icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Those Smiling Eyes

Bab 3 A Date

Jumlah Kata:1013    |    Dirilis Pada: 17/03/2022

k bisa

nget, Ya

baru aku mengantuk d

alarm buat mandi pagi. Kalau bukan Dom y

ell udah bunyi

lanja. Papa mengantar Mama ke depan untuk m

apa berteriak memanggilku saat

lan olahraga warna pink kesukaanku. Setahuku, setiap kupak

endecik dan aku memutar bola mataku. Papa selalu bilang, kalau aku belum bisa berhijab seperti Mama, setida

r kayaknya, tepat sep

ng lebih tertutup dengan alasan orang akan berpikiran ta

t saat mendengarnya. Papa kelihatan jelas dibuat s

g dan mengenakan jaket tipis di atas tanktopku, tak sengaja melih

an A

inic Vonwood, yg

.2

ica A

ner. Gan

.2

ica A

lagi ngobrol sama Papa. Dia

.2

an A

. Semoga dia gak playboy. Aku telepo

.2

ed. Tetap saja aku nurut, karena

yang tadi menungguku, melihatku dengan tatapan

il nyengir gak tau malu. Aku melotot

m beliin," kata Dom

ng nggak terintimidasi sama

mengunci pintu sambil men

Tofu?" tanyaku saat kami sudah

engan

ya lagi, biarin deh kelihat

Talinya gak usah ditarik. Fara fokusnya ke

jelasin ke aku

= load

belaka

neh deh, denger H

*

an's

yapaku dari seberan

t sama cowok, ya?" t

alinya telepon langsung tanyain adek. B

u aja lupa kalau aku b

anymore," sungutku

Pa, aku buk

rusan ketemu

mainin cowok gimana? Udah yang ini ka

knya gitu. Papa suka sama yang ini,

ada cowok yang deketin Fara, Papa langsung berubah jadi sing

k b

gi sama anjingnya juga, eh dia keluar pake singlet sama celana gemes, pengen

a," Aku geleng

Tapi yang bikin Papa heran, tanpa sungkan-sungkan ke Papa, Dom suruh Fara ganti baju. 'Wear more clothes' katanya. Pas Fa

ow

a ijin ke Papa, tanpa bas

he, too good

h? Terlalu ba

Fara cuma buat seneng-senengan aja, dia langsung nye

peech

ik, seiman, udah punya penghasilan juga, yaaa walau penghasilan

d you asked wh

udah nanya apa k

mic artist, writer, model

tert

uka nge-band

ih,

g Brown Eyed Sweetheart? Atau lagu

n lagunya, kok jadi

? Yang nulis, Dominic Vo

a shock. "He

Dia masih m

karya-karyanya dia yang lain. Dia gak suka main di panggung, tapi dia luar b

n baik banget, sama Mama

oga dia kuat hadepin Fara. Nant

ch-sm

udah gak

ase

ke. Translat

och. Assala

mang seberuntung itu. Jodoh tak ada yang tahu. Memang, adikku satu-satunya punya paras yang san

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Those Smiling Eyes
Those Smiling Eyes
“Nikah muda. Reaksi Fara saat ditanya mengenai hal itu adalah: "Gila! Bersiin kamar aja aku gak pernah," jawabnya sambil ngakak. Kebiasaan ada mama, papa, dan mbak Narti yang selalu manjain, bikin dia lupa kalau dia adalah perempuan, yang suatu saat akan jadi istri, dan tugasnya mengurus suami dan rumah tangga. "Apa gunanya, toh gak ada cowok berani deketin aku?" tanyanya getir. Fara bukannya gak menarik, hanya saja Adrian, papanya yang blasteran Perancis-Indonesia dan berbadan tinggi kekar itu, selalu sukses bikin cowok-cowok yang ngegebet Fara, lari kocar-kacir. Belum lagi abangnya yang super populer, dan sama protektifnya ke Fara. Fara sudah pasrah hidup menjomblo seperti ini. Semua berubah saat Tante Nadia, sahabat mamanya yang selama ini hidup di Amerika, pindah ke Indonesia dan menempati kembali rumah peninggalan orang tuanya, yang jaraknya hanya lima rumah dari rumah keluarga Fara, dan anaknya ngelamar Fara. Dominic jadi cowok pertama yang nggak terintimidasi akan kehadiran Adrian, dan malah akrab sama orang tua Fara. Dia ganteng, pinter, seksi, juga mapan di usia muda dengan usahanya sendiri. Jujur, Fara kegaet juga sama pesona Dominic. Dia mencoba sekuat tenaga untuk berubah jadi istri idaman dalam satu tahun, sebelum mereka menikah. Hanya sebulan sebelum pernikahan mereka, Fara melakukan kesalahan fatal, dan Dominic meninggalkannya. Fara tersiksa dengan patah hati yang membuatnya hampir gila. Pernikahan yang sudah disiapkan, nggak jadi dibatalkan karena ada orang lain yang melamar Fara. Pria misterius dengan tradisi keluarga yang cukup aneh, yaitu melarang mereka bertemu sampai setelah ijab-kabul dilaksanakan. Fara yang nggak yakin mampu membangun hubungan kembali, dan merasa ini adalah satu-satunya kesempatan untuk menikah, menerima lamarannya. Mampukah Fara menjalani kehidupan barunya sebagai seorang istri, dengan statusnya yang masih mahasiswi?”
1 Bab 1 Kostum Natal2 Bab 2 Menunggu3 Bab 3 A Date 4 Bab 4 Proposal5 Bab 5 Best Father6 Bab 6 Family lunch7 Bab 7 Jump Scare8 Bab 8 Cincin9 Bab 9 Deep Shit10 Bab 10 Kerupuk dan Obat Nyamuk