icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

HOLD ME

Bab 6 ALICE YANG MALANG

Jumlah Kata:1235    |    Dirilis Pada: 11/04/2022

menemui seorang lelaki bernama Baron. Lelaki itu adalah bandar n

rhatikan Martin yang sedang berlutut, mem

nyak dan sudah meminta lagi. Tentu saja lelaki bertubuh

aron juga sudah pergi dan tak m

g gelisah, karena sudah tiga hari dia tidak melin

?" Devan berkata sambi

buhnya yang mulai menggigil akiba

ia mulai menawarkan bant

melotot padanya setelah m

rus kasih Adek lo ke gue. Gimana?"

doh meski harus menjual Alice pada temannya itu. Persetan dengan Alice! Lagi pula gadis itu cuma

Martin menadahkan t

uah amplop yang cukup tebal pada Martin. Lelaki itu tersenyum

gue. Elo nggak berhak lagi sama dia. Ngerti lo?" Devan berkata sete

pain tuh, cewek." Martin langsung meraih amplop itu tanpa men

saja dia senang karena sudah

lam ini." Devan segera bangkit dar

k sambil mengusir Devan de

dalam hati seraya tersenyum mir

*

nti menciptakan suasana yang sang

tu malam. Kemudian terdengar suara mobil menepi di garasi. Alice langsung berbinar. Pasti Martin yang

van yang memasuki rumah. Bahkan pemuda

r tubuhnya menuju kamar. Namun tiba-tiba ada dua t

pai menjatuhkan handuk

n, Kak

ce berusah

rhasil mengangkatnya dan langsung

AA

nyum seringai padanya. Alice segera menarik selimut guna menutupi tubuhnya, karena

ernya memperhatikan gerak lelaki itu yang tampak menaruh sesuatu

i telinga Alice membuatnya semakin gemetaran. Dia harus segera

t gemetaran ingin membuka pintu. Tapi sial! Devan sudah mengunci pintu kamarnya dan e

u mulai berjalan menuju padanya sambil tersenyum smirk. Tidak, Alice

las. Namun terabaikan begitu saja, karena Devan langsung me

bibirnya pada ceruk leher Alice, dengan tangannya yang menyingki

enjerit, memukul pemuda bejat itu dengan kepalan mungilnya. N

lumatnya sampai menggigitnya gemas. Alice memejamkan matan

bergerak lagi karen

, Alice," bisik Devan dengan napasn

mbulatka

i tak bol

evan tersenyum seringai dan segera menindih t

k,

Devan telah berhasil merenggut

Ali

jah Alice dengan ciumannya. Napasnya terengah-eng

evan. Untuk pertama kalinya tubuhnya diperlakukan seperti ini. Semuanya sudah

a sakit yang menyelimuti sekujur tubuhnya kini. Rasa sakit yang

mbali meraih ciumannya untuk kesekian kali. Ciuman pertam

t kuntum mawar yang jatuh dan terpulai

u saja bercinta dengan gadis berusia 18 tahun. Kesucian itu sungguh memb

gh! Sak

emuda itu memulainya lagi. Dia t

beri 200 juta pada Martin. Jadi terserah dirinya

engar dari arah jendela, seolah

a putih dengan seprai putihnya yang kotor karena beberapa bercak me

gnya. Wajah tampan itu benar-benar bagaik

selimut di dadanya. Dia tak me

egera mengenakan pakaiannya dan mulai menurunkan

is

nya. Kemudian dia mulai berjalan lamban

a. Matanya terpejam erat meresapi nasib malangnya malam ini. Putus as

lenyap. Alice bersandar bahu pada pintu

angis s

a, Alice ka

ke dalam bathtub yang terisi penuh air dingin. Dia i

pasnya mulai sesak, dia akan segera melupakan semuanya. Tapi tiba-ti

a yang kam

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
HOLD ME
HOLD ME
“Warning (18+) Panggil saja ia Alice. Usianya baru delapan belas tahun, dan ia merupakan siswi berprestasi di sekolah. Sebagai gadis belia, Alice tentunya memiliki banyak mimpi. Salah satunya ia ingin menjadi seorang desainer terkenal. Namun, semua mimpi itu hancur setelah kedua orang tuanya meninggal, lalu kakaknya yang bernama Martin malah menjualnya pada teman kuliahnya. Devan Adipati Gumilang, pemuda kaya raya, dominan dan terkenal paling brengsek di Jakarta. Devan memperlakukan Alice sudah seperti mainannya. Pemuda itu menjadikan Alice sebagai boneka pemuas bafsunya. Bagaimanakah nasib Alice di tangan Devan? Apakah ia bisa terlepas dari cengkeraman gairah iblis berparas tampan itu? Novel keren ini hanya ditulis oleh pengarang asal Indonesia, Dewa Amour”