ian sexynya terlihat kelua

waannya dari bagasi mobil, si wanita tampak susah payah m

erlantai 57 itu. Berjalan menuju

t sampai di t

mini clutchnya dan mulai membuka pin

ngan laptop di depan ruang TV menoleh

Venus pada Hanni yang kini menjatuhkan tubuhnya

n Daren," jawab Hanni d

ledek Venus yang memang tahu bahwa D

anis. "Kenapa ema

a laptopnya. Mengecek beberapa lap

ng sedang kacau. Venus bahkan hanya menghabiskan waktunya untuk berleha-leha,

asih kaku aja lo sama gue!" H

ue?" tanya Venus mem

ak gitu?" balas Hanni

sebelum gue ketemu Amanda, lo eman

anni bangkit dari sofa setelah melepas sepatu boots casua

anni ke sembarang tempat. "Mending ketauan lo jadi pelacur dibayar,

k," balas Hanni setelah menenggak setenga

il baru tau rasa lo, gue sumpahin nggak ada y

lo udah kayak banci ya, lemes!" omel Hanni tidak terima dengan sumpah serapah V

Venus yan

dan menyalakannya. Dia duduk dengan ke dua kaki yang dia angkat ke sandaran sofa, me

sebut kepala Venus kemba

uki Amanda lalu mengeluh kalau beso

e rumah sakit!" saran Hanni tanpa sedikit pun meng

Gue takut Han! Kalau gue beneran samp

sih DL...

elempar kepala Hanni

ga tega sama gue!

jahnya mendadak muram. Melihat perubahan ekspresi Venus, Hanni jadi kasihan.

agian apa susahnya sih ke rumah sakit buat ngecek lo beneran t

ikan. Tapi Hanni tahu betul, masalah yang kini Ve

nasib istri lo nanti," ucap Hanni set

gue, yang bener aja, seorang Venus Diningrat harus tidur sama c

"Udah kena karma, masih aja belagu lo!" kata

, mungkin gue nggak akan mau nikahin Suci," ucap Venus mengungkapkan isi hatinya. Kejengkelannya. Kekesalannya terhadap tindakan

ja, lo kan maniak," balas Hanni dengan cibiran. "Terus kalau

asih mereka cucu tanpa gue harus

rah Venus. Tampak keruta

tanya Hanni

idur sama Suci dan buat

a bola mata wanita itu terbelalak d

ak Hanni yang tidak me

nus dengan bentakan. "Gue gila gara

MN

ngan tangan sampai benda-benda keci

itu kalau orang-orang g

*

lantasi Jantun

dalam jangka satu sampai dua bulan ke depan. Tentuny

tidak diperbolehkan melakukan aktifitas berat terlebih dahulu. Check up rutin a

ngga 24 jam ke depan karena operasi baru saja dila

bantuan pernapasan mas

im medis memberinya izin untuk membesuk.

efek operasi karena obat bius yang perlahan hilang. Bibir pucatnya melekuk sedikit. Hita

"Kamu hebat, Hita... Nggak lama lagi kamu bisa pulang dari sini, bisa sekolah lagi kayak dulu. Nanti Kakak bakal masakin kamu nasi goreng

dari sudut mata Hita. Mars

Mars, bukan ce

. Mars pun tertawa meski te

Bibirnya masih kelu untuk digunakan bi

bu dan Bapak pada Kakak. Sudah menjadi kewa

nggaman Hita di jari j

a lagi meski masih

Sa-yang K

terse

lasnya disertai satu kecupan

*

di taman kota hari itu, Suci sangat bahagia ketika

hal dengan Venus. Bahkan untuk pertam

tidaknya, perasaan bersalah yang selama ini terus menggerogoti hati Suci kian terkikis sedikit

ari dimana dirinya dan

g penata rias pilihan Mama berkutat di ka

antiasa

m dari wajah cantiknya

bahagia jika pada akhirnya, Suci bisa menjadi menantu dalam keluarga Dinin

Suci, mungkin saat ini,

n ini adalah bentuk hutang

ab atas kesalahan yang telah dia perbuat di masa lalu. Anak itu perlu di beri p

ap Venus bisa menjadi sosok lela

cok deh," ucap Mike, salah satu ba

kursinya dan berjal

ala mendapati betapa cantikn

uci," ucap Liliana sambil mengusap-usap bahu Suci. Wanita paruh

aja," jawab

t kamu malam ini, sikapnya pasti

ah berubah kok Mah,

h

di ajak jalan-jalan seharian sama Mas Ven

bar. Dia menarik kursi lain dan duduk di sisi kiri Suci, seolah tak sabar ingin men

a ini, ketika Venus dengan teganya mengabaikan Suci tanpa mau menyis

ini dia terlalu sibuk sama pekerjaannya jadi tidak bisa melu

ai tertarik sama kamu sayang. Mama

engan Suci ketika sebuah suar

na dan juga Ayah Venus mas

rtanya-tanya dimana calon pengantinnya Venus, ayo sayang, kita keluar," Adhiguna

g keluar dari kamar menuju lokasi pus

kan para tamu undangan yang memuji kecantikannya. Meski ada beberapa bis

berusaha tersenyum dan terus mel

asa beban yang menggantung di kepalanya kian

kehilangan sosok ke dua orang tua dalam hidupnya. Se

lengan Venus yang saat itu sedang asik b

enoleh ke a

rpaku di temp

Suci ya?" puji salah sat

s Venus ini," ta

, dunia Venus seola

arah Suci yang berjalan anggun dengan ke

nyuman indah yang dia milik

ng berhasil menghi

suk V

oger sang asisten tentang sosok Suc

ak mau ketemu

a tetep nggak! Gue sama sekali ng

, Bos. Kalau Bos izinin, saya mau gantiin Mars jadi suami sewaan Mba Suci," jawab Roge

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka